Gerindra Klarifikasi Pernyataan Prabowo 'Indonesia Bubar 2030'

Reza Gunadha, Dian Rosmala

Rabu, 21 Maret 2018 | 16:00 WIB
Gerindra Klarifikasi Pernyataan Prabowo 'Indonesia Bubar 2030'
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ditemui di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/12/2017) [Suara.com/Agung Sandy]

Suara.com - Pernyataan spekulatif Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bahwa Indonesia terancam bubar pada tahun 2030, diminta dimaknai sebagai peringatan agar kaum elite mengelola negara secara baik.

Permintaan tersebut diutarakan politikus Partai Gerindra Elnino Husein Mohi, setelah pidato Prabowo yang menyebut pernyataan tersebut menjadi polemik.

Elnino mengakui, pernyataan Prabowo dalam potongan video yang diunggah di akun Fecebook Partai Gerindra, dikutip dari analis luar negeri.

"Nah, yang Pak Prabowo inginkan adalah jangan sampai negara kita begitu," kata Elnino di DPR, Jakarta, Rabu (21/3/2018).

Anggota Komisi I DPR itu mengatakan, inti pesan Prabowo adalah semua rakyat Indonesia harus menjaga persatuan dan kesatuan.

Ia mengklaim, Prabowo sudah menunjukkan sikap tersebut saat menjadi peserta Pilpres 2014. Kala itu, Prabowo legawa menerima kekalahannya dari Joko Widodo.

"Waktu 2014 itu kami merasa menang. Kami juga merasa dikalahkan. Tapi saat Jokowi dilantik, Pak Prabowo datang memberi hormat. Itu simbolisasi agar pendukung Prabowo mengakui Jokowi sebagai presiden,” jelasnya.

Berikut pernyataan lengkap Prabowo dalam video itu:

Saudara-saudara, kita masih upacara, kita masih menyayikan lagu kebangsaan, kita masih memakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini.

baca juga

Tapi di negara lain, mereka sudah membikin kajian-kajian di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030.

Bung, mereka ramalkan kita ini bubar.

Elite kita ini merasa bahwa 80 persen tanah seluruh negara dikuasai 1 persen rakyat kita, nggak apa-apa. Bahwa hampir seluruh aset dikuasai 1 persen, nggak apa-apa.

Bahwa sebagian besar kekayaan kita diambil ke luar negeri, tidak tinggal di Indonesia, tidak apa-apa.

Ini yang merusak bangsa kita sendiri. Semakin pintar, semakin tinggi kedudukan, semakin curang, semakin culas, semakin maling.

Tidak enak kita bicara, tapi sudah tidak ada waktu untuk kita berpura-pura lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Sebut Indonesia Bubar 2030, Ini Respons Istana

Prabowo Sebut Indonesia Bubar 2030, Ini Respons Istana

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 15:27 WIB

Prediksi Prabowo Terkait Masa Depan Indonesia Terlalu Ekstrim

Prediksi Prabowo Terkait Masa Depan Indonesia Terlalu Ekstrim

Bisnis | Rabu, 21 Maret 2018 | 14:34 WIB

Hanafi Rais: Amien Rais Pernah Diancam Dibunuh

Hanafi Rais: Amien Rais Pernah Diancam Dibunuh

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 13:28 WIB

Ramalan Indonesia Bubar 2030, Pengamat: Pemimpin Harus Optimis

Ramalan Indonesia Bubar 2030, Pengamat: Pemimpin Harus Optimis

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 08:45 WIB

Prabowo Sebut Indonesia Diramalkan Bubar Tahun 2030

Prabowo Sebut Indonesia Diramalkan Bubar Tahun 2030

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 07:52 WIB

Terkini

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

News | Senin, 21 September 2026 | 20:57 WIB

×