4 Anak Kecil Jadi Tumbal Kekejian Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru

Bangun Santoso

Kamis, 21 Maret 2019 | 09:38 WIB
4 Anak Kecil Jadi Tumbal Kekejian Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru
Bunga-bunga yang diletakkan warga Christchurch, Selandia Baru, di depan Masjid Al Noor yang menjadi lokasi penembakan massal pada Jumat (15/3/2019). [Marty Melville/AFP]

Suara.com - Teroris supremasi kulit putih yang melancarkan penembakan masjid di Selandia Baru pekan lalu teridentifikasi tidak melepaskan perempuan maupun anak kecil saat ia menembaki orang yang sedang Salat Jumat.

Sedikitnya 50 orang Muslim wafat dan banyak lagi cedera ketika Brenton Tarrant (28), pria kelahiran Australia, memasuki Masjid An-Nur dan Linwood di Kota Christchurch, Selandia Baru dan melepaskan tembakan secara membabi buta di kedua masjid tersebut.

Tarrant telah didakwa melakukan pembantaian dan ditahan di penjara dengan pengamanan maksimal di Auckland tanpa akses ke media cetak atau daring.

Empat anak kecil yang berusia di bawah 18 tahun meninggal dalam pembunuhan darah dingin dan anak-anak lain masih dirawat di beberapa rumah sakit yang berdekatan dengan lokasi penembakan, tulis kantor berita Anadolu, Kamis (21/3/2019) pagi.

Mucad Ibrahim

Mucad Ibrahim, yang berusia tiga tahun dan dilahirkan di Selandia Baru dari keluarga asal Somalia, sejauh ini adalah anak paling kecil yang dikonfirmasi telah meninggal di Masjid An-Nur.

Saudara dan ayahnya selamat dalam penembakan teroris itu dengan berpura-pura mati. Tapi Mucad, yang terlalu kecil untuk memahami apa yang sedang terjadi, berdiri dan berlari.

Ia ditembak dan meninggal di pelukan ayahnya.

"Ia adalah Kiwi yang dilahirkan sebagai Muslim yang penuh energi, cinta dan kebahagiaan," kata keluarganya di dalam satu pernyataan.

baca juga

Kiwi adalah nama sebutan yang digunakan masyarakat internasional buat orang dari Selandia Baru.

"Ia dikenang di masyarakat kami sebagai anak kecil yang berasal bukan dari apa-apa selain perwujudan belas kasih, kedamaian dan cinta Tuhan, " kata mereka.

"Mengetahui bahwa Selandia Baru dan seluruh dunia berdiri di belakang anak lelaki kami, kembali meyakinkan kami bahwa kekerasan dan rasisme tidak diterima di dunia kami," kata mereka.

Kata-kata kakaknya di Facebook masih berkumandang.

"Merindukanmu saudaraku tercinta," katanya.

Rabu (20/3) malam, warga Christchurch membentuk pagar betis mengelilingi jemaah salat Magrib di depan Masjid Al Noor. [Anthony Wallace/AFP]
Rabu (20/3) malam, warga Christchurch membentuk pagar betis mengelilingi jemaah salat Magrib di depan Masjid Al Noor. [Anthony Wallace/AFP]

Abdullah Dirie

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pria di UEA Dipecat karena Latah 'Rayakan' Serangan Selandia Baru di Medsos

Pria di UEA Dipecat karena Latah 'Rayakan' Serangan Selandia Baru di Medsos

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 06:29 WIB

Warga Jaga Jemaah Salat Magrib depan Masjid Al Noor Christchurch

Warga Jaga Jemaah Salat Magrib depan Masjid Al Noor Christchurch

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 18:49 WIB

Geng Motor Paling Ditakuti di Selandia Baru Jaga Masjid saat Muslim Jumatan

Geng Motor Paling Ditakuti di Selandia Baru Jaga Masjid saat Muslim Jumatan

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 13:14 WIB

Video Live Pembantaian di Masjid Selandia Baru Disaksikan 4.000 Kali

Video Live Pembantaian di Masjid Selandia Baru Disaksikan 4.000 Kali

Tekno | Rabu, 20 Maret 2019 | 06:49 WIB

Tahan Emosi, Paramedis Gambarkan 'Sungai Darah' di Masjid Christchurch

Tahan Emosi, Paramedis Gambarkan 'Sungai Darah' di Masjid Christchurch

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 17:32 WIB

Terkini

Transaksi Digital di Livin' by Mandiri Tumbuh 22 Persen

Transaksi Digital di Livin' by Mandiri Tumbuh 22 Persen

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Menyelami Dunia Filateli, Saat Sejarah dan Kisah Dunia Tersimpan dalam Prangko

Menyelami Dunia Filateli, Saat Sejarah dan Kisah Dunia Tersimpan dalam Prangko

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla

Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla

Riau | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Orang Dalam Berkhianat! Eks Satpam Dalangi Pencurian Kabel Rp480 Juta di Lampung Tengah

Orang Dalam Berkhianat! Eks Satpam Dalangi Pencurian Kabel Rp480 Juta di Lampung Tengah

Lampung | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:45 WIB

ICCN Sampaikan 10 Manifesto Suara Ekraf Indonesia Lewat Pertunjukan Teatrikal di WCCE 2026

ICCN Sampaikan 10 Manifesto Suara Ekraf Indonesia Lewat Pertunjukan Teatrikal di WCCE 2026

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Perhatikan Urutan Skincare, Ini 7 Cara Mencegah agar Sunscreen Tidak Pilling

Perhatikan Urutan Skincare, Ini 7 Cara Mencegah agar Sunscreen Tidak Pilling

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:20 WIB

SGER Lunasi Obligasi Senilai Rp273,64 Miliar

SGER Lunasi Obligasi Senilai Rp273,64 Miliar

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Belajar Atur Waktu Layar Anak Lewat Buku Cerita Gara-Gara Game Online

Belajar Atur Waktu Layar Anak Lewat Buku Cerita Gara-Gara Game Online

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Kali Bekasi Kembali Menghitam dan Berbusa

Kali Bekasi Kembali Menghitam dan Berbusa

Foto | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Tak Sekadar Syarat Keberangkatan, Mengapa Pemeriksaan Kesehatan Calon Pekerja Migran Penting?

Tak Sekadar Syarat Keberangkatan, Mengapa Pemeriksaan Kesehatan Calon Pekerja Migran Penting?

Health | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:57 WIB

×