Target Ganda Para Parpol Dalam Pemilu Serentak 2019

Adhitya Himawan

Minggu, 29 April 2018 | 05:28 WIB
Target Ganda Para Parpol Dalam Pemilu Serentak 2019
PDIP menggelar FGD dengan KPU di Jakarta. [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Hasil survei dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dipublikasikan pada 24 Januari 2018 menyimpulkan, jika pemilu diselenggarakan pada saat yang bersamaan dengan survei, maka tiga partai yang meraih suara tertinggi adalah, PDI Perjuangan (22,2 persen), Partai Golkar (15,5 persen), dan Partai Gerindra (11,4 persen).

Hasil survei dari Polcomm Institute yang dipublikasi pada 25 Maret 2018 menyimpulkan jika pemilu dilakukan pada waktu yang bersamaan dengan suveri maka empat besar partai politik adalah, PDI Perjuangan (19,25 persen), Partai Gerindra (14,42 persen), Partai Golkar (13,08 persen), serta Partai Demokrat (7,08 persen).

Dari hasil survei tersebut terlihat bahwa tiga atau empat besar partai politik pada Pemilu 2019 mulai terpetakan meskipun jumlah perolehan suaranya masih mengalami fluktuasi dari waktu ke waktu.

Dari hasil pemetaan yang dilakukan lembaga survei dan berdasarkan persyaratan "parliamentary threshold" atau syarat partai politik untuk berada di parlemen, yakni minimal 3,5 persen yang diatur dalam UU Pemilu, membuat partai-partai politik peserta Pemilu 2019 saling berlomba untuk bisa berada di parlemen serta koalisi partai politik untuk bisa memenangkan pasangan capres-cawapres yang diusungnya.

Hasil survei dari beberapa lembaga tersebut juga menyimpulkan ada beberapa partai politik yang saat ini telah berada di parlemen akan tereliminasi karena perkiraan perolehan suaranya tidak sampai 3,5 persen, yakni tidak memenuhi syarat "parliamentary threshold".

Partai politik-partai politik tersebut adalah Partai Hanura, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Gun Gun Heryanto menilai hasil survei dari beberapa lembaga ini dapat menjadi peringatan dini bagi partai politik, terutama partai-partai yang diperkitakan tidak lolos "parliamentary threshold", untuk mengubah strateginya Konflik internal partai dan ketergantungan yang sangat kuat terhadap seorang figur utama dalam partai, sementara figur tersebut tidak mendorong naiknya perolehan suara, juga dinilai menjadi salah satu penyebab menurunnya jumlah suara suatu partai.

Oleh karena itu, partai-partai politik peserta Pemilu 2019, terutama yang sudah berada di parlemen, harus dapat melakukan persiapan lebih matang untuk dapat tetap bertahan di parlemen.

Apalagi, pada Pemilu 2019 yang akan diikuti 16 partai politik nasional membuat parsaingannya akan menjadi lebih ketat.

Oleh karena itu, partai politik memerlukan struktur partai yang lengkap dan merata, mesin partai yang solid dan efektif, strategi pendekatan partai ke masyarakat pemilih yang tepat dan efektif, serta jika ada figur ketokohan yang kuat.

Partai-partai politik memerlukan kekompakan dan kerja keras untuk melakukan semua hal tersebut guna meraih suara maksimal pada pemilu legislatif dan pemilu presiden.

Partai politik yang memiliki figur ketokohan yang kuat untuk diusung sebagai capres atau cawapres, diperkirakan dapat meningkatkan perhatian yang berdampak meningkatkan perolehan suara di pemilu.

Oleh karena itu, partai politik-partai politik sejak tahun lalu sudah melakukan berbagai manuver untuk mempromosikan siapa tokoh yang akan diusung sebagai capres atau cawapres. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

Pimpinan DPR Tegaskan Sekat Parpol Tak Boleh Retakkan Komitmen Menjaga Konstitusi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Pansel KPU-Bawaslu Belum Dibentuk, DPR Ungkap Dua Skenario Rekrutmen

Pansel KPU-Bawaslu Belum Dibentuk, DPR Ungkap Dua Skenario Rekrutmen

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Beban Kerja Tinggi, Jumlah Komisioner KPU dan Bawaslu Pusat Diwacanakan Bertambah

Beban Kerja Tinggi, Jumlah Komisioner KPU dan Bawaslu Pusat Diwacanakan Bertambah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

Komisi II DPR Minta Anggota KPU Terlibat Pasal Selundupan Gibran Diblacklist

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Tim Seleksi Anggota KPU Yang Baru Sudah Jadi, Tinggal Diumumkan Prabowo Dalam Waktu Dekat

Tim Seleksi Anggota KPU Yang Baru Sudah Jadi, Tinggal Diumumkan Prabowo Dalam Waktu Dekat

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Tenggat Oktober 2026, Prabowo Diminta Segera Bentuk Timsel KPU 20272032

Tenggat Oktober 2026, Prabowo Diminta Segera Bentuk Timsel KPU 20272032

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Bahas Syarat Parpol Nasional di MK, Hakim Enny Singgung 'Partai Incess Indonesia' Ala Syahrini

Bahas Syarat Parpol Nasional di MK, Hakim Enny Singgung 'Partai Incess Indonesia' Ala Syahrini

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Gugat ke MK, Partai Hijau Indonesia Persoalkan Syarat Pendirian Partai Politik

Gugat ke MK, Partai Hijau Indonesia Persoalkan Syarat Pendirian Partai Politik

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Punya Bukti Rekaman! Doli Usul RDP Khusus Bareng KPU Usut Pasal Selundupan yang Loloskan Gibran

Punya Bukti Rekaman! Doli Usul RDP Khusus Bareng KPU Usut Pasal Selundupan yang Loloskan Gibran

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Doli Vs Hasyim Saling Sindir soal Dugaan PKPU Gibran, Benarkah Ada Pasal yang Diselundupkan?

Doli Vs Hasyim Saling Sindir soal Dugaan PKPU Gibran, Benarkah Ada Pasal yang Diselundupkan?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Terkini

Sukses Negara Bukan Cuma Perut Kenyang, Pakar UGM: Kasih Kailnya, Bukan Ikan

Sukses Negara Bukan Cuma Perut Kenyang, Pakar UGM: Kasih Kailnya, Bukan Ikan

News | Senin, 02 November 2026 | 14:52 WIB

Popularitas Kuliner Bali Mendunia, Ikan Tilapia Ini Berpeluang Jadi Menu Andalan Restoran

Popularitas Kuliner Bali Mendunia, Ikan Tilapia Ini Berpeluang Jadi Menu Andalan Restoran

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 14:51 WIB

Gema Stop the Wedding: Seni Berhenti Sebelum Terjebak Hubungan Salah

Gema Stop the Wedding: Seni Berhenti Sebelum Terjebak Hubungan Salah

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 14:50 WIB

Bagaimana Cara Cek Battery Health HP Samsung? Begini Langkah-Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Cek Battery Health HP Samsung? Begini Langkah-Langkah Mudahnya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 14:50 WIB

Febrie Adriansyah Minta Rp 50 Miliar ke Tan Kian agar Tak Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya

Febrie Adriansyah Minta Rp 50 Miliar ke Tan Kian agar Tak Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya

News | Senin, 02 November 2026 | 14:49 WIB

Demi Ingat Aksi Sadisnya! Dwi Bagus Simpan Foto Lokasi Pembakaran Korban hingga Mesin Penggiling

Demi Ingat Aksi Sadisnya! Dwi Bagus Simpan Foto Lokasi Pembakaran Korban hingga Mesin Penggiling

News | Senin, 02 November 2026 | 14:48 WIB

Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali

Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali

Bali | Senin, 02 November 2026 | 14:45 WIB

Setelah 7 Tahun Hiatus, Syahrini Juga Kembali untuk Aksi Kemanusiaan Lewat Incess for Humanity

Setelah 7 Tahun Hiatus, Syahrini Juga Kembali untuk Aksi Kemanusiaan Lewat Incess for Humanity

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 14:45 WIB

Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik

Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik

Batam | Senin, 02 November 2026 | 14:43 WIB

Penipuan Online hingga Hoaks Bansos, Ini Disinformasi yang Banyak Menyasar Warga Jakarta

Penipuan Online hingga Hoaks Bansos, Ini Disinformasi yang Banyak Menyasar Warga Jakarta

News | Senin, 02 November 2026 | 14:34 WIB

×