Khawatir Trauma, Keluarga Dilarang Lihat Jenazah Korban Lion Air

Selasa, 30 Oktober 2018 | 16:49 WIB
Khawatir Trauma, Keluarga Dilarang Lihat Jenazah Korban Lion Air
Petugas mengidentifikasi identitas korban Pesawat Lion Air penerbangan JT 610 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (30/10). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigadir Jenderal Arthur Tampi memberikan larangan kepada keluarga untuk melihat langsung korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang sedang diidentifikasi di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati. Larangan melihat jenazah itu disampaikan agar keluarga korban tak mengalami trauma.

"Kalau untuk melihat jenazahnya, tidak kami sarankan karena kondisi yang seperti itu daripada nanti trauma psikisnya terlalu besar. Kami harapkan setelah kami serahkan, tidak dibuka lagi penutup jenazahnya," ujar Arthur di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/10/2018).

Setelah jenazah teridentifikasi, polisi akan memulangkan jasad korban kepada keluarga. Nantinya, tim dokter RS Polri akan memberikan surat keterangan kematian kepada keluarga saat penyeran jasad korban Lion Air itu dilakukan.

"Bahwa waktu identifikasi kita serahkan surat kematiannya. Baru yang tidak teridentifkasi, nanti ada keputusan pengadilan Dukcapil itu mengeluarkan sertifkatnya. Karena ini sangat diperlukan oleh keluarga," tutur Arthur.

Ia menambahkan pihakya telah menerima laporan data dari Posko Ante Mortem sebanyak 185 keluarga korban. Kemudian 72 sudah melakukan tes DNA.

"Sampai saat ini yang kami terima data Antemortem itu sudah 185 dan yang kemudian yang kami ambil DNA-nya sekitar 72 dan masih berlangsung hingga saat ini," tandasnya.

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT 610 lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada pukul 06.20 WIB. Namun, pesawat itu dilaporkan hilang kontak dan terakhir terjatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, kemarin.

Pesawat tujuan ke Pangkal Pinang itu membawa 189 orang termasuk dua pilot dan enam pramugari. Pesawat pun sempat meminta kembali ke Bandara Soekarno-Hatta sebelum akhirnya hilang kontak.

Baca Juga: Ibu: Kenapa Bisa Terjadi Pesawat Jatuh, Anak Saya Cuma Satu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI