Soal Pernyataan Buta dan Budeg, Begini Penjelasan Ma'ruf Amin

Bangun Santoso, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 12 November 2018 | 13:25 WIB
Soal Pernyataan Buta dan Budeg, Begini Penjelasan Ma'ruf Amin
Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 Ma'ruf Amin di kediamannya, Minggu (7/10/2018). [Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara]

Suara.com - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01, Ma'ruf Amin mengaku dirinya tak menuduh siapapun perihal soal pernyataanya yang menyebut hanya masyarakat yang buta dan budeg yang masih mempertanyakan kinerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Kalau ada orang yang mengingkari kenyataan, apa yang telah dilakukan oleh pak Jokowi. Kalau ya. Saya nggak nuduh siapa-siapa," ujar Ma'ruf Amin di kediamannnya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Senin (12/11/2018).

Ma'ruf menjelaskan jika masih ada yang mengingkari keberhasilan Jokowi dalam hal membangun infrastruktur, sampai fasilitas kesehatan. Hal tersebut kata Ma'ruf masuk kategori masyarakat yang tak memiliki mata untuk melihat dan telinga untuk mendengar atau budeg.

"Namanya kalau, ya, apa yang sudah dilakukan misalnya infrastruktur, jalan-jalan, lapangan terbang, pelabuhan, pendidikan, fasilitas kesehatan. Kalau mengingkari itu semua itu kan kayak orang buta. Nggak melihat dan kayak orang budeg," kata dia.

"Jadi yang budeg itu kalau ada orang yang tidak menerima itu atau tidak mau mengakui itu kayak orang budeg, kayak orang buta, itu saja," sambungnya.

Ma'ruf Amin tak menuduh pihak siapapun terkait pernyataannya tersebut. Ma'ruf juga menyebut saat ini masyarakat sudah mulai menyadari kinerja Jokowi dalam mensejahterakan rakyat Indonesia.

"Jadi saya tidak menuduh. Andai kata karena itu saya bilang sekarang orang mulai menyadari itu, karena itu tiap hari ada deklarasi. Tidak ada hari tanpa deklarasi. Di mana-mana, Bandung, Jakarta, di Banten terutama di Jawa Barat, itu deklarasi terus bergulir. Artinya orang sudah sangat memahami itu, merasakan kemaslahatan dan kemanfaatannya," paparnya.

Sebelumnya, Ma'ruf Amin menyebut masyarakat telah merasakan dampak dari kinerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam mensejahterakan rakyat Indonesia.

"Masyarakat mulai paham apa yang dilakukan pak Jokowi telah memberikan manfaat, telah memberikan maslahat kepada seluruh masyarakat Indonesia," kata Ma'ruf Amin di Festival Seniman Jalanan "Indonesia Bernyanyi" di Jalan Proklamasi nomor 46, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11/2018).

baca juga

Ma'ruf mengaku mendapatkan cerita dari Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan yang menyebut telah merasakan dampak kinerja Jokowi yang telah memperhatikan masyarakat Papua dan melakukan sejumlah pembangunan infrastruktur.

"Saya dengar dari Gubernur Papua Barat, katanya meraka sudah merasakan (kinerja Jokowi) itu. Jika ditanya jalan ini punya siapa? punya pak Jokowi, dana desa ini punya siapa? punya pak Jokowi, karena pak Jokowi lah pembangunan di daerah ini maju," ujar Ma'ruf.

Ma'ruf Amin pun mengisyaratkan masyarakat seperti tak memiliki mata untuk melihat dan telinga untuk mendengar, yang masih mempertanyakan kinerja Jokowi

"Hanya yang matanya buta, hanya yang telinganya budeg yang tidak melihat dan mendengar tentang (kinerja Jokowi) ini. Makanya harus dibukakan matanya, harus dilubangi telinganya," ujar Ma'ruf lagi.

Karena itu, dengan diadakan Festival Seniman Jalanan, Ma'ruf Amin mengajak para musisi jalanan untuk membuat lagu-lagu tentang kinerja Jokowi.

"Kami berdoa dari nyanyian inilah dapat membukakan mata dan melubangi telinga yang budeg-budeg itu," tutup Ma'ruf Amin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Maruf Amin Damaikan Habib Rizieq dan Kapolri di Aksi 212

Cerita Maruf Amin Damaikan Habib Rizieq dan Kapolri di Aksi 212

News | Senin, 12 November 2018 | 12:10 WIB

Yusril Ihza Mahendra Blak - blakan : Kapan Prabowo Bayar Utang?

Yusril Ihza Mahendra Blak - blakan : Kapan Prabowo Bayar Utang?

wawancara | Senin, 12 November 2018 | 10:57 WIB

Kawasaki W175 Presiden Jokowi: Masih Punya Dua Saudari Lagi !

Kawasaki W175 Presiden Jokowi: Masih Punya Dua Saudari Lagi !

Otomotif | Senin, 12 November 2018 | 10:42 WIB

Kiai dan Ulama NU Jakarta Utara Dukung Jokowi - Maruf Amin

Kiai dan Ulama NU Jakarta Utara Dukung Jokowi - Maruf Amin

News | Senin, 12 November 2018 | 09:45 WIB

Jokowi Yakin Pemuda Indonesia Tak Takut Politik 'Genderuwo'

Jokowi Yakin Pemuda Indonesia Tak Takut Politik 'Genderuwo'

News | Senin, 12 November 2018 | 08:16 WIB

Terkini

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

×