Pakai Bahasa Madura, Begini Imbauan Mahfud MD Soal Pemilu 2019

Angga Roni Priambodo | Suara.com

Rabu, 17 April 2019 | 10:06 WIB
Pakai Bahasa Madura, Begini Imbauan Mahfud MD Soal Pemilu 2019
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Sebagai seorang tokoh besar, nama Mahfud MD memang selalu ditunggu-tunggu statement-nya. Dalam pemilu legislatif dan khususnya Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ini pun demikian, banyak orang yang menunggu pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.

Melalui akun media sosialnya, berulang kali Mahfud mengimbau kepada masyarakat untuk ikut menyukseskan gelaran pemilu pada 17 April 2019 ini. Meski sebenarnya ditunggu-tunggu warganet, tak sekalipun pakar hukum berdarah Madura itu secara tegas mengungkapkan siapa yang akan dipilihnya dalam pemilihan presiden periode 2019-2024.

Belakangan, di media sosial, beredar video pria yang menetap di Yogyakarta ini memberikan imbauan dalam bahasa Madura kepada masyarakat yang akan menyalurkan hak pilihnya dalam Pemilu, Rabu (17/4/2019) ini.

"Tidak boleh anda memilih orang, wakil rakyat atau presiden yang suka memecah belah. Orang yang tidak bersatu karena agamanya lalu didiskriminasi," buka Mahfud dalam video tersebut.

Ia juga menekankan, agar masyarakat hadir ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) serta memilih pemimpun atau wakil rakyat yang sudah nyata terbukti, yang sudah nyata bisa merawat negara. Ia berpesan untuk jangan sampai memilih orang yang emosional dan nekat.

"Pilih orang yang tenang, kalem tapi menjanjikan kebaikan bagi kita semua warga negara Indonesia," tandasnya.

Yang menarik, saat memberikan pendapatnya, dirinya sempat mempraktikkan gerakan seperti memukul-mukul sesuatu saat memberikan penekanan pada frasa "Jangan sampai pilih orang yang emosional, nekat," di dalam nukilan video tersebut. Meski begitu, dalam video berdurasi 51 detik itu, tak sekalipun Mahfud MD menyinggung nama.

Seperti diketahui, hari ini masyarakat Indonesia akan merayakan demokrasi. Selain memilih calon yang akan duduk di parlemen, masyarakat juga akan memilih presiden periode 2019-2024. Calon 01 yaitu Joko Widodo-Ma'ruf Amin melawan paslon nomor 02 yaitu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Sri Mulyani Nyoblos Berbaju Putih dan Jeans, Ngaku Sudah Biasa

Menkeu Sri Mulyani Nyoblos Berbaju Putih dan Jeans, Ngaku Sudah Biasa

News | Rabu, 17 April 2019 | 09:58 WIB

Unggah Foto Jokowi - Prabowo Tertawa Bersama, Vicky Shu : Bismillah...

Unggah Foto Jokowi - Prabowo Tertawa Bersama, Vicky Shu : Bismillah...

Entertainment | Rabu, 17 April 2019 | 09:56 WIB

Amien Rais Minta Masyarakat Foto Lembar C1 untuk Hindari Kecurangan

Amien Rais Minta Masyarakat Foto Lembar C1 untuk Hindari Kecurangan

News | Rabu, 17 April 2019 | 09:43 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB