5.000 Warga Makassar Melapor Kehilangan Keluarga saat Gempa Palu

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 30 September 2018 | 16:15 WIB
5.000 Warga Makassar Melapor Kehilangan Keluarga saat Gempa Palu
Ribuan warga Makassar, Sulawesi Selatan merasa kehilangan hubungan kontak dengan kerabat mereka di Kota Palu, Selawesi Tengah. Mereka pun berdatangan di base ops Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hasanuddin, sejak Minggu (30/9/2018) siang. (Suara.com/Lirzam Wahid)

Suara.com - Ribuan warga Makassar, Sulawesi Selatan merasa kehilangan hubungan kontak dengan kerabat mereka di Kota Palu, Selawesi Tengah pasca gempa Palu. Mereka pun berdatangan di base ops Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hasanuddin, sejak Minggu (30/9/2018) siang.

Kedatangan mereka sudah sejak hari pertama pascabencana tsunami dan gempa Palu dan Donggala. Mereka berencana untuk ikut bersama penerbangan pesawat Hercules, menuju Kota Palu.

Tercatat sejak Posko Bantuan Gempa di Lanud dibuka, hingga semalam, sudah terdaftar 5 ribu warga yang hendak ke Koto Palu. Kebanyakan mereka merupakan keluarga korban yang kehilangan kontak sejak tragedi itu.

"Sudah mencapai 5 ribu orang dan masih dibuka pendaftaran lagi," terang Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Sultan Hasanuddin Mayor Khusus Heny Purwani.

Antrian panjang warga yang ingin ke Palu tak dapat langsung diatasi. Sebab hanya dioperasikan 3 pesawat Hercules, yang terbang pulang balik, dan diutamakan untuk mengangkut tim recovery.

"Tapi sementara yang diutamakan diangkut ini adalah tim recovery antara lain dari ATC, AirNav, Pasukan Khas dan tenaga kelistrikan dari PLN sebanyak 10 orang," jelas Heny.

Dari pantauan, pesawat Hercules mulai meninggalkan Lanud Hasanuddin sejak pukul 05.45 WITA, lalu penerbangan kedua pukul 06.30 WITA dan ketiga pukul 07.00 WITA. Dan pada siang, kembali ke Lanud Hasanuddin mengangkut ratusan pengungsi asal Palu.

Kontributor : Lirzam Wahid

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkes Lakukan Ini di Lokasi Gempa dan Tsunami Sulteng

Kemenkes Lakukan Ini di Lokasi Gempa dan Tsunami Sulteng

News | Minggu, 30 September 2018 | 16:09 WIB

Jokowi Prediksi Pasokan BBM Sampai ke Palu 2 Hari Lagi

Jokowi Prediksi Pasokan BBM Sampai ke Palu 2 Hari Lagi

News | Minggu, 30 September 2018 | 16:03 WIB

Pasca Tsunami - Gempa Palu, 60 Orang Tertimbun di Hotel Roa-Roa

Pasca Tsunami - Gempa Palu, 60 Orang Tertimbun di Hotel Roa-Roa

News | Minggu, 30 September 2018 | 15:39 WIB

Pasca Gempa, 4 Daerah di Sulteng Tanggap Darurat 14 Hari

Pasca Gempa, 4 Daerah di Sulteng Tanggap Darurat 14 Hari

News | Minggu, 30 September 2018 | 15:32 WIB

Jokowi Terus Terang Kesulitan Tangani Pasca Gempa Palu - Donggala

Jokowi Terus Terang Kesulitan Tangani Pasca Gempa Palu - Donggala

News | Minggu, 30 September 2018 | 15:20 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:00 WIB

×