Habib Bahar Tersangka Ujaran Jokowi Banci, Fadli Zon: Tanda-tanda Kekalahan

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 10 Desember 2018 | 11:06 WIB
Habib Bahar Tersangka Ujaran Jokowi Banci, Fadli Zon: Tanda-tanda Kekalahan
Habib Bahar bin Smith (tengah) tiba di gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan, di Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (6/12). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyebut buntut ditetapkannya Habib Bahar bin Smith menjadi tersangka ujaran Jokowi banci, menandakan pemerintah panik. Fadli Zon menuding pemerintah melakukan persekusi dan kriminalisasi.

Fadli Zon pun menilai tindakan yang dilakukan pemerintah itu menjadi pertanda kalau petahana akan kalah di Pilpres 2019. Sebelumnya Fadli sering menyoroti tindakan-tindakan pemerintah terhadap masyarakat yang mengkritik penguasa. Dirinya menyebut itu sebagai bentuk dari persekusi.

Bukan hanya itu, para ulama yang dilaporkan ke pihak kepolisian karena diduga menyebarkan ujian kebencian pun tak luput dari perhatian. Fadli menyebut kalau tindakan itu sebagai bentuk kriminalisasi.

Karena itu Fadli menganggap kalau pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat ini sedang panik karena banyak pihak yang kerap melemparkan kritikan keras.

"Persekusi dan kriminalisasi menunjukkan reaksi kepanikan. Wujud nyata dari tanda-tanda kekalahan," kata Fadli dalam akun Twitter pribadinya @fadlizon yang ditulis, Senin (10/12/2018).

Salah satu yang juga menjadi perhatian Fadli ialah proses hukum yang sedang dijalani Habib Bahar bin Smith. Penceramah nyentrik itu dilaporkan karena dinilai telah menyebarkan ujaran kebencian serta menghina kepala negara dalam isi ceramahnya yang berbunyi 'Jokowi banci'.

Menurut Fadli seluruh pihak harus melihat konteks yang dimaksud dalam ceramah Habib Bahar. Kata Fadli, tujuan Habib Bahar dalam ceramah yang viral di media sosial itu merupakan kritikan untuk pemerintah. Akan tetapi dengan ditetapkan Habib Bahar sebagai tersangka, Fadli menyebut kalau hal itu sudah termasuk sebagai kriminalisasi ulama.

Fadli juga menyimpulkan kalau para tokoh yang dikriminalisasi pemerintah itu sedang di wisuda karena telah menyelesaikan perjuangan melawab kezaliman.

"Mereka yang dikriminalisasi sebenarnya sedang di 'wisuda' menjadi pemimpin dalam perjuangan melawan kezaliman," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditanya Nilai IQ, Fadli Zon Pamer Prestasi Sejak SD

Ditanya Nilai IQ, Fadli Zon Pamer Prestasi Sejak SD

News | Minggu, 09 Desember 2018 | 12:57 WIB

Fadli Zon: Status Tersangka Habib Bahar bin Smith Terlalu Dipaksakan

Fadli Zon: Status Tersangka Habib Bahar bin Smith Terlalu Dipaksakan

News | Minggu, 09 Desember 2018 | 12:41 WIB

e-KTP Dijual Bebas, Fadli Zon Sebut Kemendagri Amatiran

e-KTP Dijual Bebas, Fadli Zon Sebut Kemendagri Amatiran

News | Minggu, 09 Desember 2018 | 05:16 WIB

Sandiaga: Ulama di Sekeliling Saya Mengeluh Jadi Target Kriminalisasi

Sandiaga: Ulama di Sekeliling Saya Mengeluh Jadi Target Kriminalisasi

News | Sabtu, 08 Desember 2018 | 20:46 WIB

Habib Bahar TSK, Sandi: Hukum Jangan Tajam ke Oposisi, Tumpul ke Penguasa

Habib Bahar TSK, Sandi: Hukum Jangan Tajam ke Oposisi, Tumpul ke Penguasa

News | Sabtu, 08 Desember 2018 | 19:23 WIB

Terkini

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

News | Senin, 02 November 2026 | 17:43 WIB

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

News | Senin, 02 November 2026 | 17:41 WIB

Buntut Geledah Ponpes Pakai Senjata, Kapolri Resmi Copot Kapolres Sukoharjo!

Buntut Geledah Ponpes Pakai Senjata, Kapolri Resmi Copot Kapolres Sukoharjo!

News | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon

Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon

News | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!

Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

BFI Finance Perluas Layanan Pembiayaan Berjaminan Mobil Listrik Lewat Dana Express Mobil

BFI Finance Perluas Layanan Pembiayaan Berjaminan Mobil Listrik Lewat Dana Express Mobil

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 17:36 WIB

Bukti Biaya Hidup Warga RI Naik

Bukti Biaya Hidup Warga RI Naik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 17:32 WIB

Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi

Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 17:31 WIB

Son Suk Ku dan Park Bo Young Dipastikan Bintangi Film Kiss For Tomorrow

Son Suk Ku dan Park Bo Young Dipastikan Bintangi Film Kiss For Tomorrow

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:30 WIB

Tunggakan Sewa Manahan Persis Solo, Penegak Hukum Didesak Telusuri Dugaan Pelanggaran

Tunggakan Sewa Manahan Persis Solo, Penegak Hukum Didesak Telusuri Dugaan Pelanggaran

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 17:24 WIB

×