Mensos : Indonesia harus Optimistis Manfaatkan Perkembangan Industri

Fabiola Febrinastri

Selasa, 02 April 2019 | 09:14 WIB
Mensos : Indonesia harus Optimistis Manfaatkan Perkembangan Industri
Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam "Peningkatan Peran serta Masyarakat dalam Pembangunan Nasional", di Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Senin (1/4/2019). (Dok : Kemensos)

Suara.com - Jika ingin menjadi bangsa maju dan sukses, Indonesia harus optimistis memanfaatkan perkembangan industri. Demi mencapai kesejahteraan sosial, masyarakat Indonesia harus mampu beradaptasi menghadapi revolusi industri 4.0.

Hal ini dikemukakan Menteri Sosial (Mensos), Agus Gumiwang Kartasasmita.

"Kita harus optimistis dapat memanfaatkan perkembangan industri untuk membawa Indonesia lebih maju dan sejajar dengan negara-negara lainnya. Kita ingin sukses bersaing dan bersanding dengan bangsa lain dalam memasuki revolusi industri secara bermartabat, artinya kita sukses dengan tetap menampilkan jati diri bangsa," tuturnya, dalam "Peningkatan Peran serta Masyarakat dalam Pembangunan Nasional", di Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Senin (1/4/2019).

Mensos mengatakan, Pilar Sosial harus siap memperkecil dampak sosial negatif revolusi industri 4.0. Kini saatnya Pilar Sosial merapatkan barisan, menguatkan sinergi dan jaringan kerja demi mendukung pemerintah mewujudkan masyarakat sejahtera.

Pilar Sosial adalah potensi sumber kesejahteraan sosial yang bermitra dengan pemerintah dalam memberikan pelayanan sosial yang terbaik bagi masyarakat Indonesia. Pilar Sosial terdiri dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Karang Taruna.

Keduanya merupakan ujung tombak penanganan masalah sosial, terutama pada situasi darurat seperti peristiwa bencana.

"Di era keterbukaan ini, kita harus memberikan jalan dan arahan bagi masyarakat untuk menjadi relawan sosial. Banyak orang ingin melakukan kebaikan, tapi tidak menemui jalannya. Di era revolusi 4.0, kemudahan untuk membangun, mengembangkan dan mempertkuat kreativitas dapat dilakukan dengan dukungan kemajuan teknologi digital. Salah satu idenya melalui crowdfunding," terang Agus, di hadapan 700  peserta kegiatan yang terdiri dari 236 orang TKSK, 214 orang PSM, dan 250 orang Karang Taruna ini.

Di saat ini pula, lanjutnya, Pilar Sosial harus terbuka membangun jejaring kerja dan bertukar informasi untuk membangun aliansi dalam menangani masalah sosial. Aliansi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan pemangku kepentingan lain harus terjadi.

Teknologi Beri Kemudahan bagi Masyarakat
Menurut Mensos, seiring dengan semakin terbukanya informasi dan teknologi digital, telah banyak kemudahan dan manfaat yang dirasakan masyarakat. Namun pada saat yang sama ada juga dampak negatif, seperti maraknya hoaks.

baca juga

"Oleh karena itu, saya menyambut baik dilakukannya Deklarasi Anti Hoaks oleh Pilar Sosial. Hoaks akan sangat kontraproduktif dalam usaha kita membangun bangsa," katanya.

Ia menyebut jika Pilar Sosial sudah berkomitmen memberantas hoaks, berarti juga turut menjadi bagian dari upaya mencegah masalah sosial dan untuk melindungi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dari bahaya pengaruh hoaks.

"Saya berharap, kemitraan kita diperluas dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pengabdian Pilar Sosial kepada masyarakat, mewujudkan kemandirian, apresiasi kepada masyarakat yang telah membantu pemerintah dalam mewujudkan kemandirian masyarakat dan pembangunan nasional. Kita bersyukur, Presiden, Joko Widodo telah memberikan perhatian kepada masyarakat, antara lain dengan penambahan anggaran bantuan sosial," katanya.

Sementara itu di tempat yang sama, Plh Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Marjuki, didampingi Kepala Biro Humas, Sonny W Manalu, menjelaskan, kegiatan kali ini merupakan bagian dari upaya penguatan peran masyarakat dalam pengentasan masalah sosial di Indonesia.

"Masyarakat harus dilibatkan, karena mereka merupakan mitra pemerintah dalam pembangunan sosial," terang Marjuki.

Untuk meningkatkan kapasitas pilar sosial, pada kegiatan ini juga diberikan materi tentang konsep Pengisian Jabatan pegawai pemerintah dengan perjanjin kerja (PPPK) dari Biro Organisasi dan Kepegawain Kemsos dan materi tentang Pilar Sosial sebagai Garda Terdepan dalam mengawal Akuntabilitas Program oleh Inspektur Jenderal Kemsos, serta Stategi Penanganan Hoaks dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial ini juga disosialisasikan kepada Pilar Sosial bahwa Kemensos telah menerapkan Pengendalian Berbasis Masyarakat, melalui Nota Kesepahaman antara Kemensos dengan Polri tentang Bantuan Pengamanan dan Penegakan Hukum Penyalur Bantuan Sosial.

"MoU ini bertujuan untuk mengamankan Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Sosial kepada penerima manfaat sesuai dengan prinsip 6 tepat, yaitu tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat jenis dan tepat cara," katanya.

Turut mendampingi Mensos dalam kunjungan ini Sekjen Kemensos Hartono Laras, Irjen Dadang, Staf Khusus Menteri Febri Hendri, dan para pejabat Eselon 2 Kemensos.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekrutmen Pejabat Baru, Kemensos : Proses Berjalan Akuntabel

Rekrutmen Pejabat Baru, Kemensos : Proses Berjalan Akuntabel

News | Senin, 01 April 2019 | 08:00 WIB

Ciptakan Kemandirian, Kemensos Beri Pelatihan Agrobisnis pada Eks Napi

Ciptakan Kemandirian, Kemensos Beri Pelatihan Agrobisnis pada Eks Napi

Bisnis | Selasa, 26 Maret 2019 | 10:05 WIB

Perangi Kemiskinan, Kemensos Naikkan Jumlah Keluarga Penerima Manfaat

Perangi Kemiskinan, Kemensos Naikkan Jumlah Keluarga Penerima Manfaat

News | Kamis, 07 Februari 2019 | 08:35 WIB

Polri dan Kemensos Bentuk Satgas Amankan Bantuan Sosial

Polri dan Kemensos Bentuk Satgas Amankan Bantuan Sosial

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 11:22 WIB

Terkini

Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig

Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Didakwa Palak Izin Tambang dan Air Tanah Rp4,09 Miliar, Mantan Kadis ESDM Jatim Tak Ajukan Eksepsi

Didakwa Palak Izin Tambang dan Air Tanah Rp4,09 Miliar, Mantan Kadis ESDM Jatim Tak Ajukan Eksepsi

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Pesona Anak Bungsu Eks Pelatih Timnas Indonesia Diprediksi Bakal Bersinar di Eropa

Pesona Anak Bungsu Eks Pelatih Timnas Indonesia Diprediksi Bakal Bersinar di Eropa

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Tak Cuma Bali, 10 Provinsi Juga Sedang Alami Kelangkaan BBM Subsidi

Tak Cuma Bali, 10 Provinsi Juga Sedang Alami Kelangkaan BBM Subsidi

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Polisi Gandeng TNI dan BNN Gerebek Narkoba di Langkat, Lokasi Sepi Cuma Dapat Bong dan Timbangan

Polisi Gandeng TNI dan BNN Gerebek Narkoba di Langkat, Lokasi Sepi Cuma Dapat Bong dan Timbangan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Korban Serangan Brutal Eks Bomber Timnas Indonesia Buka Suara: Mental Saya Berantakan

Korban Serangan Brutal Eks Bomber Timnas Indonesia Buka Suara: Mental Saya Berantakan

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Gugat UU Cipta Kerja, Solidaritas Perempuan Sebut Hukum Masih Pakai Standar Laki-Laki

Gugat UU Cipta Kerja, Solidaritas Perempuan Sebut Hukum Masih Pakai Standar Laki-Laki

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Gandeng Yoo Young-jin dan Sunny SNSD, Ini Gebrakan Baru Lee Soo Man Lewat Agensi A2O Entertainment

Gandeng Yoo Young-jin dan Sunny SNSD, Ini Gebrakan Baru Lee Soo Man Lewat Agensi A2O Entertainment

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Jelang Lawan Klub Vietnam, Persib Dapat Suntikan Tenaga Pemain Berbandrol Rp10,43 Miliar

Jelang Lawan Klub Vietnam, Persib Dapat Suntikan Tenaga Pemain Berbandrol Rp10,43 Miliar

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Tak Perlu Server Cloud, Mini PC Asus Ini Bisa Jalankan AI Lokal!

Tak Perlu Server Cloud, Mini PC Asus Ini Bisa Jalankan AI Lokal!

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:25 WIB

×