Jokowi Minta Timnas Pemberantas Korupsi Fokus ke Debirokratisasi

Reza Gunadha | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 15 Agustus 2018 | 18:10 WIB
Jokowi Minta Timnas Pemberantas Korupsi Fokus ke Debirokratisasi
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menerima kunjungan Fransiska Dimitri Inkiriwang (kedua dari kanan) dan Mathilda Dwi Lestari (kiri), dua mahasiswi Indonesia yang berhasil menyelesaikan misi Seven Summits di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Jumat (8/6/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Presiden Joko Widodo menetapkan fokus kerja Tim Nasional Pencegahan Korupsi (Timnas PK) adalah pengawasan tata niaga dan perizinan, keuangan negara, serta reformasi birokrasi dan penegakan hukum.

Hal itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018).

"Upaya yang dilakukan atas pencegahan itu, kami fokus terhadap tiga hal yang sebelumnya lebih banyak," kata Moeldoko.

Mantan Panglima TNI tersebut mengatakan, tiga hal yang menjadi fokus Timnas PK tersebut untuk memberikan kepastian berusaha di Indonesia. Pasalnya, muncul sejumlah upaya yang ingin mempersulit proses perizinan bisnis.

"Nah ini harus dihilangkan, sehingga IPK (Indeks Persepsi Korupsi) Indonesia semakin membaik. Debirokratisasi agar aparat negara tidak habiskan waktu untuk kerjakan administrasi," katanya.

"Inti dari semuanya, arah implementasi pencegahan korupsi dipastikan kita fokus pada outcome, tidak berhenti di output," tambah Moeldoko.

Senada dengan Moeldoko, Menteri Perencanaan Pembangunan (PPN) Bambang Brodjonegoro mengatakan, melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 Tahun 2018,  Presiden Jokowi ingin lebih fokus bila dibandingkan dengan Perpres Nomor 51 Tahun 2012.

"Kami coba buat lebih fokus sesuai arahan presiden. Presiden ingin pencegahan korupsi fokusnya ke kegiatan yang berkaitan dengan potensi korupsi. Karena itu kami sepakat tiga hal yang paling berpotensi adanya korupsi," kata Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tim Pemenangan Jokowi Dibekali Isu Ekonomi

Tim Pemenangan Jokowi Dibekali Isu Ekonomi

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 17:43 WIB

Nasdem: Info Mahfud Jadi Cawapres Duluan Tersebar, Ini Jadi Soal

Nasdem: Info Mahfud Jadi Cawapres Duluan Tersebar, Ini Jadi Soal

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 17:37 WIB

Jokowi Mengukuhkan 68 Pelajar SMA Jadi Anggota Paskibraka

Jokowi Mengukuhkan 68 Pelajar SMA Jadi Anggota Paskibraka

News | Rabu, 15 Agustus 2018 | 16:44 WIB

Terkini

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:22 WIB

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:20 WIB