Takut Nikah, Bujang Lapuk Justru Gerayangi Gadis SD di Toilet

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 05 November 2018 | 15:58 WIB
Takut Nikah, Bujang Lapuk Justru Gerayangi Gadis SD di Toilet
Muhammad Sholeh, bujang lapuk asal RT28/RW5 Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sudah keterlaluan. Dia tega melakukan perbuatan cabul ke Mawar—bukan nama sebenarnya—hampir lima kali. [Beritajatim]

Suara.com - Muhammad Sholeh, bujang lapuk asal RT28/RW5 Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, sudah keterlaluan. Dia tega melakukan perbuatan cabul ke Mawar—bukan nama sebenarnya—hampir lima kali.

Perbuatan cabul itu kali pertama dilakukan oleh lelaki berusia 55 tahun itu, saat korban dipanggil dan diajak ke toilet yang tidak terpakai di daerah Waru atau sekolah korban menimbah ilmu.

Dalam bangunan bekas toilet itu, siswi SD berusia 10 tahun itu digerayangi dan ditelanjangi. Ia juga melakukan hal tak senonoh saat dalam bangunan tersebut dalam posisi berdiri.

"Aksi bejat itu kali pertama dilakukan pelaku saat Agustus 2018 di toilet tidak terpakai dekat sekolah korban," kata Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Komisaris M Harris, seperti dilaporkan Beritajatim.com, Senin (5/11/2018).

Harris menambahkan, aksi bejat pelaku tak hanya sekali itu. Merasa ketagihan, pelaku kemudian mengulangi perbuatannya. Modusnya korban diiming-imingi mendapat ponsel pintar.

Setelah itu, pelaku yang belum menikah itu kembali melakukan perbuatan cabul dengan menggerayangi bagian sensitif korban.

Kali terakhir, Mawar menolak saat pelaku melakukan perbuatan bejat tersebut dan lari. Alhasil, pelaku mengancam korban.

"Pelaku juga bilang ke korban agar perbuatannya tidak diberitahukan ke orang lain," terang dia.

Aksi kurang ajar tukang pengantar galon air mineral itu terbongkar setelah orang tua korban mengetahui perbuatannya.

Pada aksinya yang kelima, ia tepergok dan dan dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo.

"Kini tersangka kami lakukan penahanan dan akan menjerat korban dengan Pasal 82 UURI no. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI no. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," tegas Harris.

Sholeh mengakui perbuatan yang dilakukannya. Kenapa itu dilakukan? Karena pelaku tertarik dengan korban yang diakuinya cantik. Pelaku sering melihat saat mengantar galon air ke rumah korban.

Pelaku juga pernah berkirim surat kepada korban. Ditanya kenapa usia sudah berkepala lima belum juga menikah? Pelaku mengaku takut tidak bisa memberi nafkah wanita yang dinikahinya.

"Pelaku tak berani nikah takut tidak dapat menafkahi. Tapi perbuatannya malah ngawur dan melawan hukum," kata Kanit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo Ajun Komisaris Laila Rochmawati.

Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul “Kurang Ajar! Bujang Lapuk Takut Nikah, tapi Cabul

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada yang Aneh pada Pilkades Karangpandan, Lihat Balihonya

Ada yang Aneh pada Pilkades Karangpandan, Lihat Balihonya

News | Minggu, 04 November 2018 | 19:10 WIB

Video: Pemotor Matikan Mesin saat Melintasi Rumah Korban Lion Air

Video: Pemotor Matikan Mesin saat Melintasi Rumah Korban Lion Air

News | Jum'at, 02 November 2018 | 14:33 WIB

Istri Baru Bangun Tidur, Dipaksa Suami Threesome di Teras Rumah

Istri Baru Bangun Tidur, Dipaksa Suami Threesome di Teras Rumah

News | Kamis, 01 November 2018 | 19:32 WIB

Dituduh Selingkuh, Halima Satu Tahun Disekap dan Dicelurit Suami

Dituduh Selingkuh, Halima Satu Tahun Disekap dan Dicelurit Suami

News | Kamis, 01 November 2018 | 14:03 WIB

Terkini

AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang

AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:27 WIB

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:22 WIB

Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal

Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:15 WIB

Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok

Zulhas Bongkar Penyebab Minyakita Langka, Ternyata Bukan Soal Stok

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:04 WIB

Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran

Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:58 WIB

33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi

33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:57 WIB

AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran

AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:57 WIB

7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules

7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:45 WIB

Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya

Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:37 WIB

Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religius Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman

Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religius Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:36 WIB