20 Tahun Reformasi, Kasus Tragedi Mei 1998 Tak Kunjung Tuntas

Reza Gunadha | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Minggu, 13 Mei 2018 | 13:43 WIB
20 Tahun Reformasi, Kasus Tragedi Mei 1998 Tak Kunjung Tuntas
Korban kerusuhan Mei 1998 melakukan tabur bunga, Minggu (13/6/2018). Tabur bunga dilakukan di Mal Citra Klender dan Taman Pemakaman Umum Pondok Rangon. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Korban kerusuhan Mei 1998 melakukan tabur bunga, Minggu (13/6/2018). Tabur bunga dilakukan di Mal Citra Klender dan Taman Pemakaman Umum Pondok Rangon.

Mal Citra Klender yang sebelumnya Yogya Plaza adalah salah satu mal yang dibakar massa saat peristiwa kerusuhan pada 13-15 Mei 1998.

Sementara di TPU Pondok Rangon, tabur bunga dilakukan di 113 makam khusus untuk korban tragedi tersebut, yakni Blad 27 Blok AA1.

"Kami di sini berdoa dan menabur bunga untuk mengenang jiwa-jiwa saudara-saudara kami, anak-anak kami yang dihilangkan begitu saja oleh pemerintah. Padahal itu perbuatan yang tidak berperikemanusiaan," ujar Maria Sanu (70) sembari menangis di TPU Pondok Ranggon, Cibubur, Jakarta, Minggu (14/5/2018).

Maria adalah ibu dari Stevanus Sanu, korban Tragedi 98. Ia menuturkan, sudah mengikuti 537 kali aksi Kamisan yang digelar di seberang istana kepresidenan. Namun, pemerintah belum dapat mengungkap kasus tersebut.

"Kami di sini mewakili keluarga korban yang dikubur hidup-hidup di Jogja Plaza Klender pada 14 Mei 1998. Sudah 20 tahun reformasi, selama itu pula kami menggelar aksi Kamisan agar pemerintah tidak diam. Tapi, kasus ini belum terselesaikan,” tuturnya.

Karenanya, ia meminta Presiden Joko Widodo menaruh perhatian kepada keluarga korban tragedi 1998 dan menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat tersebut.

"Kami menuntut pelakunya diungkap ke publik dan mendapat balasan setimpal. Kami ingin yang salah disalahkan, yang benar dibenarkan,” pintanya.

Selama ini, Maria menilai lembaga pemerintah seperti saling lempar tanggung jawab dalam penyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat tersebut.

Dalam acara tabur bunga itu, hadir pula Ketua Komnas Perempuan Mariana Amiruddin, perwakilan Komnas HAM, Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI), Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), LBH Jakarta, dan Paguyuban Mei 98.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Henti Berjuang, Ibunda Elang Korban Tragedi Mei 1998 Wafat

Tak Henti Berjuang, Ibunda Elang Korban Tragedi Mei 1998 Wafat

News | Senin, 26 Februari 2018 | 15:40 WIB

Sumarsih: Penagih Janji Presiden di Bawah Payung Hitam

Sumarsih: Penagih Janji Presiden di Bawah Payung Hitam

wawancara | Senin, 04 September 2017 | 07:00 WIB

Berkaos Hitam dan Pegang Payung, Mahasiswa Aksi di Depan Istana

Berkaos Hitam dan Pegang Payung, Mahasiswa Aksi di Depan Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2015 | 17:50 WIB

Kecelakaan Syuting, Perut Deny Sumargo Tertusuk Pecahan Kaca

Kecelakaan Syuting, Perut Deny Sumargo Tertusuk Pecahan Kaca

Entertainment | Senin, 24 Maret 2014 | 19:31 WIB

Kriteria Lelaki Idaman Tasya Kamila

Kriteria Lelaki Idaman Tasya Kamila

Entertainment | Senin, 24 Maret 2014 | 19:10 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB