Temuan Warganet, Lagu Goyang Jempol Jokowi Gaspol Plagiat Lagu Rusia?

Rendy Adrikni Sadikin

Rabu, 13 Maret 2019 | 13:33 WIB
Temuan Warganet, Lagu Goyang Jempol Jokowi Gaspol Plagiat Lagu Rusia?
Video klip Goyang Jempol Jokowi Gaspol. [Youtube]

Suara.com - Lagu 'Goyang Jempol Jokowi Gaspol' belakangan ini tengah menggoyang jagat maya. Jogetnya pun khas. Tinggal gerakkan jempol, tubuh pun mengikuti!

Tembang itu diproduseri oleh Kill the DJ, rapper asal Yogyakarta. Lagu itu merupakan bentuk kampanye kreatif untuk pasangan calon presiden petahana nomor urut 1, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

Video lagu itu juga diunggah rapper pemilik nama asli Marzuki Mohamad tersebut melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya, @killthedj, Senin (11/3/2019).

Di tengah viralnya lagu itu, ada beberapa tudingan dari warganet yang ramai di Twitter mengenai lagu 'Goyang Jempol Jokowi Gaspol'.

Beberapa dari mereka menilai lagu tersebut menjiplak lagu folk Rusia berjudul, 'Katyusha'. Warganet pun ramai membandingkannya melalui kolom komentar.

"Kek kek mirip kudengar, kek mananya?" cuit warganet pengguna akun @rorigolan sambil mengunggah rekaman video lagu tersebut.

"Lah itu kan lagu Katyusha, folk song Rusia menceritakan tentang seorang gadis yang ditinggal pacarnya ke medan perang," cuit akun @henprem.

"Hmm... saya baru liat video ini. Kirain cuman plagiat 1 - 2 bait. Ternyata semuanya yak," kicau akun @mcpoop8.

"Ini lagu duplikat dari Rusia iya," cuit akun @msupriyanto321.

Kemiripan itu juga disinggung oleh sastrawan Saut Situmorang melalui akun Twitter miliknya, @AngrySipelebegu pada 12 Maret silam.

"Kok mirip ya lagu folk Rusia ini dengan "GOYANG JEMPOL JOKOWI GASPOL"?! Katyusha () - Aleksandr Marshal & Valeria Kurnushkina (2013) - YouTube," cuit Saut Situmorang.

Banyak dari warganet yang menagih klarifikasi dari Kill the DJ sekaligus produser lagu 'Goyang Jempol Jokowi Gaspol' tersebut.

"Kok belum ada klarifikasi soal temuan kemungkinan plagiasi karya Anda ini? Kalau memang tidak njiplak ya diklarifikasi saja prosesnya. Bagi creator tuduhan plagiat itu serius, gak bisa dicuekin," cuit akun @NOTASLIMBOY.

Ada warganet yang membandingkan sikap frontal Kill the DJ ketika lagu 'Jogja Istimewa' diganti liriknya untuk kampanye Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Ketika itu, Kill the DJ 'mencak-mencak' setelah beredar video sekelompok perempuan menyanyikan lagu 'Jogja Istimewa' yang liriknya diganti.

"Maling laguuuu bangs*t !!! Yang gak terima bukan cuma saya sebagai pemilik hak cipta, orang Jogja juga gak akan terima lagu ini dipakai buat kampanye Pilpres !!!" tulisnya melalui akun @killthedj pada 14 Januari 2019 silam.

Sikap keras Kill the DJ terkait plagiarisme ketika itu disentil oleh sejumlah warganet.

"Belum lama lho si pengarang lagu @killthedj misuh-misuhi pengupload video ibu-ibu yang menyanyikan "Jogja Istimewa" yang katanya lagu karangan orisinil dia untuk sebuah acara kampanye. Katanya nggak rela lagunya dijiplak. Ternyata kelakuan dia kok seperti itu. Pantesnya disebut apa itu lae?" cuit akun @TheKopRossonero.

Hingga berita ini disusun belum ada klarifikasi atau konfirmasi langsung dari rapper Kill the DJ.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ajak Mahasiswa Coblos Satu, Menristekdikti: Jangan Coblos Dua di Pilpres

Ajak Mahasiswa Coblos Satu, Menristekdikti: Jangan Coblos Dua di Pilpres

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 13:13 WIB

Jokowi Mau Punya Menteri Ekspor, Rizal Ramli: Pecat Mendag yang Raja Impor

Jokowi Mau Punya Menteri Ekspor, Rizal Ramli: Pecat Mendag yang Raja Impor

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 11:50 WIB

Fahri Hamzah Ungkap Perbedaan Jokowi dan Prabowo saat Kampanye

Fahri Hamzah Ungkap Perbedaan Jokowi dan Prabowo saat Kampanye

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 11:23 WIB

Jokowi - Ma'ruf Amin Gelar Pertemuan Tertutup di Istana

Jokowi - Ma'ruf Amin Gelar Pertemuan Tertutup di Istana

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 21:04 WIB

Terkini

Cafe deClan Signature Milik Siapa? Diduga Jadi 'Gudang Uang' Jampidsus Febrie Adriansyah

Cafe deClan Signature Milik Siapa? Diduga Jadi 'Gudang Uang' Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:08 WIB

AHY Gaungkan 'Silaturahmi 360', Demokrat Bakal Keliling Temui Semua Parpol

AHY Gaungkan 'Silaturahmi 360', Demokrat Bakal Keliling Temui Semua Parpol

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:33 WIB

TNI Buka Suara soal Prajurit Bersenjata di Rumah Jampidsus: Bukan Terkait Penyidikan

TNI Buka Suara soal Prajurit Bersenjata di Rumah Jampidsus: Bukan Terkait Penyidikan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:03 WIB

Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah

Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:35 WIB

Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara

Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:07 WIB

50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'

50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:03 WIB

Penggeledahan Serentak di 12 Titik, Polisi Telusuri Dugaan Pencucian Uang Kasus Korupsi BUMN

Penggeledahan Serentak di 12 Titik, Polisi Telusuri Dugaan Pencucian Uang Kasus Korupsi BUMN

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:44 WIB

Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa

Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:08 WIB

Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?

Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:05 WIB

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:33 WIB

×