Caleg PKB Dibacok Pria Gondrong, Tangan Kiri Pitung Luka Parah

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 29 November 2018 | 15:06 WIB
Caleg PKB Dibacok Pria Gondrong, Tangan Kiri Pitung Luka Parah
Ilustrasi korban pembacokan. [dok.polisi]

Suara.com - Calon legislatif atau caleg PKB dibacok. Caleg Partai Persatuan Kebangkitan Bangsa itu berasal dasri Kabupaten Mojokerto, Pitung Hariono dibacok. Pelakunya orang tidak waras.

Kejadian tersebut bermula saat petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur, Kota dan Kabupaten Mojokerto ke rumah Mas'ud (30). Mas'ud itu lah sang pelaku pembacokan.

Mas'ud (30), warga Dusun Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto mengalami gangguan jiwa sekira 10 tahun lalu. Petugas datang untuk melakukan proyek pelatihan penangganan orang tak waras. Namun saat diminta untuk mandi, Mas'ud berontak dan mengamuk.

Sejumlah petugas langsung lari, Pitung yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Sambiroto datang ke rumah Mas'ud. Namun justru mendapatkan bacokan di lengan kirinya. Pisau tersebut, Mas'ud ambil dari dapur rumahnya saat petugas lengah. Setelah mendapatkan perawatan, caleg PKB nomor urut 2 ini langsung pulang.

Saat didatangi ke rumahnya, istri Pitung mengaku jika suaminya sedang beristirahat.

"Bapak lagi istrahat, tadi habis jatuh. Jadi tidak berani membangunkan, takut mengganggu. Iya benar, tangan kiri yang luka," ungkapnya, Kamis (29/11/2018).

Sementara itu, Petugas Latihan Kesehatan Jiwa (PLKJ), Dinkes Kota Mojokerto, Nur Aini menjelaskan, jika sakit yang diderita Mas'ud sudah hampir 10 tahun.

"Awalnya hilang empat tahun kemudian kembali katanya dari Gunung Kidul, katanya merantau. Tidak tahu di bawah siapa, masih bujang," ujarnya.

Masih kata petugas PLKJ, petugas datang untuk dalam rangka pelatihan untuk kesehatan jiwa dari petugas puskesmas baik Kabupaten/Kota Mojokerto. Pelatihan diberikan oleh Dinkes Provinsi Jawa Timur, jika ada pasien gangguan jiwa diperlakukan seperti apa, sehingga dilakukan pendekatan. Petugas akhirnya datang ke rumah anak kedua pasangan suami-istri (pasutri), Pi'i (63) dan Jumaidah (58) tersebut.

"Awalnya kenalan biasa reaksinya tapi kemudian Pak Polo datang minta untuk mandi, dikira mau ternyata Pak Polo disingkirkan dan ambil pisau di dapur. Petugas semua akhirnya keluar cari tempat aman, Pak Lurah (Pitung, red) baru datang mau ngajak bicara ternyata ambil pisau. Mengelak ternyata kena di lengan kiri," jelasnya. (BeritaJatim.com)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Ada Lowongan Kerja, Pemuda Bacok Pegawai Cucian Mobil

Tak Ada Lowongan Kerja, Pemuda Bacok Pegawai Cucian Mobil

News | Rabu, 28 November 2018 | 17:36 WIB

Gauli Istri Pria Tua hingga Hamil, Lelaki Gondrong Dibacok

Gauli Istri Pria Tua hingga Hamil, Lelaki Gondrong Dibacok

News | Jum'at, 23 November 2018 | 15:22 WIB

Chat Mesra dengan Istri Orang, Bapak 3 Anak Tewas Dicincang

Chat Mesra dengan Istri Orang, Bapak 3 Anak Tewas Dicincang

News | Jum'at, 23 November 2018 | 07:55 WIB

Kenapa Yoyok Tega Bacok Bayi Rafa Sampai Tewas di Temanggung?

Kenapa Yoyok Tega Bacok Bayi Rafa Sampai Tewas di Temanggung?

News | Selasa, 13 November 2018 | 15:05 WIB

Rohandi Bacok Polisi Sambil Teriak Asma Allah

Rohandi Bacok Polisi Sambil Teriak Asma Allah

News | Jum'at, 09 November 2018 | 10:41 WIB

Terkini

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:17 WIB

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:15 WIB

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:08 WIB

STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata

STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:53 WIB

Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026

Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50 WIB

Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah

Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50 WIB

Sidang Praperadilan, Roy Suryo Minta Hakim Nyatakan Penangkapan hingga Penggeledahan Tak Sah

Sidang Praperadilan, Roy Suryo Minta Hakim Nyatakan Penangkapan hingga Penggeledahan Tak Sah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:45 WIB

Safari Politik Lampung Sepi Massa? Jokowi Dinilai Tak Lagi Mampu Mobilisasi Rakyat Tanpa Alat Negara

Safari Politik Lampung Sepi Massa? Jokowi Dinilai Tak Lagi Mampu Mobilisasi Rakyat Tanpa Alat Negara

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:24 WIB

Pakar UMY Soroti Pengisian Jabatan BUMN: Loyalitas Politik Dinilai Kalahkan Meritokrasi

Pakar UMY Soroti Pengisian Jabatan BUMN: Loyalitas Politik Dinilai Kalahkan Meritokrasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:21 WIB

×