Pesan-pesan Pedas Pembaca Suara yang Boleh Diketahui Fadli Zon

Reza Gunadha

Senin, 11 Februari 2019 | 14:27 WIB
Pesan-pesan Pedas Pembaca Suara yang Boleh Diketahui Fadli Zon
[Suara.com/Aldie Syaf Bhuana]

Suara.com - Fadli Zon lagi-lagi menjadi buah bibir dalam perbincangan publik, setelah menelurkan puisi kontroversial.

Puisi tersebut bertajuk Doa yang Ditukar, yang dibuatnya tanggal 3 Februari 2019. Berikut isi puisi itu:

Doa yang Ditukar// Doa sakral// Seenaknya kau begal// Disulam tambal// Tak punya moral// Agama diobral// Doa sakral// Kenapa kau tukar// Direvisi sang Bandar// Dibisiki kacung makelar// Scenario berantakan bubar// Pertunjukan dagelan vulgar.

Doa yang ditukar//Bukan doa otentik//Produk rezim intrik//Penuh cara-cara licik//Kau penguasa tengik.

Ya Allah//Dengarlah doa-doa kami//Dari hati pasrah berserah//Memohon pertolonganMu// Kuatkanlah para pejuang istiqomah// Di jalan amanah.

Fadli Zon membuat puisi berjudul Doa yang Ditukar untuk menanggapi momen Mbah Moen yang salah ucap doa saat duduk di samping Jokowi menjadi perbincangan. Kala itu, Mbah Moen justru mengucap nama Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto saat berdoa yang seharusnya ditujukan untuk Capres nomor urut 1 Jokowi.

Sejumlah pihak lantas mempertanyakan sosok ‘kau’ dalam puisi Fadli itu dan menganggap sosok ‘kau’ yang dimaksud adalah Mbah Moen.

Fadli kemudian menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Dia menjawab bahwa sosok yang dia maksud bukanlah Mbah Moen. Fadli juga menegaskan bahwa dirinya sangat menghormati sang kiai.

"Saya menulis itu tak ada sedikit pun maksud untuk menyindir kiai, tapi untuk sang makelar doa yang mengubah doa," kata Fadli Zon, seusai menghadiri HUT Gerindra di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/2/2019).

baca juga

Menurutnya, doa yang diucapkan kali pertama oleh Mbah Moen saat berada di sisi Presiden Jokowi adalah doa orisinal.

"Justru yang diucapkan Kiai (doa untuk Prabowo) itu yang sakral, yang orisinil, yang otentik. Jadi salah orang yang mengira bahwa (puisi) itu untuk Kiai," jelas Fadli Zon.

Namun, puisi Fadli Zon terlanjur menggegerkan. Tak kurang dari Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, putri bungsu Gus Dur Alissa Wahid, hingga Kiai Asep Saifuddin Chalim yang mempertanyakan maksud puisi tersebut.

Bahkan, Kiai Asep menuding Wakil Ketua DPR RI itu kelewatan. “Fadli Zon itu kurang ajar. Boleh dia berdalih kalau ’kau’ di puisinya itu siapa saja. Tapi kita semua tahu itu adalah Kiai Maimun Zubair, Mbah Moen. Apalagi di situ disebut bandar. Bandar ini kan konotasinya negatif. Ada bandar narkoba, ekstasi, judi, dan lainnya,” kata Kyai Asep.

“Sebagai umatnya Kiai Maimun Zubair, wajib marah kita. Kalau tidak, akan menjadi lebih kelewatan dia itu nanti. Harus itu marah,” tambahnya.

[Suara.com/Facebook]
[Suara.com/Facebook]

Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah itu mendesak agar Fadli Zon meminta maaf secara terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahok Masuk PDIP, Fadli Zon: Partai Gerindra Untung

Ahok Masuk PDIP, Fadli Zon: Partai Gerindra Untung

News | Minggu, 10 Februari 2019 | 16:19 WIB

Fadli Zon: Penghargaan Kemerdekaan Pers Untuk Jokowi Sangat Ironis

Fadli Zon: Penghargaan Kemerdekaan Pers Untuk Jokowi Sangat Ironis

News | Minggu, 10 Februari 2019 | 10:40 WIB

Gus Yasin Beberkan Inti Pertemuan Mbah Moen dengan Abdul Somad

Gus Yasin Beberkan Inti Pertemuan Mbah Moen dengan Abdul Somad

News | Minggu, 10 Februari 2019 | 06:18 WIB

Ustaz Abdul Somad Sowan ke Mbah Moen, Dapat Nasihat Hikmah di Balik Takdir

Ustaz Abdul Somad Sowan ke Mbah Moen, Dapat Nasihat Hikmah di Balik Takdir

News | Sabtu, 09 Februari 2019 | 18:04 WIB

Menag: Tanya ke Fadli Zon, Masa Harus Komentari Puisi Orang

Menag: Tanya ke Fadli Zon, Masa Harus Komentari Puisi Orang

News | Jum'at, 08 Februari 2019 | 13:28 WIB

Terkini

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 18:21 WIB

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:14 WIB

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:10 WIB

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:05 WIB

5 Lip Balm Rasa Strawberry untuk Bibir Lembap dan Berwarna

5 Lip Balm Rasa Strawberry untuk Bibir Lembap dan Berwarna

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

3 Anime Netflix Terbaru November 2026, Ada Steampunk hingga Fantasi Gelap

3 Anime Netflix Terbaru November 2026, Ada Steampunk hingga Fantasi Gelap

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

Gebrakan Bahlil: Ekspor Tambang dan Gas RI Wajib Langsung Tanpa Transit Singapura

Gebrakan Bahlil: Ekspor Tambang dan Gas RI Wajib Langsung Tanpa Transit Singapura

Video | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi

Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 17:55 WIB

×