Siang Yunadi Pesan Kamar RS, Malamnya Setya Novanto Kecelakaan

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Kamis, 15 Maret 2018 | 13:35 WIB
Siang Yunadi Pesan Kamar RS, Malamnya Setya Novanto Kecelakaan
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menggelar sidang perdana terdakwa Fredrich Yunadi, mantan kuasa hukum Setya Novanto, pada Kamis (8/2/2018) di Jakarta. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi, mengungkap patgulipat yang dilakukan Fredrich Yunadi untuk merintangi penyidikan kasus korupsi KTP elektronik oleh tersangka Setya Novanto.

KPK mengungkap kecurangan itu dengan menghadirkan Pelaksana Tugas Manajer Pelayanan Medik Rumah Sakit Medika Permata Hijau dokter Alia, pada sidang lanjutan kasus Yunadi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Dalam kesaksiannya, dr Alia mengakui pernah dihubungi dr Bimanesh Sutarjo dan Fredrich Yunadi melalui telepon, Kamis, 16 november 2017 siang.

Melalui sambungan telepon, Alia menuturkan Yunadi memberitahukan ada rencana perawatan Setya Novanto. Saat itu, Setnov masih menjadi Ketua DPR dan dalam pengejaran KPK karena menghilang dari rumahnya saat hendak ditangkap.

"Saya ditelepon dokter Bimanesh pukul 11 siang. Dia bilang ada pasien saya, Setya Novanto, lagi sakit hipertensi, akan masuk," kata dr Alia.

Alia mengatakan, melalui sambungan telepon tersebut, dr Bimanesh menyampaikan pesan bahwa Setnov akan dirawat di ruang VIP.

Namun, kata dia, Bimanesh mengakui belum memastikan waktu perawatan Novanto karena menunggu informasi dari Yunadi.

"Saya bilang, berarti mau masuk ruangan VIP ya. Tapi dia bilang tunggu dulu, karena pasien belum pasti, nanti dikabarkan lagi," kata Alia meniru percakapannya dengan Bimanesh.

"Pukul 14.00 WIB, saya ditelepon lagi, 'Alia, ini jadi masuk dan dengan kondisi diagnosis sebut tadi. Saya sudah dengan pengacara Pak Setya Novanto.' Setelah bicara, Bimanesh menyerahkan ponselnya kepada Pak Yunadi, pengacara, ngomong dengan saya," jelas Alia.

baca juga

Dalam percakapan dengan Yunadi, Alia menuturkan si pengacara meminta Setnov masuk ke ruang VIP sekaligus meminta tambahan ruang rawat untuk keluarga.

Saat itu, Alia mengakui belum bisa memastikan ketersediaan ruangan sebagaimana permintaan Yunadi.

"Pasien jadi masuk ke ruangan VIP. Kalau ada tambahan, nanti ada ruangan tambahan. Saya bilang, iya nanti koordinasikan lagi," katanya.

Setelah percakapan via telepon pada Kamis siang, Setnov terlibat kecelakaan tunggal pada Kamis malam di kawasan Permata Hijau, dekat RS tersebut. Mobilnya menabrak tiang listrik.

Dalam dakwaan Jaksa KPK, dokter Bimanesh juga disebut menemui dr Michael Chia Cahaya untuk meminta surat pengantar rawat inap dari IGD, dengan keterangan kecelakaan mobil.

Namun, permintaan itu ditolak dokter Michael Chia, karena belum memeriksa Setnov. Atas penolakan tersebut, Bimanesh membuat surat pengantar rawat inap menggunakan surat pasien baru IGD. Padahal, dirinya bukan dokter jaga IGD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setnov Andalkan 3 Saksi Ini untuk Ringankan Jeratan Hukum

Setnov Andalkan 3 Saksi Ini untuk Ringankan Jeratan Hukum

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 07:01 WIB

Korupsi e-KTP, Keponakan Setnov Bantah Suka Bagi-bagi Duit

Korupsi e-KTP, Keponakan Setnov Bantah Suka Bagi-bagi Duit

News | Rabu, 14 Maret 2018 | 15:40 WIB

Ponakan Setnov Bantah Kode Amplop Suap Pakai Nama Minuman Keras

Ponakan Setnov Bantah Kode Amplop Suap Pakai Nama Minuman Keras

News | Rabu, 14 Maret 2018 | 14:02 WIB

Keponakan Setnov Suruh Pegawai Murakabi Sejahtera Terima Dolar

Keponakan Setnov Suruh Pegawai Murakabi Sejahtera Terima Dolar

News | Senin, 12 Maret 2018 | 17:50 WIB

Tiga Bulan Ditahan KPK, Novanto Rindu Mendalam Pada Anak-anaknya

Tiga Bulan Ditahan KPK, Novanto Rindu Mendalam Pada Anak-anaknya

News | Senin, 12 Maret 2018 | 17:14 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×