Ide Debat Capres di Kampus, Timses Jokowi: UU Melarang

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 22 Oktober 2018 | 23:10 WIB
Ide Debat Capres di Kampus, Timses Jokowi: UU Melarang
Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding melaporkan Ustadz Yahya Waloni ke Bareskrim Polri, Jumat (21/9/2018). [Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara]

Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin, Abdul Kadir Karding mengaku ide debat kandidat di lingkungan kampus merupakan idenya sejak awal. Sebab kata Karding, secara substansi kampus merupakan tempat ide dan gagasan bersemai.

"Ide debat di kampus atau dialog di kampus itu awalnya merupakan ide saya sejak awal di salah satu TV nasional dan itu sebenarnya secara subtansi dan prinsip penting karena kampus itu kan tempat di mana gagasan dan ide bersemai dan disana banyak orang-orang yang patut dan wajib kita ajak diskusi terhadap persoalan bangsa, misal dosen dan mahasiswa," ujar Karding, Senin (22/10/2018).

Karding pun menyebut kampus merupakan tempat yang sangat baik untuk menjadi tempat debat.

"Jadi menurut saya kampus sangat baik utnuk menjadi tempat debat bahkan kalau perlu kampus harus menjadi membedah visi dan misi serta program dan kegiatan yang dilakukan oleh paslon secara paralel agar banyak masukan yang kedua bisa lebih realistis dan membumi dan itu akan memberi pendidikan politik bagi kita semua," kata dia.

Meski demikian, Karding mengatakan berdasarkan UU Pemilu ada larangan melakukan kampanye di lingkungan pendidikan

"Namun memang masalahnya UU tidak membolehkan, karena di jelas dalam UU salah satu tempat yang tidak boleh ada kampanye adalah tempat pendidikan termasuk kampus," ucapnya.

"Ya ini tentu perosalan dan menjadi kajian kita ke depan untuk melakukan revisi atau perubahan pada UU, atau mungkin paling ralistis bisa dilajukan pada pilpres yang berikutnya kalau sekarang mungkin dari sisi waktu dan komitmen blm tentu bisa dilaksanakan..tetapi secara prinsip kampus itu sangat ideal untuk tempat debat atau dialog baik oleh paslon atau tim masing-masing," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Minta Jubir Timsesnya Tak Lakukan Politik Kebohongan

Jokowi Minta Jubir Timsesnya Tak Lakukan Politik Kebohongan

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 23:05 WIB

Budiman Sudjatmiko: yang Disampaikan Sandiaga Tidak Gentle

Budiman Sudjatmiko: yang Disampaikan Sandiaga Tidak Gentle

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 22:43 WIB

Jokowi Kumpulkan Juru Bicara Kampanye di Bogor

Jokowi Kumpulkan Juru Bicara Kampanye di Bogor

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 21:36 WIB

Terkini

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB