Gerakan Warga Lawan Terorisme Sepakat Lawan Aksi Teroris

Adhitya Himawan, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 15 Mei 2018 | 15:48 WIB
Gerakan Warga Lawan Terorisme Sepakat Lawan Aksi Teroris
Deklarasi Gerakan Warga Lawan Terorisme di Jakarta. [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Gerakan Warga Lawan Terorisme sepakat untuk melawan aksi terorisme yang terjadi beruntun akhir-akhir ini. Gerakan tersebut terdiri dari istri mendiang Presiden Abdurahman Wahid, Sinta NuriyahWahid serta puluhan tokoh lintas iman, seniman, akademisi serta aktivis.

Sinta mengatakan bahwa gerakan tersebut mendukung sikap aparat hukum serta pemerintah dalam menindak aksi terorisme.

"Mendukung penuh sikap aparat penegak hukum dan pemerintah untuk segera menghentikan teror dan menindak tegas para pelaku dan pihak-pihak yang terlibat dalam aksi teror," kata Sinta di Gedung Wahid Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018).

Dalam pernyataannya hari ini, Gerakan Warga Lawan Terorisme juga mendesak pemerintah untuk lebih aktif. Terutama dalam pemulihan keamanan masyarakat pasca terjadinya aksi terorisme tersebut.

"Mendesak pemerintah untuk lebih proaktif memberikan rasa aman serta perlindungan terhadap segenap warga dari berbagai bentuk teror," ucapnya.

Lebih lanjut, Sinta mengatakan bahwa Gerakan Warga Lawan Terorisme juga mendesak pemerintah untuk segera mengungkap dan memproses hukum para pelaku yang terlibat dalam jaringan terorisme di Indonesia.

Selain itu, Sinta pun menyarankan kepada Pemerintah untuk segera melakukan evaluasi agar mampu mencegah jaringan terorisme tumbuh kembali ke di Indonesia.

Gerakan Warga Lawan Terorisme sepakat untuk melawan aksi terorisme yang terjadi beruntun akhir-akhir ini. Gerakan tersebut terdiri dari istri mendiang Presiden Abdurahman Wahid, Sinta NuriyahWahid serta puluhan tokoh lintas iman, seniman, akademisi serta aktivis.

Sinta mengatakan bahwa gerakan tersebut mendukung sikap aparat hukum serta pemerintah dalam menindak aksi terorisme.

"Mendukung penuh sikap aparat penegak hukum dan pemerintah untuk segera menghentikan teror dan menindak tegas para pelaku dan pihak-pihak yang terlibat dalam aksi teror," kata Sinta di Gedung Wahid Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018).

Dalam pernyataannya hari ini, Gerakan Warga Lawan Terorisme juga mendesak pemerintah untuk lebih aktif. Terutama dalam pemulihan keamanan masyarakat pasca terjadinya aksi terorisme tersebut.

"Mendesak pemerintah untuk lebih proaktif memberikan rasa aman serta perlindungan terhadap segenap warga dari berbagai bentuk teror," ucapnya.

Lebih lanjut, Sinta mengatakan bahwa Gerakan Warga Lawan Terorisme juga mendesak pemerintah untuk segera mengungkap dan memproses hukum para pelaku yang terlibat dalam jaringan terorisme di Indonesia.

Selain itu, Sinta pun menyarankan kepada Pemerintah untuk segera melakukan evaluasi agar mampu mencegah jaringan terorisme tumbuh kembali ke di Indonesia.

Gerakan Warga Lawan Terorisme tersebut terdiri dari 55 lembaga dan komunitas, diantaranya adalah Wahid Foundation, Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), Persekutuan Gereja Gereja Indonesia (PGI) dan Majelis Tao Indonesia (MTI). Selain itu turut hadir pula Prof ‎ Saparinah Sadli, Prof Musda Mulia, Hendardi, Prof Azyumardi Azra, serta perwakilan seniman seperti Djajang C. Noer dan Nia Dinata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Terorisme Rusia

Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Terorisme Rusia

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 17:10 WIB

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:04 WIB

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans

'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:10 WIB

Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong

Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:15 WIB

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

Menteri PPPA Jadikan Keluarga Gus Dur Contoh Rumah Tangga Tanpa Kekerasan dan Bias Gender

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:37 WIB

Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme

Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:53 WIB

Inggris Naikkan Level Bahaya Terorisme Usai Penusukan Orang Yahudi di Golders Green

Inggris Naikkan Level Bahaya Terorisme Usai Penusukan Orang Yahudi di Golders Green

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:34 WIB

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:24 WIB

Polisi Inggris Nyatakan Penusuk Yahudi Sebagai Teroris, Ini Identitas Pelaku

Polisi Inggris Nyatakan Penusuk Yahudi Sebagai Teroris, Ini Identitas Pelaku

News | Kamis, 30 April 2026 | 09:50 WIB

Terkini

Mengapa Koruptor Pindah ke Emas? Saatnya AI Mengendus Brankas Tersembunyi

Mengapa Koruptor Pindah ke Emas? Saatnya AI Mengendus Brankas Tersembunyi

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:14 WIB

Duaarrr! Rudal Iran Hancurkan 3 Jet Tempur F-35 AS di Pangkalan Al-Azraq Yordania

Duaarrr! Rudal Iran Hancurkan 3 Jet Tempur F-35 AS di Pangkalan Al-Azraq Yordania

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:13 WIB

3 HP All-Rounder Terbaik Pilihan David GadgetIn, Performa Jempolan

3 HP All-Rounder Terbaik Pilihan David GadgetIn, Performa Jempolan

Tekno | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:10 WIB

Penggunaan Charger Motor Listrik ALVA Catatkan Lonjakan Tiga Kali Lipat

Penggunaan Charger Motor Listrik ALVA Catatkan Lonjakan Tiga Kali Lipat

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:05 WIB

DPR dan Pemerintah Jangan Akali Konstitusi: Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan Mulai 2027!

DPR dan Pemerintah Jangan Akali Konstitusi: Pisahkan Anggaran MBG dari Dana Pendidikan Mulai 2027!

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:01 WIB

PLTA Batang Toru Kembali Digenjot, Proyek yang Sempat Dihentikan Gegara Dugaan Picu Banjir Bandang

PLTA Batang Toru Kembali Digenjot, Proyek yang Sempat Dihentikan Gegara Dugaan Picu Banjir Bandang

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:00 WIB

Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Tentang Bertahan Hidup Lewat Hal-Hal Kecil

Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Tentang Bertahan Hidup Lewat Hal-Hal Kecil

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:00 WIB

Apa Tujuan Donald Trump di Perang AS-Iran Hingga Belum Mau Berhenti Menyerang?

Apa Tujuan Donald Trump di Perang AS-Iran Hingga Belum Mau Berhenti Menyerang?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:55 WIB

Spesifikasi JETOUR T2 i-DM PHEV dengan Jarak Tempuh Tembus 1200 Km

Spesifikasi JETOUR T2 i-DM PHEV dengan Jarak Tempuh Tembus 1200 Km

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:53 WIB

Ekonomi Amerika Anjlok, Rupiah Bangkit ke Rp18.055 per Dolar AS,

Ekonomi Amerika Anjlok, Rupiah Bangkit ke Rp18.055 per Dolar AS,

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 09:48 WIB

×