Bagi-bagi Sembako Viral, TKN Bandingkan Kasus Hoaks Emak-emak di Karawang

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 01 Maret 2019 | 15:17 WIB
Bagi-bagi Sembako Viral, TKN Bandingkan Kasus Hoaks Emak-emak di Karawang
Jubir TKN Jokowi - Ma'ruf Amin Ace Hasan Syadzily. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN), Ace Hasan Syadzily mengaku tak ambil pusing dengan video viral bagi-bagi sembako yang menggunakan atribut tim sukses pasangan nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin. Bahkan, dia mendorong agar pihak yang mengetahui soal kasus itu untuk melaporkan pelakunya ke Bawaslu bila hal itu dianggap melanggar Undang-undang pemilu. 

"Iya dilaporkan saja, sederhana. Kalau memang dinilai melanggar hukum. (Tapi) saya belum lihat videonya. Sebaiknya dilaporkan saja ke pihak Bawaslu kalau memang ada bukti-bukti," kata Ace di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jumat (1/3/2019).

Di sisi lain, Ace memandang apa yang dilakukan oleh relawan Jokowi - Maruf Amin selama ini tidak pernah masuk ke dalam pelanggaran undang-undang pemilu. Dirinya lantas membandingkan dengan apa yang dilakukan oleh relawan pendukung Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Karawang, Jawa Barat.

Saat itu tiga relawan emak-emak yang tergabung dalam kelompok relawan Partai Emak-Emak Pendukung Prabowo - Sandiaga (PEPES) mendatangi satu rumah dan mengatakan kalau Jokowi menang maka pernikahan sejenis akan diperbolehkan.

"Bukan hoaks seperti yang disebarkan ibu-ibu yang ada di Karawang itu ya," pungkasnya.

Sebelumnya, beeredar sebuah video emak-emak dikasih beras bansos atau bantuan sosial dan menyatakan dukungan ke Jokowi - Maruf Amin di Pilpres 2019. Video itu ada di sebuah desa di Sukabumi, Jawa Barat.

Kepala Desa Sinaresmi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Miftahudin mengakui videi itu. Dia mengatakan saat itu tengah dilakukan pembagian beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kantor Desa Sinaresmi.

Dalam video berdurasi 31 detik tersebut, tampak sejumlah ibu rumah tangga memegang beras satu karung dan mengucapkan terima kasih atas program BPNT yang di terima warga. Namun pada detik terakhir ada teriakan dengan menyebut nomor satu dan ibu rumah tangga menyautinya dengan kata lanjut.

"Benar bahwa ibu - ibu dalam video tersebut adalah warga kami dan itu saat pembagian beras BPNT Selasa kemarin," ujar kepada Desa Sinaresmi, Miftahudin kepada sukabumiupdate.com, saat dihubungi melalui via telepon, Rabu (27/2/2019).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pidato di Munajat 212, Bawaslu Segera Panggil Ketua MPR Zulkifli Hasan

Pidato di Munajat 212, Bawaslu Segera Panggil Ketua MPR Zulkifli Hasan

News | Jum'at, 01 Maret 2019 | 11:36 WIB

Bawaslu Selidiki Dugaan Kampanye Kepala Kemenag Serang di Depan Guru

Bawaslu Selidiki Dugaan Kampanye Kepala Kemenag Serang di Depan Guru

News | Jum'at, 01 Maret 2019 | 11:28 WIB

HNW Sesalkan Adanya Kericuhan di Yogyakarta Saat Prabowo Kampanye

HNW Sesalkan Adanya Kericuhan di Yogyakarta Saat Prabowo Kampanye

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 15:54 WIB

Debat Pilpres Terakhir Bakal Digelar 13 April, Ini Tema yang Akan Dibahas

Debat Pilpres Terakhir Bakal Digelar 13 April, Ini Tema yang Akan Dibahas

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 07:18 WIB

Cegah Money Politik, Bawaslu Semarang Gelar Sosialisasi Goes To Argorejo

Cegah Money Politik, Bawaslu Semarang Gelar Sosialisasi Goes To Argorejo

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 03:00 WIB

Terkini

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26 WIB

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras

Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara

Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:15 WIB

×