Investigasi KNKT, Angle of Attack Lion Air JT 610 Sempat Rusak

Reza Gunadha, Muhammad Yasir

Rabu, 07 November 2018 | 18:14 WIB
Investigasi KNKT,  Angle of Attack Lion Air JT 610 Sempat Rusak
Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 melaksanakan prosesi doa bersama dan tabur bunga di titik perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11).[Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi menyampaikan hasil perkembangan proses investigasi pesawat Lion Air JT 610 yang hatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10)  pekan lalu.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menuturkan, kekinian dibantu oleh Singapore Transport Safety Investigation Bureau (TSIB) masih melanjutkan pencarian Cockpit Voice Recorder (CVR) dengan menggunakan KRI Baruna Jaya I.

Selain itu, kata Soerjanto, tim KNKT, Boeing dan General Electric (GE) juga tengah memeriksa bagian pesawat yang sudah dibawa ke Badan Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP) untuk diidentifikasi posisi bagian pesawat.

"Bagian yang sudah ditemukan sebelumnya dan sudah diidentifikasi adalah mesin kiri, main landing gear kanan, bagian dari ekor, bagian badan pesawat pada sektor 43, 44, 46 dan 48 cockpit oxygen bottle pintu penumpang depan kiri dan ujung sayap," kata Soerjanto melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (7/11/2018).

Selain itu, Soerjanto juga mengungkapkan berdasarkan data Flight Data Recorder (FDR) yang telah diunggah, menunjukan terdapat kerusakan pada penunjuk kecepatan atau air speed indicator pada empat penerbangan terkahir.

Pada penerbangan Bali ke Jakarta kata Soerjanto, tercatat pada pesawat terdapat perbedaan Angle of Attack (AOA) indikator.

AOA itu sendiri, lanjut Soerjanto, merupakan indokator penunjuk sikap (attitude) pesawat terhadap arah aliran udara.

Adapun, perbedaan AOA tersebut masih berkaitan dengan kerusakan pada penunjuk kecepatan (air speed indicator).

"Angel of Attack (AOA) sensor telah diganti di Bali pada tanggal 28 Oktober setelah pilot melaporkan adanya kerusakan penunjuk kecepatan," imbuhnya.

baca juga

Kemudian, kata Soerjanto, pada saat penerbangan dari Bali ke Jakarta muncul perbedaan penunjuk AOA yang mana penunjuk AOA sebelah kiri berbeda 20 derajat dibanding yang kanan.

Namun, pilot melakukan beberapa prosedur dan akhirnya dapat mengatasi masalah dan pesawat akhirnya dapat mendarat di Jakarta.

"Keberhasilan pilot menerbangkan pesawat yang mengalami kerusakan ini menjadi dasar KNKT memberikan rekomendasi kepada Boeing untuk disampaikan kepada airlines di seluruh dunia jika memghadapi masalah yang sama," terangnya.

Berdasarkan data yang sudah dikumpulkan KNKT, berikut tindak lanjut investigasi ke depan:

  1. Sudah melakukan interview dengan awak pesawat dan pramugari yang melaksankan tigas terbang dari Manado ke Bali dan Bali ke Jakarta dengan pesawat Lion PK-LQP
  2. Sudah melakukan wawancara dengan teknisi yang melakukan perbaikan di Manado, Bali dan Jakarta
  3. Mengumpulkan dan mengkaji catatan perawatan pesawat, prosedur perawatan pesawat, catatan pelayihan awak pesawat dan teknisi, prosedur terbang bagi pilot
  4. Pencarian CVR untuk mengetahui tindakan yang dilakukan dan koordinasi antar pilot
  5. AOA sensor yang dilepas di Bali sudah dibawa ke KNKT dan selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan di pabrik pembuatan di Chicago
  6. KNKT merencanakan rekonstruksi penerbangan dan melihat dampak yang timbul dari kerusakan AOA sensor di engineering simulator, fasilitas Boeing di Seattle.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bagaimana Cara Maskapai Tarif Murah Raup Keuntungan?

Bagaimana Cara Maskapai Tarif Murah Raup Keuntungan?

Bisnis | Rabu, 07 November 2018 | 17:55 WIB

RS Polri Kumpulkan 70 Data Gigi Korban Lion Air JT 610

RS Polri Kumpulkan 70 Data Gigi Korban Lion Air JT 610

News | Rabu, 07 November 2018 | 16:46 WIB

Seluruh Barang Milik Korban Lion Air akan Diserahkan ke Keluarga

Seluruh Barang Milik Korban Lion Air akan Diserahkan ke Keluarga

News | Rabu, 07 November 2018 | 16:17 WIB

Pak Jokowi, Kami Mohon Temukan Seluruh Jenazah Lion Air

Pak Jokowi, Kami Mohon Temukan Seluruh Jenazah Lion Air

News | Rabu, 07 November 2018 | 16:14 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×