Perawan atau Tidak, Gadis Daerah Ini Dibedakan Terbukanya Kain

Reza Gunadha | Suara.com

Minggu, 15 Juli 2018 | 20:16 WIB
Perawan atau Tidak, Gadis Daerah Ini Dibedakan Terbukanya Kain
Festival Rimpu Bima - Dimpu di Monas [Alfi Dimyati/TIMES Indonesia]

Suara.com - Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Harun Al Rasyid mengatakan, masyarakat Dompu dan Bima asli, sangat mudah membedakan antara perempuan yang masih perawan (gadis) dengan Wanita yang sudah menikah.

Hal tersebut, karena dapat dilihat secara langsung dengan mata telanjang.

"Kalo Rimpu (Busana masyarakat Bima yang menggunakan dua lembar sarung khas Bima yang dipakai di bagian bawah dan bagian atas) dipakai sampai mulut (hanya mata yang terlihat) itu masih perawan. Tetapi kalau sudah dibuka (mulut sudah terlihat) berarti sudah janda atau punya suami," kelakar dia saat acara Festival Rimpu Bima - Dompu di Monas, Jakarta, Minggu (15/7/2018).

Sontak, ribuan perantau Bima - Dompu Sejabodetabek yang mendengar candaan Mantan Anggota DPD RI ini pun langsung tertawa.

"Ha ha ha" secara serentak suasana pun  menjadi riuh, seperti diberitakan Times of Indonesia—jaringan Suara.com.

Mantan Sekda Pemerintah Propinsi DKI Jakarta periode 1993-1997 ini menjelaskan bahwa Rimpu merupakan budaya yang telah lama mengakar di daerah tersebut.

"Rimpu adalah budaya sejak abad 13 bagi rang bojo, Bima dan Dompu. Rimpu adalah syar'i. Jadi Kalo jaman sekarang orang biasa memakai syar'i tapi kalo orang Bima dan Dompu sudah dari dulu, mereka memakainya untuk menutup aurat," jelasnya.

Sebagai informasi, rimpu merupakan bagian dari budaya unik dengan menggunakan sarung tenun khas (tembe nggoli) yang terdiri dari 2 (dua) lembar sarung, satu digunakan untuk bagian atas (kepala) dan satunya lagi untuk menutup bagian bawah (badan hingga ujung kaki), biasanya para lelaki menggunakannya untuk katente tembe.

Cara memakai rimpu cukup sederhana, kain bagian atas dilingkarkan pada kepala hingga yang terlihat hanya wajah (Rimpu Colo) atau terlihat matanya saja (Rimpu Mpida)

Seiring kemajuan menenun, Rimpu tidak hanya menggunakan tembe nggoli, kini tersedia beragam songket dengan motif-motif yang indah, namun motif yang banyak digunakan adalah motif dari filosofi Nggusu Waru seperti; bunga bersudut delapan, weri (bersudut empat mirip kue wajik), wunta cengke (bunga cengkeh), kakando (rebung), bunga satako (bunga setangkai).

Budaya rimpu mulai dikenal sejak masuknya agama Islam di Bima Dompu yang dibawa oleh tokoh-tokoh agama Islam dari tanah Gowa Makassar. Meskipun di masyarakat Gowa sendiri tidak mengenal budaya rimpu.

Jadi rimpu, merupakan kearifan lokal budaya perempuan Bima Dompu yang menjunjung tinggi ajaran Islam bahwa setiap perempuan yang sudah aqil balik diharuskan menggunakan busana hijab islam.

Ada dua jenis Rimpu yang biasa dikenakan: Pertama 'Rimpu Mpida', yang dikenakan oleh perempuan yang belum menikah, maka rimpu mpida menutup semua bagian wajah terkecuali mata.

Kedua 'Rimpu Colo' rimpu yang dikenakan oleh perempuan yang sudah menikah (berkeluarga) yang semua wajahnya terbuka.

Festival Rimpu,tidak hanya mengadakan pawai rimpu, juga menampilkan beberapa atraksi seni budaya seperti tarian, pencak silat, hadra, ntumbu tuta, biola, bazar kuliner dan pameran wisata daerah Bima-Dompu.

Perhelatan ini juga menyedot perhatian banyak kalangan, baik mayarakat Bima - Dompu di Jabodetabek maupun dari daerah lain bahkan perwakilan dari luar negeri seperti; Yaman, Palestina, Maroko, Irak, Bahrain, Mesir, Iran, Qatar, Surian, Brunai dan Thailand.

Turut hadir dalam acara Festival Rimpu Bima - Dompu tersebut yakni, Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat periode 1998-2003, Harun Al Rasyid, Anak Mantan Presiden RI, Guruh Soekarnoputra, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2013-2015, Hamdan Zoelva, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Mohhamad Faozal, dan tokoh - tokoh lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mirisnya, Ini Penampakan Rumah Zohri yang Akan Diperbaiki Jokowi

Mirisnya, Ini Penampakan Rumah Zohri yang Akan Diperbaiki Jokowi

News | Jum'at, 13 Juli 2018 | 14:21 WIB

Di Tangan TGB Pertumbuhan Ekonomi NTB 3 Besar se - Indonesia

Di Tangan TGB Pertumbuhan Ekonomi NTB 3 Besar se - Indonesia

Bisnis | Kamis, 12 Juli 2018 | 06:15 WIB

Mengharukan! Sukardin Nikahi Jenazah Kekasihnya

Mengharukan! Sukardin Nikahi Jenazah Kekasihnya

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 20:04 WIB

TGB Kasih Masukan Syarat Cawapres Ideal untuk Jokowi

TGB Kasih Masukan Syarat Cawapres Ideal untuk Jokowi

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 14:34 WIB

Zulkifli Hasan Buka Suara soal TGB Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Zulkifli Hasan Buka Suara soal TGB Dukung Jokowi di Pilpres 2019

News | Minggu, 08 Juli 2018 | 16:06 WIB

Terkini

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:51 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:43 WIB

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:27 WIB

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:50 WIB

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:55 WIB

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:28 WIB

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:12 WIB

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:02 WIB

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:51 WIB

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:46 WIB