Pengawalnya Kasari Veteran Era Stalin, Ini Reaksi Presiden Putin

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 10 Mei 2018 | 17:42 WIB
Pengawalnya Kasari Veteran Era Stalin, Ini Reaksi Presiden Putin
Jenderal Dmitry Syrkashev (94) berjalan dengan Presiden Vladimir Putin saat parade peringatan hari kemenangan Rusia atas Nazi Jerman pada Perang Dunia II, di Moskow, Kamis (10/5/2018). [Rusia Today]

Suara.com - Kisah unik terselip dalam parade peringatan hari kemenangan Rusia atas Nazi  Jerman pada Perang Dunia II, di Moskow, Kamis (10/5/2018).

Dalam parade, pengawal Presiden Rusia Vladimir Putin sempat mendorong seorang veteran PD II yang hendak mendekati sang kepala negara.

Aksi sang pengawal ternyata berimbas fatal. Pasalnya, veteran yang didorong itu adalah legenda hidup Uni Soviet era PD II, yakni Jenderal Dmitry Syrkashev (94). Apalagi, Putin mengenal dekat Jenderal Syrkashev.

Saat Putin berjalan melintasi Lapangan Merah Moskow menuju taman makam pahlawan tak dikenal, ia melihat dan mendekati Jenderal Syrkashev.

Seperti diberitakan Rusia Today, Putin menyalami Jenderal Syrkashev. Saat itulah sang jenderal mengadukan perilaku pengawal Putin terhadap dirinya.

Putin lantas meminta maaf dan mengajak Jenderal Syrkashev berjalan bersamanya menuju pemakaman, dan diminta untuk meletakkan bunga penghormatan.

”Aku sudah berdinas di militer Uni Soviet sejak berusia 17 tahun. Aku hanya mendapat pelatihan 6 bulan dan langsung terjun ke medan perang atas perintah pemimpin besar Joseph Stalin,” tutur Jenderal Syrkashev kepada Rusia Today.

Operasi besar pertama yang dilakukan Syrkashev adalah, pertempuran Smolensk pada tahun 1943. Operasi itu digelar Tentara Merah untuk membebaskan Smolensk dan Bryansk di Rusia barat dari tangan Nazi.

Atas jasanya dalam operasi itu, Syrkashev mendapat medali penghormatan tertinggi dari Stalin. Ia juga berpartisipasi dalam serangan musim panas 1944 di Belarus, selama Operasi Bagration.

Syrkashev menggambarkan operasi ini sebagai salah satu pertempuran terberatnya.

"Terjadi pertempuran sengit. Saya terluka di sana. Satu peluru menghantam saya di pinggang dan masuk di samping tulang belakang. Saya pergi ke rumah sakit, dan kembali ke garis depan dalam tiga bulan," kata Syrkashev.

Dia kemudian mengambil bagian dalam pembebasan kota Minsk, dan setelah itu, Negara Baltik. Pada suatu titik menjelang akhir Perang Dunia II, ia dipromosikan menjadi letnan kedua dan kemudian berpartisipasi dalam serangan Soviet di kota Konigsberg (kini Kaliningrad).  Dia kembali terluka dalam pertempuran itu, tetapi tetap berjuang.

Setelah berakhirnya perang di Eropa, unitnya dipindahkan ke Timur Jauh, di mana mereka harus berperang melawan Jepang selama sekitar satu bulan.

Mengenai perilaku pengawal Putin, Syrkashev tak mempersoalkan hal tersebut.  Sebab, begitu Putin mengenalinya, para penjaga tidak pernah mengganggunya.

“Saat berjalan bersama, Putin menanyakan kesehatan saya. Saya merasa senang, sebab ada rasa kehangatan yang diberikan Putin kepada saya,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daud Yordan Siap Tempur Hadapi Pavel Malikov

Daud Yordan Siap Tempur Hadapi Pavel Malikov

Sport | Sabtu, 21 April 2018 | 12:12 WIB

Duel Melawan Malikov, Daud Yordan Ubah Gaya Tarung

Duel Melawan Malikov, Daud Yordan Ubah Gaya Tarung

Sport | Jum'at, 20 April 2018 | 21:30 WIB

Presiden Putin ke Donald Trump: Rusia Punya PSK Tercantik Sedunia

Presiden Putin ke Donald Trump: Rusia Punya PSK Tercantik Sedunia

News | Jum'at, 20 April 2018 | 18:38 WIB

Kutuk Agresi AS, Putin: Mereka adalah Dalang Teroris di Suriah

Kutuk Agresi AS, Putin: Mereka adalah Dalang Teroris di Suriah

News | Minggu, 15 April 2018 | 18:21 WIB

Daud: Tanpa Mendahului Tuhan, Saya Yakin Menang Sebelum Ronde 12

Daud: Tanpa Mendahului Tuhan, Saya Yakin Menang Sebelum Ronde 12

Sport | Rabu, 11 April 2018 | 09:39 WIB

Terkini

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:22 WIB

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

Dipolisikan Kasus Penistaan Agama, JK Larang Umat Islam Demo Bela Dirinya: Jangan!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:17 WIB

JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!

JK Pertimbangkan Lapor Balik Pelapor Kasus Dugaan Penistaan Agama: Mereka Memfitnah Saya!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:01 WIB

JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama

JK Klarifikasi Pernyataan Soal Poso-Ambon: Saya Bicara Realita Sosiologis, Bukan Dogma Agama

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:40 WIB

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:08 WIB

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:07 WIB