Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tak Ditahan, Ini Alasannya

Iwan Supriyatna | Walda Marison | Suara.com

Senin, 07 Januari 2019 | 14:54 WIB
Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tak Ditahan, Ini Alasannya
Ilustrasi berita hoaks [Suara.com]

Suara.com - Karopenmas Div Humas Mabes Polri, Brigejen Pol Dedi Prasetya membenarkan jika pihaknya telah menangkap pelaku baru dalam kasus penebaran hoaks 7 kontainer berisi surat suara telah tercoblos. Namun pelaku baru ini tidak ditahan untuk waktu lama.

Alasannya karena pelaku hanya berperan menyebarkan berita ini dari jaringan WhatsApp, bukan sebagai pembuat hoaks atau penyebar pertama. Hal itu dikatakannya saat ditemui di Mabes Polri, Senin (7/1/2019).

"Kalau yang 3 meneruskan ini dalam hasil pemeriksaan dia kooperatif juga. Dan dia juga tidak hanya mengulangi perbuatannya, mereka juga masyarakat biasa," ujar Dedi.

Dedi melanjutkan pelaku ketiga ini sama nasibnya dengan para pelaku sebelumnya. Mereka hanya diberikan peringatan hingga kemudian dibebaskan.

"Yang memang perlu edukasi lagi, agar tidak terulang kembali mengulangi perbuatan seperti itu. Artinya kita selalu ajak masyarakat untuk betul cerdas dan bijak menggunakan medsos," terangnya.

J merupakan pelaku ketiga dari dua pelaku yang ditahan sebelummya yakni HY dan LS. Peran J diketahui hanya sebagai penyebar berita hoaks sama seperti yang dilakukan HY dan LS.

"Saat ini ditangani oleh tim gabungan Polres Brebes dan Polda Jawa Tengah, yang J ini sama dengan dua tersangka pertama kali diamankan yaitu HY, dan LS. Dia memiliki peran menerima konten tanpa harus mengklarifikasi langsung memviralkan baik melalui akun FB maupun WA grup," bebernya.

Dengan ditahannya J tidak membuat polisi berhenti mencari pelaku lain dalam kasus ini. Polisi masih memburu otak dari penyebar hoaks tersebut.

Polisi masih mengejar keberadaan dari kreator pembuat hoaks dan buser. Buser ini bertugas menyebarkan berita hoaks tersebut untuk pertama kali.

"Fokus dari tim siber ini adalah kreator sama busernya. Kreator ini yang paling bertanggung jawab untuk membuat berita hoaks tersebut. Tim buser memiliki tugas yang memviralkan pertama kali ke seluruh akun, ya pemburuan sampai saat ini tim masih terus bekerja," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hoaks 7 Kontainer Surat Suara, Dirjen Bea Cukai Cek Kontainer dari Cina

Hoaks 7 Kontainer Surat Suara, Dirjen Bea Cukai Cek Kontainer dari Cina

News | Senin, 07 Januari 2019 | 14:06 WIB

Romahurmuziy Nilai Prabowo - Sandiaga Produksi Hoaks untuk Menang

Romahurmuziy Nilai Prabowo - Sandiaga Produksi Hoaks untuk Menang

News | Senin, 07 Januari 2019 | 06:50 WIB

Andi Arief Ancam Geruduk Rumah Sekjen PDIP sampai Stafsus Jokowi

Andi Arief Ancam Geruduk Rumah Sekjen PDIP sampai Stafsus Jokowi

News | Senin, 07 Januari 2019 | 05:50 WIB

Terkini

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB