Singgung Beda Kubu Terkait Pilpres, Jokowi Ceritakan Konflik di Afghanistan

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 28 Februari 2019 | 16:41 WIB
Singgung Beda Kubu Terkait Pilpres, Jokowi Ceritakan Konflik di Afghanistan
Presiden Jokowi saat hendak bertolak Jawa Barat. (Foto Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga persatauan dan kesatuan meski berbeda pilihan politik di Pemilu 2019. Jokowi tidak ingin perbedaan pilihan Capres dan Cawapres membuat antar warga tidak saling sapa.

Dalam kesempatan ini, Jokowi sempat bercerita saat bertemu dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani beserta istrinya Rula Ghani. Jokowi mulai membandingkan antara Indonesia yang damai dengan Afghanistan yang sedang terjadi konflik.

Jokowi berharap tidak ada konflik di Indonesia saat Pemilu 2019.

"Pertama saya ingin sampaikan bahwa di Afghanistan memiliki 7 suku, di Indonesia 714 suku. Dan kurang lebih 40 tahun yang lalu karena konflik dua suku di Afghanistan yang satu membawa teman dari negala luar, negara lain dan yang satu membawa teman dari luar dari negara lain akhirnya dua suku tersebut menjadi berperang. Dan sudah 50 tahun sampai sekarang tidak terselesaikan," tutur Jokowi saat memberikan sambutan pada Harlah ke-46 PPP di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (28/2/2019).

Mendengar cerita tersebut langsung dari Rula Ghani, Jokowi mengaku mendapat masukan dari Ibu Negara Afghanistan terkait menjaga persatuan di Indonesia. Jokowi diminta untuk segera bisa menyelesaikan jika terjadi konflik antar suku atau agama.

"Presiden Jokowi hati-hati konflik antar suku ini segera padamkam apalagi yang menyangkut agama," ujar Jokowi mengulang pesan dari Rula Ghani.

Jokowi lantas mengkaitkan adanya potensi konflik karena beda pilihan Pilpres 2019. Mengingat menjelang pencoblosan 17 April mendatang  hoaks dan fitnah bermunculan.

Ia pun mengajak elite politik dan timses pasangan calon untuk menggunakan cara-cara yang sehat tanpa melukai sesama anak bangsa karena urusan Pilpres 2019.

"Jangan karena urusan politik pilihan bupati, wali kota, gubernur, presiden, aset terbesar, modal tebesar kita persatuan menjadi terganggu. Gara-gara hoaks, gara-gara fitnah, ghibah, kabar bohong yang sekarang ini tidak hanya muncul ke media sosial tapi mumcul dari pintu ke pintu, rumah ke rumah," ujarnya.

baca juga

Terkait kabar bohong dan fitnah, Jokowi mengaku sudah menginstruksikan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar dapat menindak tegas para pelaku hoaks menjelang pemilihan umum 17 April 2019.

"Saya mengajak semuanya untuk berani merespon ini segera. Bukan barang yang sepele ini hati-hati serta tegas saya bilang ke Kapolri, tindak tegas kepada siapa pun yang mengganggu persatuan bangsa kita dengan cara menyebarkan hoaks dari pintu ke pintu dan media sosial. Ini saya sampaikan karena semakin mendekati 17 April," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Lepaskan Tembakan ke Arah Kericuhan Dekat Lokasi Kampanye Prabowo

Polisi Lepaskan Tembakan ke Arah Kericuhan Dekat Lokasi Kampanye Prabowo

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 16:02 WIB

Rommy: PPP yang Tidak Dukung Jokowi - Maruf Amin Bukan Kader Partai

Rommy: PPP yang Tidak Dukung Jokowi - Maruf Amin Bukan Kader Partai

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 15:43 WIB

JK: Jokowi Tidak Akan Otoriter, Kalau yang Sebelah Saya Tak Tahu

JK: Jokowi Tidak Akan Otoriter, Kalau yang Sebelah Saya Tak Tahu

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 15:34 WIB

Buat Gerakan Kampung Jokowi, Cara Relawan Tangkal Hoaks

Buat Gerakan Kampung Jokowi, Cara Relawan Tangkal Hoaks

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 13:20 WIB

Terkini

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:25 WIB

Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam

Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:01 WIB

×