Momen Memalukan Perdana Menteri Australia, Berbahasa China ke Orang Korea

Dany Garjito | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Selasa, 16 April 2019 | 20:55 WIB
Momen Memalukan Perdana Menteri Australia, Berbahasa China ke Orang Korea
Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, menghadiri KTT G20 di Argentina pada November 2018. [AFP/Ludovic Marin]

Suara.com - Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mengalami kejadian memalukan ketika kampanye. Ia salah mengira orang Korea sebagai orang China.

Diberitakan The Independent, pada Sabtu (13/4/2019) kemarin Scott Morrison turun ke jalan-jalan di Sydney. Ia menyapa masyarakat untuk pertama kalinya setelah mengumumkan bahwa pemilihan parlemen akan digelar pada 18 Mei 2019.

Pemimpin Partai Liberal ini memilih pinggiran kota Strathfield yang multikultural sebagai tempat untuk pembukaan kampanyenya.

Di sana Scott Morrison bertemu seorang wanita berkemeja putih dan berkacamata hitam. Ia pun berjabat tangan dengannya, sebelum sebuah momen memalukan kemudian terjadi.

Disaksikan banyak wartawan, Scott Morrison mengatakan "Halo, apa kabar? Ni hao, apa kabar?"

'Ni hao' diketahui merupakan bahasa Mandarin untuk 'halo'.

"Tidak, tidak, tidak, saya orang Korea," jawab wanita itu.

Scott Morrison pun diam sejenak untuk mendengarkan wanita itu, tetapi kemudian menyapa orang lain. Suasana yang canggung itu terjadi setelah ia mengunjungi sebuah restoran Korea di Strathfield, yang memiliki populasi migran China dan Korea yang cukup besar.

Kejadian ini langsung viral di media sosial dan mengundang reaksi berupa ejekan dan ungkapan kekecewaan dari warganet. Scott Morrison sekonyong-konyong dianggap rasis oleh banyak orang.

"Strathfield memiliki populasi orang Korea yang tinggi. Menganggap mereka orang China itu rasis dan cukup bodoh," tulis seorang pengguna Twitter.

"Kebijakan pertama saya jika terpilih, memberi pelatihan 'Orang Asia yang mana ini?' untuk Scott Morrison," canda komedian Sydney, Michael Hing.

Padahal, sebelum terjadi blunder itu, Scott Morrison baru saja menyiratkan bahwa Partai Buruh, saingannya, memiliki masalah rasisme.

Pernyataan itu ia sampaikan di konferensi pers setelah wakil pemimpin oposisi Tanya Plibersek mengatakan bahwa warga Australia tidak bisa mengandalkan perusahaan pertambangan India untuk mendapatkan pekerjaan.

"Pada pemilu baru-baru ini, Michael Daley (politikus Partai Buruh) mengatakan, orang Asia akan mengambil pekerjaan Anda. Sekarang ada Tanya Plibersek, yang akan menjadi wakil perdana menteri, mengatakan bahwa bisnis India tidak dapat menciptakan lapangan kerja," kata Scott Morrison.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yoo Yeon Seok dan Lee Se Young Resmi Bintangi Princess Covet the Scholar

Yoo Yeon Seok dan Lee Se Young Resmi Bintangi Princess Covet the Scholar

Your Say | Minggu, 19 April 2026 | 08:29 WIB

LG Siap Hadapi Gempuran Produk China, Fokus Inovasi Bukan Perang Harga

LG Siap Hadapi Gempuran Produk China, Fokus Inovasi Bukan Perang Harga

Tekno | Sabtu, 18 April 2026 | 12:45 WIB

BMW Sebut Mobil China Hanya Mengancam Dominasi Merek Jepang dan Korea

BMW Sebut Mobil China Hanya Mengancam Dominasi Merek Jepang dan Korea

Otomotif | Jum'at, 17 April 2026 | 20:50 WIB

Signal 2 Diisukan Gagal Tayang Tahun Ini di tvN, Pachinko Jadi Pengganti?

Signal 2 Diisukan Gagal Tayang Tahun Ini di tvN, Pachinko Jadi Pengganti?

Your Say | Jum'at, 17 April 2026 | 11:29 WIB

Mengintip Pengembangan Robot Cerdas Sektor Energi di Guangdong

Mengintip Pengembangan Robot Cerdas Sektor Energi di Guangdong

Foto | Jum'at, 17 April 2026 | 08:00 WIB

Konser CNBLUE di ICE BSD Digelar Besok, Ini Jadwal Masuk hingga Soundcheck

Konser CNBLUE di ICE BSD Digelar Besok, Ini Jadwal Masuk hingga Soundcheck

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 07:00 WIB

Siap Nonton MONSTA X di Jakarta? Ini Jadwal Penukaran Tiket dan Rundown Konsernya

Siap Nonton MONSTA X di Jakarta? Ini Jadwal Penukaran Tiket dan Rundown Konsernya

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 06:00 WIB

Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan

Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan

Entertainment | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?

Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?

News | Kamis, 16 April 2026 | 16:02 WIB

Luka yang Tidak Selesai: Membaca Trauma Han Seol-ah dalam Sirens Kiss

Luka yang Tidak Selesai: Membaca Trauma Han Seol-ah dalam Sirens Kiss

Your Say | Kamis, 16 April 2026 | 18:25 WIB

Terkini

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:35 WIB

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:30 WIB

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:25 WIB

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:07 WIB

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:35 WIB

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:31 WIB

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:27 WIB

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:19 WIB

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:07 WIB

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

News | Minggu, 19 April 2026 | 08:04 WIB