Bejat! Oknum Guru SD Cabuli Belasan Murid di Ruang Kepala Sekolah

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 29 Maret 2019 | 13:49 WIB
Bejat! Oknum Guru SD Cabuli Belasan Murid di Ruang Kepala Sekolah
Ilustrasi pelaku pencabulan anak di Surabaya. (Beritajatim.com)

Suara.com - Warga di Kenagarian Taeh Baruah, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat digegerkan oleh perilaku menyimpang seorang oknum guru SD honorer berinisial YT yang terbongkar telah mencabuli sejumlah muridnya. Aksi itu terbongkar pada Rabu (27/3/2019) setelah keluarga korban mengepung rumah pelaku.

Dilansir dari laman Covesia.com (jaringan Suara.com), dari pengusutan polisi, aksi bejat itu diketahui telah berlangsung sejak 2017 lalu. Demi merayu murid-muridnya, sang guru cabul tersebut mengiming-imingi nilai bagus kepada muridnya hingga memberikan uang jajan Rp 5 ribu.

Bagi siswa yang menolak, maka diancam akan diberi nilai yang jelek.

"Perbuatan tersebut dilakukan tersangka di rumah dinas dan beberapa ruangan yang ada di sekolah. Salah satunya adalah ruang kepala sekolah," ujar Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, AKP Ilham Indarmawan seperti dilansir dari Covesia.com, Jumat (29/3/2019).

Ruang kepala sekolah itu dipakai sebagai ajang aksi cabul guru YT saat kepala sekolah tidak ada di sekolah. Pencabulan itu kadang juga dilakukan pelaku di rumah dinas guru yang lokasinya satu komplek dengan sekolah.

Kepada polisi, pelaku mengaku terakhir kali mencabuli muridnya adalah pada Sabtu malam, 2 Februari 2019 sekitar pukul 22.00 WIB. Pencabulan terakhir itu dilakukan pelaku di rumah dinas guru yang ditempatinya.

Korban akibat perilaku menyimpang guru YT itu dilaporkan mencapai 12 orang yang jumlahnya bisa saja bertambah. Di mana kasus ini masih dikembangkan kepolisian.

Gelagat Aneh

Masih dari Covesia.com, Karwidarsov selaku kepala SD tempat guru FY mengajar mengatakan, pelaku ternyata sudah menunjukkan gelagat aneh sejak 6 bulan terakhir.

Ia sempat merekomendasikan YT untuk berhenti mengajar. Namun, ditolak oleh komite sekolah dan wali murid. Bahkan selepas itu, YT sering membawa pisau ke sekolah saat mengajar.

“Enam bulan yang lalu sudah saya rekomendasikan untuk berhenti, karena ada gelagat yang aneh-aneh dalam diri dia. Hanya saja apa itu saya tidak tahu. Bahkan saat rapat dengan komite sekolah dan wali murid, pernah saya rekomendasikan untuk diberhentikan. Tapi ditolak. Setelah itu, kerap kali dia bawa pisau ke sekolah dan mengajar," ungkap Karwidarsov kepada Covesia.com saat dikonfirmasi, Jumat (29/03/2019).

Dengan ditolaknya rekomendasi itu, Karwi mengaku susah untuk mengambil keputusan sepihak. Ditambah lagi keseharian YT di lingkungan sekolah terbilang cukup baik. Bahkan di mata para wali murid, ia adalah sosok yang kreatif dan pintar.

“Saya akui dia adalah orang yang pintar dan kreatif. Dia bisa komputer dan mengajar sangat cakap. Ditambah lagi dia aktif mengajar pramuka di sekolah. Makanya mudah mengambil hati komite sekolah dan wali murid. Tapi setiap melihat dia, ada saja hal mengganjal di hati saya. Ini guru ada hal yang aneh yang dia perbuat," kata Karwi.

Bahkan Karwi juga sempat memperingatkan YT untuk tidak membuka bimbel pada malam hari di rumah dinasnya. Sebab, yang diajar adalah anak-anak SD yang notabene masih kecil. Hal-hal buruk bisa saja terjadi pada malam hari.

"Pernah saya tegur untuk tidak membuka jam bimbel pada malam hari di rumah dinas. Ditambah lagi rumah itu di lingkungan sekolah. Tapi tidak digubris oleh YT," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayah Gauli Anak Kandung di Kamar Mandi

Ayah Gauli Anak Kandung di Kamar Mandi

News | Senin, 25 Maret 2019 | 01:00 WIB

Ada 6 Korban, Guru SD Jambak Rambut Siswinya Lalu Dicabuli di Kelas

Ada 6 Korban, Guru SD Jambak Rambut Siswinya Lalu Dicabuli di Kelas

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 19:19 WIB

Nasib Pilu Siswi SMP di Kapuas Usai 6 Hari Kabur Bareng Pacar

Nasib Pilu Siswi SMP di Kapuas Usai 6 Hari Kabur Bareng Pacar

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 09:11 WIB

Diburu Polisi, Caleg Cabuli Putri Kandung Terdeteksi Ada di Depok

Diburu Polisi, Caleg Cabuli Putri Kandung Terdeteksi Ada di Depok

News | Sabtu, 16 Maret 2019 | 06:57 WIB

Polda Metro Siap Bantu Tangkap Caleg PKS Terduga Pencabulan Putri Kandung

Polda Metro Siap Bantu Tangkap Caleg PKS Terduga Pencabulan Putri Kandung

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 11:21 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB