Bau Menyengat, Puluhan Pekerja Pabrik Pengepakan Udang Keracunan

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 05 Desember 2018 | 15:20 WIB
Bau Menyengat, Puluhan Pekerja Pabrik Pengepakan Udang Keracunan
Ilustrasi keracunan. (Shutterstock)

Suara.com - Puluhan pekerja pengepakan udang di PT Panca Mitra Multi Perdana (PT PMMP), Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, keracunan. Mereka diduga keracunan zat kimia yang terhirup saat sedang bekerja di salah satu ruangan pabrik.

"Awalnya saya tidak tahu juga, tadi saat masuk ke ruangan tiba-tiba ada bau menyengat hingga saya mual-mual dan pusing," kata Niwati, salah seorang korban kepada wartawan di ruang nginap Wijaya Kusuma, RSUD Abdoer Rahem Situbondo, Rabu (5/12/2018) seperti dilansir dari Antara.

Niwati menerangkan, berdasarkan informasi yang dihimpun dari pekerja yang lain, bau menyengat dan terhirup puluhan pekerja pabrik pengepakan udang di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, itu berasal dari bahan kimia yang tumpah di ruang pengupasan udang.

"Saya tidak tahu pasti cairan pembersih apa yang tumpah, katanya pembersih mesin," ujarnya.

Sedangkan Kepala Ruangan Wijaya Kusuma RSUD Abdoer Rahem Situbondo, Halin mengemukakan bahwa puluhan pekerja pabrik pengepakan udang (pabrik salem) tiba di rumah sakit dalam kondisinya sesak, lemas, pusing dan mual-mual.

Dari pengakuan korban, katanya, puluhan pekerja borongan itu menghirup bau tidak enak dan para pekerja yang ada di ruangan itu mengalami pusing dan bahkan jatuh pingsan.

"Saat korban tiba di sini, langsung mendapatkan penanganan medis, diinfus dan oksigen. Kalau secara medis diduga keracunan menghirup zat kimia," katanya.

Secara terpisah, Humas PT PMMP Situbondo Eko Kridarso mengatakan para pekerja yang mengalami pusing dan mual-mial tidak kuat menghirup bau kaporit yang biasa digunakan membasmi bakteri.

"Bukan keracunan makanan, tetapi pekerja tidak kuat menghirup bau kaporit. Ini keteledoran karyawan bagian kebersihan, entah kaporit tumpah atau terlalu banyak kaporitnya," ujarnya.

baca juga

Menurut dia, sampai saat ini dari sebanyak 37 orang pekerja yang keracunan menghirup zat kimia kaporit itu, 25 orang diantaranya telah diizinkan pulang dari rumah sakit, sedangkan sisanya masih menjalani perawatan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari 37 orang pekerja pabrik pengepakan udang itu 21 orang dirawat di RSUD Abdoer Rahem Situbondo, 13 korban dirawat di RS Elizabeth dan tiga korban lainnya dirawat di rumah sakit swasta setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kerja Sambil Berdiri Ternyata Bukan Solusi Obesitas

Kerja Sambil Berdiri Ternyata Bukan Solusi Obesitas

Lifestyle | Rabu, 05 Desember 2018 | 14:59 WIB

Jokowi Disebut Prioritaskan Infrastruktur Ketimbang Keamanan di Papua

Jokowi Disebut Prioritaskan Infrastruktur Ketimbang Keamanan di Papua

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 13:31 WIB

Jadi Korban Penembakan di Papua, Keluarga Menanti Keberadaan Agus

Jadi Korban Penembakan di Papua, Keluarga Menanti Keberadaan Agus

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 12:08 WIB

Dilaporkan Perusahaan, Kakek 89 Tahun Jadi Terdakwa Penyerobotan Tanah

Dilaporkan Perusahaan, Kakek 89 Tahun Jadi Terdakwa Penyerobotan Tanah

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 16:20 WIB

Tragedi Berdarah Trans Papua, 31 Pekerja Dibantai KKB Selama Dua Hari

Tragedi Berdarah Trans Papua, 31 Pekerja Dibantai KKB Selama Dua Hari

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 12:40 WIB

Terkini

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:33 WIB

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:27 WIB

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:23 WIB

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:16 WIB

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:51 WIB

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:41 WIB

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 00:58 WIB

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

×