Puluhan Korban Investasi Bodong 'Geruduk' Mapolrestabes Surabaya

Bangun Santoso

Rabu, 11 Juli 2018 | 13:15 WIB
Puluhan Korban Investasi Bodong 'Geruduk' Mapolrestabes Surabaya
Ilustrasi investasi bodong. [Shutterstock]

Suara.com - Puluhan korban investasi bodong ramai-ramai mendatangi Markas Polisi Resort Kota Besar (Mapolrestabes) Surabaya, Selasa (10/7/2018). Kedatangan mereka untuk menanyakan kelanjutan proses penyidikan kasus investasi yang merugikan hingga miliaran rupiah.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengatakan, kasus dugaan penipuan ini masih dalam proses penyidikan.

Dalam kasus ini, polisi sudah memeriksa sebanyak enam saksi. Tiga orang dari korban dan tiga orang lain lagi dari pihak perusahaan.

"Hanya saja untuk terlapor Muslim, kami belum bisa memintainya keterangan. Sebab hingga saat ini kami masih mencari keberadaanya setelah surat panggilan kami tak direspons," kata Sudamiran.

Untuk diketahui, puluhan korban yang didominasi perempuan mendatangi gedung Satreskrim Polrestabes Surabaya. Mereka adalah korban investasi bodong yang dilakukan PT Mylva Inti Reksa di Jalan Raya Rungkut Madya. Perusahaan itu kini sudah tutup lantaran bangkrut.

Salah satu korban, Moulina Mas’udah (33) warga Jalan Sindo Jaya, Gresik mengatakan, kasus yang merugikan dirinya ratusan juta itu sudah dilaporkan sejak September 2017.

"Kami mendatangi penyidik setelah kami mendapat informasi ada salah satu manajemen yang diperiksa," kata Moulina.

Selain dirinya, ada 30 orang lagi yang menjadi korban investasi abal-abal tersebut. Jumlah kerugiannya variatif antara puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Menurut perempuan yang biasa disapa Ulin ini, dia seharusnya mendapatkan Rp 2,5 juta setiap bulannya. Dia mengaku sejak menyetorkan uangnya, ia hanya mendapatkan empat bulan saja keuntungannya.

baca juga

"Saya menerima uang transferan uang sebesar Rp 2,5 juta tiap bulan. Saya terima dari Februari sampai Mei dapat. Kemudian pada bulan Juni mulai macet," ujarnya.

Setelah setoran keuntungan tersebut mandek, Ulin mencoba menghubungi Muslim secara personal. Sebab Ulin juga harus bertanggung jawab terhadap uang milik saudaranya. Oleh Muslim, keuntungan yang belum dibayarkan akan dirapel usai lebaran lalu.

"Tapi setelah lebaran tidak ada kejelasan, bahkan saat saya mencoba menghubungi ia (Muslim) berkali-kali, nomor saya justru diblokir," kata Ulin.

Bersama keluarganya, Ulin kemudian mendatangi kantor PT Mylva yang ada di kawasan Jalan Raya Rungkut Madya. Rupanya kantor tersebut dalam kondisi kosong. Bukannya ketemu Muslim, Ulin justru bertemu dengan belasan korban lain.

"Setelah itu, kami melaporkan kasus ini ke Polrestabes Surabaya, dan hingga saat ini kami masih menunggu prosesnya berjalan," pungkasnya. (Achmad Ali)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Risma Pamerkan Penghargaan Lee Kwan Yew ke Warga Surabaya

Risma Pamerkan Penghargaan Lee Kwan Yew ke Warga Surabaya

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 09:30 WIB

Bangganya, Surabaya Sekelas Kazan, Hamburg dan Tokyo

Bangganya, Surabaya Sekelas Kazan, Hamburg dan Tokyo

News | Senin, 09 Juli 2018 | 15:15 WIB

Film Biak Berdarah, Alasan Polisi Kepung Asrama Papua di Surabaya

Film Biak Berdarah, Alasan Polisi Kepung Asrama Papua di Surabaya

News | Sabtu, 07 Juli 2018 | 01:55 WIB

Polisi dan Tentara Kepung Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

Polisi dan Tentara Kepung Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

News | Sabtu, 07 Juli 2018 | 00:45 WIB

Pasca Bom Pasuruan, Pengamanan Kota Surabaya Diperketat

Pasca Bom Pasuruan, Pengamanan Kota Surabaya Diperketat

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 15:08 WIB

Terkini

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:32 WIB

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:29 WIB

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:12 WIB

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:53 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

×