YLKI: Bioskop Lebih Baik Tayangkan Indonesia Raya daripada Iklan Pemerintah

Reza Gunadha | Achmad Fauzi
YLKI: Bioskop Lebih Baik Tayangkan Indonesia Raya daripada Iklan Pemerintah
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, di Jakarta, Jumat (28/7/2017). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

"Kenapa Kemenpora enggak pede, kalau konsepnya bagus, ketimbang bioskop menayangkan iklan-iklan pemerintah," ujarnya

Suara.com - Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi menilai, Kementerian Pemuda dan Olahraga kurang percaya diri alias pede menerapkan imbauan kepada pengunjung bioskop agar mau menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum menikmati film.

Karena ketidakpercayaan diri tersebut, menurut Tulus, Kemenkominfo mencabut surat imbauan yang baru berusia dua hari tersebut. Padahal, sambung Tulus, konsep imbauan tersebut bagus untuk menumbuhkan rasa nasionalisme.

"Kenapa Kemenpora enggak pede, kalau konsepnya bagus, ketimbang bioskop menayangkan iklan-iklan pemerintah," ujarnya saat dihubungi, Jumat (1/2/2019).

Sebelumnya, foto sepucuk surat berkop Kementerian Pemuda dan Olahraga serta diteken Menteri Imam Nahrawi , mengenai imbauan kepada pengunjung bioskop menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum menikmati pemutaran film, membuat heboh publik.

Namun sebelum imbauan itu diterapkan, Kementerian Pemuda dan Olagraga mencabut imbauan nyanyikan Indonesia Raya sebelum nonton bioskop. Alasannya karena menimbulkan kegaduhan.

Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto menjelaskan, imbauan Menpora Imam Nahrawi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum menonton film dicabut karena menimbulkan kontroversi.

"Betul sudah dicabut," kata Gatot saat dihubungi, Jumat.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS