Usai Penembakan, Polisi Wanita di Selandia Baru Kenakan Hijab Saat Bertugas

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 26 Maret 2019 | 16:18 WIB
Usai Penembakan, Polisi Wanita di Selandia Baru Kenakan Hijab Saat Bertugas
Polisi wanita berhijab di Selandia Baru pasca serangan teror (Stuff)

Suara.com - Suara.com – Insiden penembakan di dua masjid di Christchurch Selandia Baru pada Jumat (15/3/2019) menyisakan duka mendalam bagi umat muslim. Sejak kejadian itu, sejumlah polisi wanita pun mengenakan hijab saat berjaga di Christchurch untuk menghormati umat muslim yang mnjadi korban.

Sejumlah foto polisi wanita berhijab mendadak viral di media sosial. Memakai hijab bagi para polisi wanita ini dilakukan usai Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengenakan hijab sehari pasca serangan teror terjadi.

Suara.com melansir dari Stuff,Selasa (26/3/2019), salah satu jurnalis Stuff yakni Alden Williams berhasil mengabadikan salah satu foto polisi wanita yang mengenakan hijab. Petugas polisi itu diketahui bernama Michelle Evans yang sedang berjaga di Memorial Park Cemetery saat proses pemakaman para korban penembakan.

“Ini merupakan foto yang mengkombinasikan rasa hormat, khidmat dan perlindungan,” ujar Williams.

Evans tampak cantik mengenakan hijab berwana hitam dan ada setangkai bunga mawar yang ditempel di dadanya. Tangannya pun tampak memegang erat senapan semi-otomatis Bushmaster.

Dalam proses pemakaman yang berlangsung, mayoritas jurnalis dan media fokus pada prosesi penguburan korban penembakan yang dilakukan oleh Brenton Harrison Tarant (28). Penampilan para petugas polisi yang berhijab pun tak diperhatikan.

“Saya telah lama memfoto polisi dan kegiatannya. Tapi kombinasi antara hijab, senapan, dan bunga mawar belum pernah saya lihat sebelumnya. Terlebih, jika dia hanya mengenakan satu barang itu saja sudah bermakna berbeda,” ungkap Williams.

Williams juga mengunggah beberapa foto polisi berhijab melalui akun media sosial Instagram miliknya. Foto-foto itu pun mendapatkan respon positif dari warganet dibandingkan foto Williams lainnya.

“Ada yang berkomentar foto ini sangat luar biasa, cantik dan kuat,” tutur Williams.

Dalam serangan teror mengerikan yang terjadi di Masjid Al Noor dan Linwood ada sebanyak 50 orang tewas dan 50 orang lainnya mengalami luka-luka. Kini pelaku penembakan sedang menjalani persidangan di Selandia Baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masjid di AS Diduga Dibakar, Ada Jejak Grafiti Penembakan Selandia Baru

Masjid di AS Diduga Dibakar, Ada Jejak Grafiti Penembakan Selandia Baru

News | Selasa, 26 Maret 2019 | 09:03 WIB

Majelis Muslim Prancis Gugat Facebook Karena Video Teroris Selandia Baru

Majelis Muslim Prancis Gugat Facebook Karena Video Teroris Selandia Baru

Tekno | Senin, 25 Maret 2019 | 22:15 WIB

Menlu Retno Puji PM Selandia Baru Soal Respons Penembakan di Masjid

Menlu Retno Puji PM Selandia Baru Soal Respons Penembakan di Masjid

News | Senin, 25 Maret 2019 | 04:00 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB