KKP Sebut Perairan Indonesia Sudah Bersih dari Illegal Fishing

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 23 Oktober 2018 | 13:38 WIB
KKP Sebut Perairan Indonesia Sudah Bersih dari Illegal Fishing
Empat dari delapan kapal motor nelayan Vietnam diledakkan di Pulau Datuk, Kabupaten Mempawah, Kalbar, Senin (22/2).

Suara.com - Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Kementrian Kelautan dan Perikanan Sjarief Widjaja mengklaim bahwa upaya pemberantasan ilegal fishing atau pencurian ikan di perairan Indonesia sudah mulai ada titik keberhasilan. Sebab, kapal-kapal asing saat ini sudah keluar.

Menurut Syarif, selama kurun waktu empat tahun terakhir ini, sudah ada 480 kapal asing yang ditangkap dan dimusnahkan.

"Kita sudah pastikan laut Indonesia untuk nelayan Indonesia," ujar Sjarief usai diskusi ilmiah bertajuk “Gerakan Global Pemangku Kepentingan dalam Penyelamatan dan Penyehatan Laut” di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Selasa (23/10/2018).

Ia menjelaskan, persoalan kelautan di Indonesia sekarang ini ilegal, unreported, dan unregulated (IUU). Namun, pihak Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) kini mulai bergerak untuk unreported.

Hal ini, kata dia, untuk mengetahui jumlah stok ikan di lautan nusantara sehingga mulai melakukan pendataan jumlah ikan tangkapan ikan laut.

"Kita minta untuk masing-masing daerah melaporkan jumlah tangkapan ikan di seluruh Indonesia. Sehingga kita tahu stok ikan di negeri ini," ujarnya.

Lalu unregulated, KKP sedang menertibkan para nelayanan yang masih mengunakan alat tangkap sesuai standar. Artinya, ikan yang ditangkap harus sesuai alat yang digunakan, tujuannya agar nelayan tidak asal tangkap ikan.

"Ikan yang ditangkap atau diambil lalu sisanya dibuang ke laut. Kita tidak mau menjadi bangsa yang boros," imbuh Syarif.

Kontributor : Supriyadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Ajak Bertemu, Menteri Susi: Buat Apa?

Sandiaga Ajak Bertemu, Menteri Susi: Buat Apa?

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 22:04 WIB

Alat Deteksi Tsunami Hilang, Polisi Duga Dicuri Nelayan

Alat Deteksi Tsunami Hilang, Polisi Duga Dicuri Nelayan

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 20:40 WIB

Bersihkan Jaring, Nelayan Tangerang Temukan Granat

Bersihkan Jaring, Nelayan Tangerang Temukan Granat

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 02:05 WIB

Cari Ikan di Indonesia, 5 Nelayan Sumut Ditangkap Polisi Malaysia

Cari Ikan di Indonesia, 5 Nelayan Sumut Ditangkap Polisi Malaysia

News | Kamis, 27 September 2018 | 07:27 WIB

Ngaku Lihat Makhluk Halus, Seorang Nelayan Hilang di Sungai Musi

Ngaku Lihat Makhluk Halus, Seorang Nelayan Hilang di Sungai Musi

News | Senin, 24 September 2018 | 07:35 WIB

Terkini

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB