Basarnas Putuskan Perpanjang Masa Evakuasi Korban Lion Air

Bangun Santoso | Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 07 November 2018 | 14:15 WIB
Basarnas Putuskan Perpanjang Masa Evakuasi Korban Lion Air
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Muhammad Syaugi saat menyampaikan penjelasan soal evakuasi korban Lion Air. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Muhammad Syaugi memutuskan memperpanjang masa evakuasi penumpang pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Masa perpanjangan evakuasi ditambah selama tiga hari ke depan dan dikhususkan hanya untuk tim Basarnas.

"Kami memutuskan untuk operasi evakuasi pencarian korban ini kami perpanjang tiga hari khusus untuk tim Basarnas," ujar Syaugi saat konferensi pers di JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (7/11/2018).

Syaugi menjelaskan, keputusan memperpanjang masa evakuasi diambil setelah pihaknya melakukan evaluasi dan melihat langsung kondisi di lokasi pencarian penumpang dan bodi pesawat. Masa evakusi selama tiga hari itu akan difokuskan untuk pencarian penumpang pesawat.

Dengan jumlah personel yang dimiliki Barsanas saat ini yang berjumlah 220 orang serta 60 penyelam menurutnya sangat cukup untuk melakukan proses evakuasi selama masa perpanjangan tersebut.

"Kita ada 220 tim Basarnas. Penyelam totalnya 60 orang siap sedia setiap saat, 40 dikirim ke sana, 20 standby di sini. Sangat cukup untuk melanjutkan operasi 3 hari ke depan," paparnya.

Selain itu, setelah perpanjangan masa evakuasi, nantinya akan dievaluasi kembali. Adapun yang menjadi tolok ukurnya yakni berdasarkan hasil temuan di lapangan.

"Parameter yang utama adalah korban, kalau kemungkinan masih ada bisa ditemukan di perpanjang. Jadi kalau korban besok tidak dapat, kita tunggu sehari lagi, kalo tidak ada ya kita tutup," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Syaugi juga tak lupa mengucapkan rasa terima kasih dan mengapresiasi pihak-pihak terkait yang turut membantu proses evakuasi penumpang dan badan pesawat Lion Air PK-LQT selama sepuluh hari ini.

"Selain tim Basarnas potensi-potensi SAR TNI, Polri, Pertamina, Bakamla, Bea Cukai, KPLP, Polair dan relawan-relawan kami ucapkan terima kasih dan penghargaan serta apresiasi yang tinggi. Sehingga sampai hari ini kita bisa mengevakuasi korban sejumlah 186 kantong jenazah," imbuh Syaugi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Bayi Korban Lion Air JT 610 Belum Terungkap Identitasnya

Dua Bayi Korban Lion Air JT 610 Belum Terungkap Identitasnya

News | Rabu, 07 November 2018 | 13:31 WIB

Update Lion Air JT 610, Tim Penyelam Kesulitan Angkat Kokpit

Update Lion Air JT 610, Tim Penyelam Kesulitan Angkat Kokpit

News | Rabu, 07 November 2018 | 11:40 WIB

Hari Ini Serpihan Kokpit Diangkat, Tim Berharap Ada CVR Lion Air

Hari Ini Serpihan Kokpit Diangkat, Tim Berharap Ada CVR Lion Air

News | Rabu, 07 November 2018 | 10:34 WIB

Bagian Turbin Pesawat Lion Air PK-LQP Kembali Ditemukan

Bagian Turbin Pesawat Lion Air PK-LQP Kembali Ditemukan

News | Rabu, 07 November 2018 | 09:30 WIB

Hari Ini Basarnas Putuskan Kelanjutan Evakuasi Korban Lion Air

Hari Ini Basarnas Putuskan Kelanjutan Evakuasi Korban Lion Air

News | Rabu, 07 November 2018 | 08:15 WIB

Terkini

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:39 WIB

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:38 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:37 WIB

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:29 WIB

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:25 WIB

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:24 WIB

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:14 WIB

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:02 WIB