Kubu Prabowo Minta Ma'ruf Amin Introspeksi Soal Ahli Maki-maki

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 06 November 2018 | 14:30 WIB
Kubu Prabowo Minta Ma'ruf Amin Introspeksi Soal Ahli Maki-maki
Maruf Amin. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferry Juliantono merasa tidak tersinggung dengan peryataan Cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin yang menyebut banyak Al-Makiyun atau ahli maki-maki. Namun, Ferry menganggap ucapan tersebut lebih tepat ditukukan kepada Bupati Boyolali Seno Samodro.

Ferry mengganggap Bupati Seno sudah mengeluarkan makian kepada Capres Prabowo saat ikut aksi memprotes pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra soal tampang warag Boyolali beberapa waktu lalu. Ferry kemudian menganggap komunikasi Prabowo sudah lebih baik.

"Pada contoh misalkan (pidato) Boyolali kan jauh banget dari maki-makian orang persertanya juga ketawa-tawa. Justru kemudian malah direspon justru dari pihak luar," kata Ferry kepada Suara.com, Selasa (6/11/2018). 

Selain itu, Ferry pun mengklarifikasi soal pidato Prabowo di Ponorogo, Jawa Timur yang sempat heboh karena terekam memarahi emak-emak yang tidak tertib. Menurutnya hal tersebut wajar dilakukan tanpa memiliki arti memaki. 

"Contoh di Ponorogo kalau tidak salah yang (memarahi) ibu-ibu saya pun kadang-kadang suka mengingatkan tapi bukan maki-maki. Saya rasa harus bisa membedakan antara maki-maki dengan nggak yang maki-maki," ujarnya. 

Ferry justru menyoroti soal pidato Bupati Boyolali yang menurutnya termasuk ke dalam kategori melakukan komunikasi politik secara tidak santun karena melontarkan kata-kata tak sopan dalam orasinya. 

Ferry selanjutnya menanyakan kembali kepada Cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin soal perkataannya yang menyebut banyak ahli maki-maki. Apabila tujuannya untuk kubunya sendiri, Ferry meminta Ma'ruf Amin untuk berintrospeksi.

"Kalau misalkan itu termasuk lebih baik Pak Ma’ruf Amin harus introspeksi juga, jangan-jangan yang disampaikan itu bukan kepada pihak lain, tapi kepada pihak dirinya sendiri dan lingkungannya," pungkasnya. 

Untuk diketahui, Maruf Amin menyebut Indonesia pada zaman kiwari banyak aliran "al-makiyun", maksudnya bukan ahli Mekah, tapi suka memaki-maki.

"Ya sebaiknya dalam berkomunikasi jangan dengan cara maki-maki, tapi dengan cara yang santun," kata Maruf dalam sambutan peresmian Rumah Aspirasi Rakyat #01 di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta, pada Minggu (4/11) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dianggap Merugikan, Kubu Prabowo - Sandiaga Boikot Metro TV

Dianggap Merugikan, Kubu Prabowo - Sandiaga Boikot Metro TV

News | Selasa, 06 November 2018 | 14:08 WIB

Kubu Prabowo Tak Pernah Tawarkan Yusril Ihza Mahendra Gabung

Kubu Prabowo Tak Pernah Tawarkan Yusril Ihza Mahendra Gabung

News | Selasa, 06 November 2018 | 13:48 WIB

Farhat Abbas: Orang Boyolali Lebih Sukses Ketimbang Prabowo

Farhat Abbas: Orang Boyolali Lebih Sukses Ketimbang Prabowo

News | Selasa, 06 November 2018 | 13:21 WIB

Kekhawatiran Tim Prabowo Usai Yusril Jadi Pengacara Jokowi-Ma'ruf

Kekhawatiran Tim Prabowo Usai Yusril Jadi Pengacara Jokowi-Ma'ruf

News | Selasa, 06 November 2018 | 13:04 WIB

Ma'ruf Amin Sebut Janji Prabowo Setop Impor Sangat Mustahil

Ma'ruf Amin Sebut Janji Prabowo Setop Impor Sangat Mustahil

News | Selasa, 06 November 2018 | 11:47 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB