Miris, Alami Gizi Buruk, Rani Malah Ditinggal Kedua Orang Tua

Bangun Santoso

Senin, 03 Desember 2018 | 11:35 WIB
Miris, Alami Gizi Buruk, Rani Malah Ditinggal Kedua Orang Tua
Rani, bocah enam tahun mengalami gizi buruk kini hidup tanpa kedua orang tua. (Dok.Istimewa/Bantennews.co.id)

Suara.com - Rani Maharani (6), bocah asal Kampung Puyuh Koneng Pemaksan, Desa Kencana Harapan, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang, Banten, terkulai lemah karena menderita gizi buruk.

Sejak 2012 lalu, anak dari pasangan Jum’ati dan Akhyar ini sudah menunjukkan kekurangan gizi lantaran ekonomi orangtuanya yang serba terbatas sehingga tak mampu memberikan gizi yang cukup.

Penderitaan Rani bertambah karena ayah ibunya justru pergi meninggalkannya. Kedua orangtua Rani telah bercerai. Sang ayah memilih tinggal di Cianjur, Jawa Barat, sedangkan sang ibu mengadu nasib ke Timur Tengah menjadi tenaga kerja wanita (TKW).

Muhaimin, paman Rani menceritakan, bahwa Jum’ati merupakan adik kandungnya, sedangkan Akhyar adalah warga Cianjur. Setelah menikah mereka pindah ke Cianjur dan membawa Rani yang kala itu masih berusia 8 bulan.

Namun kemudian, pasangan suami istri itu bercerai. Pascalebaran lalu, Rani pun dibawa ke Lebakwangi. Kondisi yang kini dialami oleh Rani tersebut telah dideritanya sejak lahir.

"Dulu lahirnya di Puskesmas Pontang. Bapaknya pisahan (cerai), dia pulang ke sini ke tempat saya. Ibunya ke Arab, sekitar dua bulan lah,” ujarnya seperti dilansir Bantennews.co.id, Minggu (2/12/2018).

Rani merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Saat dilahirkan kondisinya baik baik saja, namun sekarang berat badannya pun hanya sekitar 6 kilogram.

“Adiknya mah sehat dan normal namanya Dimas usianya 1 tahun,” katanya.

Sampai saat ini Rani hanya bisa terbaring di tempat tidur. Dirinya tidak bisa melakukan aktivitas seperti halnya anak anak lain yang seumuran.

baca juga

“Harusnya mah sudah TK dia. Tapi enggak bisa apa apa dia. Kalau makan mah mau tapi disuapin. Terus kalau malam suka rewel, dan susah tidur,” katanya.

Ia menduga Rani mengalami kondisi demikian dikarenakan orang tuanya yang serba terbatas.

“Bapaknya dulu kerja serabutan. BPJS belum punya. Posyandu juga enggak ikut,” tuturnya.

Dirinya berharap keponakannya tersebut bisa sembuh seperti anak lainnya.

“Kalau keinginan mah pengen dibawa (berobat), pengen sehat, pengen sembuh,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bupati Lebak Terbitkan SE Gelar Khataman Al-Quran Pada 2 Desember di Masjid

Bupati Lebak Terbitkan SE Gelar Khataman Al-Quran Pada 2 Desember di Masjid

News | Kamis, 29 November 2018 | 15:04 WIB

Empat Ribu Umat Islam Banten akan Hadiri Reuni Akbar 212 di Monas

Empat Ribu Umat Islam Banten akan Hadiri Reuni Akbar 212 di Monas

News | Kamis, 29 November 2018 | 14:41 WIB

Pekerja Pelabuhan Tewas Mengenaskan Tertimpa Alat Berat di Merak

Pekerja Pelabuhan Tewas Mengenaskan Tertimpa Alat Berat di Merak

News | Rabu, 28 November 2018 | 13:08 WIB

Bupati Irna Narulita Ceburkan Diri ke Sungai yang Tercemar Limbah

Bupati Irna Narulita Ceburkan Diri ke Sungai yang Tercemar Limbah

News | Selasa, 27 November 2018 | 18:40 WIB

Petani Garam di Serang Tertipu Oknum Pejabat KKP Rp 546 Juta

Petani Garam di Serang Tertipu Oknum Pejabat KKP Rp 546 Juta

News | Selasa, 27 November 2018 | 13:52 WIB

Terkini

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

Dijemput Keluarga dan LBH, 34 Orang Pascademo Ricuh di Malioboro Resmi Dipulangkan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:04 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

×