Din Syamsudin Nilai Penolak Ustadz Somad Tidak Beradab

Pebriansyah Ariefana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Kamis, 06 September 2018 | 18:42 WIB
Din Syamsudin Nilai Penolak Ustadz Somad Tidak Beradab
MPR menggelar acara syukuran dan doa bersama dalam rangka memperingati HUT ke-73 lembaga negara tersebut lapangan bola kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2018) malam. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsudin prihatin atas tindakan penghalangan dan ancaman terhadap Ustadz Abdul Somad. Diketahui, Ustadz Somad membatalkan ceramahanya di beberapa daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY karena ancaman yang diterimanya.

Din menilai kejadian semacam itu seharuanya tidak terjadi di Indonesia dimana azas Pancasila berdiri tegak sebagai dasar negara. Baginya Pancalisa menjunjung tinggi nilai-nilai yang adil dan beradab.

"Praktik semacam itu, dalam hemat saya tidak sesuai dengan prinsip keadaban. Oleh karena itu saya menghimbau kepada para pelaku untuk menghentikan. Kalau pelakunya dari umat Islam. Ini sungguh mencederai ukhuwah islamiyah," kata Din di Kantor Pergerakan Masyarakat Indonesia (PIM), Jalan Brawijaya VIII Nomor 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2018).

Din berpendapat seharusnya kejadian yang menimpa Ustadz Somad dapat dibicarakan secara baik-baik. Dirinya berharap kejadian semacam itu tidak terulang kembali.

"Bicarakanlah baik-baik, musyawarah kan lah dengan baik-baik. Saya harap kejadian itu tidak terjadi lagi," jelasnya.

Din juga meminta aparat penegak hukum untuk mengambil langkah dan menjamin perlindungan bagi Ustadz Somad. Lebih lanjut Din berpendapat pelindungan tersebut dapat memberikan bagi para pemuka agama dalam menjalankan misi kerohaniannya.

"Misi pencerdasan bangsa jangan sampai terhalangi. Kalau ada keberatan itu jangan Ustadz Somad atau mubalig yang dikorbankan. Saya melihat yang dihadapi itu karena ada penolakan ini nanti diciptakan penolakan. Ini tidak sehat dalam kehidupan berpancasila," tandas Din.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JK: Cermah Ustadz Somad Lucu-lucu, Saya Ketawa Kalau Dengar

JK: Cermah Ustadz Somad Lucu-lucu, Saya Ketawa Kalau Dengar

News | Selasa, 04 September 2018 | 16:42 WIB

Ditolak Ceramah, JK Minta Ustadz Somad Evaluasi Diri

Ditolak Ceramah, JK Minta Ustadz Somad Evaluasi Diri

News | Selasa, 04 September 2018 | 15:19 WIB

Diintimidasi, Mabes Polri Tunggu Ustadz Somad Melapor

Diintimidasi, Mabes Polri Tunggu Ustadz Somad Melapor

News | Senin, 03 September 2018 | 19:35 WIB

Maruf Amin Cerita Beda Islam Arab dan Islam Indonesia

Maruf Amin Cerita Beda Islam Arab dan Islam Indonesia

News | Minggu, 02 September 2018 | 17:06 WIB

HUT ke-73 RI, Menjadi Kiri di Era Milenial

HUT ke-73 RI, Menjadi Kiri di Era Milenial

News | Jum'at, 17 Agustus 2018 | 17:54 WIB

Terkini

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:16 WIB

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB

Respons Pernyataan Cak Imin, Gus Ulil: Dari Dulu NU Dipimpin Ulama!

Respons Pernyataan Cak Imin, Gus Ulil: Dari Dulu NU Dipimpin Ulama!

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB

Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan

Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:07 WIB

Media Belanda Soroti Kenapa Hari Kartini Tak Dijadikan Hari Libur Nasional?

Media Belanda Soroti Kenapa Hari Kartini Tak Dijadikan Hari Libur Nasional?

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:06 WIB

AS Akui 415 Serdadunya Jadi Korban Perang Iran, Mayoritas Otaknya Terganggu

AS Akui 415 Serdadunya Jadi Korban Perang Iran, Mayoritas Otaknya Terganggu

News | Selasa, 21 April 2026 | 11:05 WIB

Kapal Perang Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pantai Gaza

Kapal Perang Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pantai Gaza

News | Selasa, 21 April 2026 | 10:56 WIB

Viral Polisi Injak Kepala Seorang Warga, Korban Ditarik dari Motor Sampai Terjatuh

Viral Polisi Injak Kepala Seorang Warga, Korban Ditarik dari Motor Sampai Terjatuh

News | Selasa, 21 April 2026 | 10:51 WIB

Tegas! Iran Tolak Negosiasi di Bawah Ancaman Donald Trump Meski Ekonominya Hancur

Tegas! Iran Tolak Negosiasi di Bawah Ancaman Donald Trump Meski Ekonominya Hancur

News | Selasa, 21 April 2026 | 10:49 WIB

Bak 'Ninja Sarung', Maling di Cipayung Jebol Plafon Toko Vape demi Gasak Barang Rp28 Juta

Bak 'Ninja Sarung', Maling di Cipayung Jebol Plafon Toko Vape demi Gasak Barang Rp28 Juta

News | Selasa, 21 April 2026 | 10:28 WIB