Membayangkan Indonesia Tanpa Lion Air, Apa yang Bakal Terjadi?

Reza Gunadha | Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 07 November 2018 | 19:14 WIB
Membayangkan Indonesia Tanpa Lion Air, Apa yang Bakal Terjadi?
Ilustrasi pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). [Suara.com/Aldie Syaf Buana]

Suara.com - Jatuhnya burung besi bernomor rute JT 610 Jakarta – Pangkal Pinang milik maskapai Lion Air pada hari Senin (29/10) pekan lalu, membuat publik Indonesia terperangah. Sebab, itu adalah kali kesekian pesawat maskapai Singa Merah mengalami kecelakaan.

Selanjutnya, muncul perdebatan di tengah masyarakat mengenai sanksi menutup maskapai Lion Air. Bagi kubu yang pro, sanksi itu wajar karena Lion Air dinilai mengabaikan standar keamanan dan keselamatan penerbangan.

Terkait hal itu, Presiden Direktur Aviatory Indonesia Ziva Narendra mengatakan, dampaknya cukup signifikan jika maskapai Lion Air disetop beroperasi di Indonesia.

Sebab, sebagai maskapai penerbangan bertarif rendah atau low cost carrier alias LCC, keberadaan Lion Air sangat diperlukan.

“Kita harus akui keberadaan LCC seperti Lion Air di negara kepulauan ini sangat membuka banyak sekali peluang keuntungan. Nilai positifnya banyak, rute-rute baru, daerah yang dulu hanya bisa dilalui darat sekarang sudah ada bandaranya,” kata Ziva ditemui di Hotel Millennium, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).

Menurutnya, bila maskapai berlogo Singa Merah itu sampai ditutup, pangsa pasar penerbangan tidak ramai lagi.

Buntut-buntutnya, tutur Ziva, masyarakat tidak punya banyak pilihan soal maskapai penerbangan. Sebab, kata dia, group Lion Air melayani lebih dari 200 penerbangan domestik dalam sehari.

Artinya jutaa penumpang diangkut dalam penerbangan Lion Air setiap hari.

“Jadi kalau ditutup, dampaknya tentu akses yang dilayani di daerah-daerah termasuk daerah tertinggal tiba-tiba tidak akan memiliki opsi yang banyak,” ujar dia.

Selain itu, pasar Lion Air nanti juga tidak akan ‘tersedot’ oleh maskapai lain, saking banyaknya. Setidaknya, sebanyak 30 persen pasar akan terpotong bila Lion Air distop beroperasi.

“Untuk rute, armada, jadwal (penerbangan) Lion Air market sharenya bisa 20-30 persen. Kita siap tidak kehilangan market share, mulai dari Lion Air, Batik Air dan Wings Air (group Lion Air). Jadi kita harus mikir dua kali untuk menutup sebuah maskapai,” kata dia.

Dia mengakui tidak setuju kalau maskapai Lion Air ditutup karena peristiwa kecelakaan pesawat itu baru-baru ini di perairan Tanjung Karawang. Namun, kejadian itu harus jadi pelajaran bagi maskapai dan pemerintah.

“Menutup sebuah maskapai pascakejadian kecelakaan beberapa waktu lalu, apakah itu langkah yang bijaksana. Harus ada introspeksi dari maskapai, tetapi regulasi juga harus menekan. Saya juga tidak setuju karena kejadian kecelakaan langsung ditutup, penyebab kejadian kita juga belum tahu,” tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lion Air Jatuh, Boeing Peringatkan Maskapai-maskapai Langganannya

Lion Air Jatuh, Boeing Peringatkan Maskapai-maskapai Langganannya

Tekno | Rabu, 07 November 2018 | 18:15 WIB

Investigasi KNKT,  Angle of Attack Lion Air JT 610 Sempat Rusak

Investigasi KNKT, Angle of Attack Lion Air JT 610 Sempat Rusak

News | Rabu, 07 November 2018 | 18:14 WIB

Bagaimana Cara Maskapai Tarif Murah Raup Keuntungan?

Bagaimana Cara Maskapai Tarif Murah Raup Keuntungan?

Bisnis | Rabu, 07 November 2018 | 17:55 WIB

RS Polri Kumpulkan 70 Data Gigi Korban Lion Air JT 610

RS Polri Kumpulkan 70 Data Gigi Korban Lion Air JT 610

News | Rabu, 07 November 2018 | 16:46 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB