Poltracking: Midji-Norsan Unggul dalam Survei Pilgub Kalbar 2018

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 13 Juni 2018 | 21:41 WIB
Poltracking: Midji-Norsan Unggul dalam Survei Pilgub Kalbar 2018
Pilgub Kalbar 2018. (Dokumen: Kalbar.kpu.go.id)

Suara.com - Lembaga Survei Poltracking Indonesia menyampaikan rilis survei terbarunya terkait peta kekuatan elektoral Cagub-Cawagub Kalimantan Barat (Kalbar) 2018.

Dari hasil survei tersebut, elektabilitas pasangan SutarmidjiRia Norsan unggul telak dibanding pasangan Karolin Margret Natasa – Suryadman Gidot dan pasangan Milton Crosby – Boyman Harun.

Terkait dengan elektabilitas, pasangan Sutarmidji-Ria Norsan meraih 53,5%, disusul pasangan Karolin Margret Natasa – Suryadman Gidot 32,3% dan pasangan Milton Crosby – Boyman Harun 5,4%.

Di sisi lain, ada sebanyak 8,8% responden yang tidak memberikan jawaban (undecided voters).

“Ada banyak variabel yang menyebabkan seorang kandidat beserta pasangannya dapat menggungguli pasangan yang lainnya. Kerja-kerja terstruktur, masif, dan sistematis yang dilakukan secara konsisten oleh pasangan kandidat, mesin relawan, partai, dan penampilan dalam debat publik menjadi faktor menentukan," kata Peneliti Poltracking Indonesia, Hendra Yasin, Rabu (13/6/2018).

Selain soal elektabilitas, temuan survei ini juga menjelaskan peforma debat kedua cagub-cawagub Kalbar pada tanggal 5 Mei 2018. Pasangan Sutarmidji - Ria Norsan unggul dalam tiga aspek mulai dari cara berkomunikasi (50%), penguasaan masalah (63,4%) dan program kerja (58.7%).

Diikuti pasangan Karolin Margret Natasa – Suryadman Gidot 31,5% untuk cara berkomunikasi, 20,4% terkait penguasaan masalah, dan 19,6% dalam konteks program kerja.

Sementara, pasangan Milton Crosby – Boyman Harun meraih 9,8% terkait cara berkomunikasi, 4,3% untuk penguasaan masalah dan 8,7% dalam konteks program kerja.

Hendra juga menjelaskan, temuan survei ini mengungkap penampilan (peforma) terbaik dalam debat kedua calon Gubenur-wakil Gubernur Kalimantan Barat, bahwa pasangan Sutarmidji – Ria Norsan unggul (60,2%), diikuti pasangan Karolin Margret Natasa – Suryadman Gidot (28%), dan Milton Crosby – Boyman Harun (7,5%).

"Berdasarkan data elektabilitas dan peforma debat pada survei ini, maka, pasangan Sutarmidji – Ria Norsan unggul dibanding dua pasangan lainnya yakni Karolin Margret Natasa – Suryadman Gidot dan Milton Crosby – Boyman Harun," ungkap Hendra.

Survei ini diselenggarakan pada tanggal 25-30 Mei 2018 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sample dalam survei ini adalah 1.200 responden dengan margin of error (MoE) 2,89% pada tingkat kepercayaan 95%.

Klaster survei ini menjangkau 12 kabupaten dan dua kota di seluruh Provinsi Kalimantan Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lion Air Belum Lapor Pengrusakan Jendela Pesawat di Kalbar

Lion Air Belum Lapor Pengrusakan Jendela Pesawat di Kalbar

News | Rabu, 30 Mei 2018 | 17:12 WIB

Debat Pilgub Kedua Kalbar, Midji-Norsan Dinilai Unggul

Debat Pilgub Kedua Kalbar, Midji-Norsan Dinilai Unggul

News | Selasa, 08 Mei 2018 | 10:53 WIB

PDIP Minta Pemerintah Bangun Kereta Api di Kalimantan Barat

PDIP Minta Pemerintah Bangun Kereta Api di Kalimantan Barat

Bisnis | Jum'at, 30 Maret 2018 | 22:00 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB