Array

Kementan Kenalkan Calon Varietas Unggul Padi Tipe Khusus

Kamis, 24 Januari 2019 | 16:24 WIB
Kementan Kenalkan Calon Varietas Unggul Padi Tipe Khusus
Petani bisa mendaftar asuransi pertanian menggunakan aplikasi SIAP. (Dok:Kementan)

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menetapkan tujuh calon varietas sebagai Varietas Unggul Baru (VUB) yang memenuhi syarat untuk segera diluncurkan dan disebarluaskan ke petani. Penggunaan VUB ini dipastikan dapat menjadi faktor utama yang mendukung peningkatan produksi dan produktivitas, serta ekspor pangan, khususnya beras nasional.

"Kami bersama Tim Penilai Pelepasan Varietas Tanaman Pangan memutuskan, sebanyak tujuh galur harapan atau calon varietas diyatakan lulus atau memenuhi syarat untuk segera diluncurkan," kata Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Priatna Sasmita, di Hotel Salak, Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Pada sidang sementara pelepasan calon varietas padi tersebut, Priatna mengatakan, ketujuh calon varietas yang dinyatakan lulus tersebut adalah lima varietas padi tipe khusus dan dua varietas untuk lahan tadah hujan.

"Untuk tipe khusus, ada beras basmati bernama Baroma, yaitu Beras Panjang Beraroma, bertekstur pera, dengan potensi hasil 9,18 ton/ha dan kadar amililosa 25,55 persen. Bila dibandingkan dengan aslinya, tipe ini lebih tahan terhadap hama dan penyakit," terang Priatna.

Varietas kedua yang dijelaskan Priatna merupakan beras merah aromatik bernama Pamera (Padi Merah Beraroma), yang memiliki teksur sedang, dengan potensi hasil hinggal 11,33 ton/ ha. Ketiga adalah padi beras merah bernama varietas Panelen, yaitu padi merah memilki tekstur pulen dengan potensi hasil 11,91 ton/ha.

Lebih lanjut Priatna mengatakan, Kementan juga berhasil menghasilkan varietas padi tipe khusus bernama Jeliteng, yaitu beras hitam dengan tekstur pulen, yang memiliki potensi hasil 9,87 ton/ha, dan varietas padi  Paketih, yaitu padi ketan putih yang memiliki potensi hasil 9,46 ton/ha.

Beragamnya varietas baru tersebut, tambah Priatna, sangat berguna bagi sektor pertanian. Varietas-varietas yang telah dirilis akan menjadi sumber daya genetik yang dapat dijadikan pilihan bagi petani dalam menentukan varietas yang cocok untuk wilayahnya.

"Hari ini, kita juga menetapkan dua calon varietas padi unggul baru tadah hujan dengan nama Inpari GSR Rainfed dan Kaligung. Besok kita akan lanjutkan sidang untuk set usulan padi hibrida, potensi hasil tinggi dan padi fungsional," ujarnya lagi.

Di akhir penjelasannya, Priatna mengatakan, ketersediaan varietas-varietas yang dapat menjadi pilihan ini akan memudahkan petani melakukan pergiliran varietas. Kini semakin banyak varietas yang berdaya hasil tinggi dan adaptasinya pun luas, sehingga dapat memudahkan diseminasi varietas, terutama untuk menunjang program pemerintah mewujudkan swasembada pangan dan kesejahteraan petani.

Baca Juga: Kementan Targetkan Swasembada Pajale di Tahun 2019

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI