Kisah Lelaki Bernama Kentut, Diejek hingga Putrinya Menangis

Reza Gunadha | Suara.com

Selasa, 17 April 2018 | 15:56 WIB
Kisah Lelaki Bernama Kentut, Diejek hingga Putrinya Menangis
Kentut menunjukkan dokumen perubahan namanya. Kentut minta hakim PN Tangerang kabulkan perubahan namanya menjadi Ihsan Hadi.[Banten Hits/ Maya Aulia Apriliani]

Suara.com - Seorang warga Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, berjuang di pengadilan negeri setempat untuk mendapatkan legalitas mengganti namanya. Lelaki itu hendak mengubah namanya dari Kentut menjadi Ihsan Hadi.

Kepada Banten News—jaringan Suara.com, ketika ditemui di PN Tangerang, Senin (16/4/2018), Kentut menuturkan terdapat banyak alasan kuat sehingga dirinya mengurus legalitas pergantian nama itu.

“Saya sering menjadi sasaran olok-olok teman-temannya karena persoalan nama. Selain itu, kasihan juga anak perempuan saya. Dia masih bersekolah, dan seringkali diejek teman-temannya karena nama bapaknya ini,” kata Kentut.

Lelaki berusia 28 tahun itu menuturkan, sehari-hari ia bekerja sebagai penjaja mi ayam. Selain itu, ia juga menjadi ustaz dan mengajar mengaji anak-anak di lingkungannya.

Karena menjadi ustaz yang notabene diharapkan menjadi teladan warga, maka ia membulatkan tekad mengganti nama pemberitan orang tuanya tersebut.

“Tapi yang paling menguatkan tekat saya adalah putri saya sendiri. Dia sering menangis dan mengurung diri di kamarnya karena malu di ejek. Pernah waktu itu anak saya tak mau sekolah karena terus menerus diejek kentut oleh teman temannya,” katanya.

Dimarah Petugas Kecamatan

Meski namanya sudah tersemat sejak 28 tahun silam, Kentut merasakan benar-benar sakit hati menerima ejekan dari warga pada 2008 lalu.

Pasalnya, perbincangan soal namanya sampai menjadi bahasan petugas di Kecamatan Pinang.

“Pernah satu RW saya diejek oleh orang-orang, dan di kecamatan pernah diomeli karena disangka bercanda menyebut nama saya. Yang tidak akan saya lupa adalah, waktu pengurusan di Disdukcapil semua petugas di sana menertawakan nama saya,” kata Kentut.

Walau kadang harus sakit hati dengan ejekan, Kentut seolah jadi terbiasa.

Kentut mengajukan permohonan perubahan nama ke PN Tangerang didampingi pamannya, Rebo (45).

Kehadiran paman dan keponakan yang memiliki nama unik ini, praktis membuat pengunjung sidang, tak terkecuali hakim, tersenyum-senyum saat menyidangkan perkara tersebut.

Menurut Rebo, nama keponakannya itu benar-benar diberikan orang tua saat yang bersangkutan lahir ke dunia.

Mereka memberi nama Kentut karena diduga kurang memahami dampak yang akan ditimbulkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Perkenalkan, Nama Saya Kentut'

'Perkenalkan, Nama Saya Kentut'

News | Selasa, 17 April 2018 | 14:05 WIB

Banyak Senjata Tajam Milik Narapidana di Rutan Klas 1 Tangerang

Banyak Senjata Tajam Milik Narapidana di Rutan Klas 1 Tangerang

News | Selasa, 17 April 2018 | 01:23 WIB

Lelaki Diduga Dukun Palsu Nyaris Dikeroyok Warga Tangerang

Lelaki Diduga Dukun Palsu Nyaris Dikeroyok Warga Tangerang

News | Senin, 16 April 2018 | 20:43 WIB

Mobil Sedekah Warga Tangerang Digasak Pencuri di Masjid

Mobil Sedekah Warga Tangerang Digasak Pencuri di Masjid

News | Senin, 16 April 2018 | 18:16 WIB

Dua Perampok Dana BOS Tewas Didor oleh Polisi Tangerang

Dua Perampok Dana BOS Tewas Didor oleh Polisi Tangerang

News | Jum'at, 13 April 2018 | 05:49 WIB

Terkini

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:31 WIB

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:20 WIB

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:17 WIB

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:14 WIB