Dina Soraya Dibutuhkan KPK Terkait Pelarian Eks Bos Lippo

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Jum'at, 19 Oktober 2018 | 14:14 WIB
Dina Soraya Dibutuhkan KPK Terkait Pelarian Eks Bos Lippo
Eddy Sindoro berjalan keluar memakai rompi tahanan usai pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membutuhkan keterangan pihak swasta bernama Dina Soraya terkait perannya dalam mengetahui pelarian mantan bos Lippo Group Eddy Sindoro.

Dina Soraya merupakan saksi yang telah dilakukan pecegahan ke luar negeri oleh KPK setelah berkoordinasi dengan pihak Direktorat Imigrasi.

"Ini yang bersangkutan (Dina Soraya) adalah saksi yanh keterangannya dibutuhkan penyidik," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jumat (19/10/2018).

Febri menyebut, penyidik ingin tetap memastikan bahwa Dina Soraya tetap berada di Indonesia. Agar dapat dimintai keterangan oleh penyidik. Maka itu, Dina dilakukan pencegahan ke luar negeri.

"Itu, karena ketika penyidik butuh keterangan yang bersangkutan, saksi tidak sedang berada di luar negeri,” ujar

Meski begitu, Febri belum dapat menjawab perkembangan apakah Dina Soraya sudah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik ataupun terkait peran Dina diduga membantu ketika pelarian Eddy Sindoro.

Sebelumnya, Dina Soraya pernah dipanggil dalam pemeriksaan KPK pada Jumat (28/9/2018) lalu. Namun Dina Soraya tak hadir dalam pemeriksaan.

Untuk diketahui Eddy telah menyerahkan diri setelah pelariannya selama dua tahun sejak 2016. Eddy dijemput oleh penyidik KPK di Singapura, Jumat (12/10/2018), setelah berkoordinasi dengan atase kepolisian setempat.

Selain ke Singapura, Eddy sempat pergi ke sejumlah negara yakni, Malaysia, Thailand dan Myanmar.

baca juga

Eddy ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga terlibat dalam kasus tersebut. Eddy disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) juncto Pasal 64 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.

Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan kasus sebelumnya yang telah menjerat Edi Nasution dan karyawan PT Artha Pratama Anugerah, Doddy Aryanto Supeno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Kondisi Bos Lippo Billy Sindoro Ditahan di Rutan Polda

Begini Kondisi Bos Lippo Billy Sindoro Ditahan di Rutan Polda

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 20:20 WIB

Advokat Lucas Gembira Mantan Bos Lippo Serahkan Diri ke KPK

Advokat Lucas Gembira Mantan Bos Lippo Serahkan Diri ke KPK

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 19:16 WIB

Eddy Sindoro Siap Jalani Proses Hukum di KPK

Eddy Sindoro Siap Jalani Proses Hukum di KPK

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 22:06 WIB

KPK Tahan Eddy Sindoro di Rutan Pomdam Jaya Guntur

KPK Tahan Eddy Sindoro di Rutan Pomdam Jaya Guntur

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 21:53 WIB

Terkini

KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim

KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim

Jatim | Minggu, 27 September 2026 | 15:24 WIB

Membara! Begini Kondisi Terkini Kebakaran Hutan di Jalur Gunung Rinjani

Membara! Begini Kondisi Terkini Kebakaran Hutan di Jalur Gunung Rinjani

Bali | Minggu, 27 September 2026 | 15:22 WIB

HP di Selokan Ungkap Misteri Kerangka Manusia di Kebun Tebu Boalemo, Diduga Korban Pembunuhan

HP di Selokan Ungkap Misteri Kerangka Manusia di Kebun Tebu Boalemo, Diduga Korban Pembunuhan

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 15:15 WIB

3 Day Cream dengan Kolagen Terbaik untuk Jaga Kelembapan dan Cegah Keriput

3 Day Cream dengan Kolagen Terbaik untuk Jaga Kelembapan dan Cegah Keriput

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 15:13 WIB

Terminal Kalipucang Pangandaran Memprihatinkan, Atap dan Plafon Rusak

Terminal Kalipucang Pangandaran Memprihatinkan, Atap dan Plafon Rusak

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 15:10 WIB

Makin Marak Kejahatan Siber Sektor Keuangan, Apa Kata OJK?

Makin Marak Kejahatan Siber Sektor Keuangan, Apa Kata OJK?

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 15:09 WIB

Visual Apik vs Plot Padat: Menimbang Film Thriller 'The Vvaan', Worth It Ditonton?

Visual Apik vs Plot Padat: Menimbang Film Thriller 'The Vvaan', Worth It Ditonton?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 15:07 WIB

5 Cara Menjaga Dapur Tetap Bersih dan Rapi, Bisa Dilakukan Setiap Hari

5 Cara Menjaga Dapur Tetap Bersih dan Rapi, Bisa Dilakukan Setiap Hari

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 15:04 WIB

Dispenser Galon Bawah Berapa Watt? Ini 5 Rekomendasi yang Murah dan Hemat Listrik

Dispenser Galon Bawah Berapa Watt? Ini 5 Rekomendasi yang Murah dan Hemat Listrik

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 15:00 WIB

Lihat Sawah Kekeringan, Dody Murka pada Bawahan: Serius Kawal Swasembada Pangan

Lihat Sawah Kekeringan, Dody Murka pada Bawahan: Serius Kawal Swasembada Pangan

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 15:00 WIB

×