Partai Nasdem Kuasai Pileg DPR-RI di Sulawesi Tengah

Chandra Iswinarno | Suara.com

Senin, 13 Mei 2019 | 20:22 WIB
Partai Nasdem Kuasai Pileg DPR-RI di Sulawesi Tengah
Perolehan suara Pileg DPR RI di Sulsel. [Antara]

Suara.com - Partai besutan Surya Paloh, Nasional Demokrat (Nasdem) berhasil mengungguli partai politik dalam perolehan suara untuk pemilihan legislatif DPR RI di Provinsi Sulawesi Tengah.

Dari hasil rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara calon anggota dewan perwakilan rakyat dari setiap kabupaten/kota di wilayah Provinsi Sulteng, pada Senin (13/5/2019), Partai Nasdem berhasil mendulang 271.531 suara.

Perolehan suara tersebut tertuang dalam sertifikat model DC1-DPR Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah yang diisi berdasarkan Formulir DB1-DPR. Dilansir dari Antara, untuk pemilihan legislatif DPR-RI, Partai NasDem yang mengusung tujuh tokoh sekaligus figur mampu menjadi magnet suara di Sulteng.

Figur tersebut meliputi Ahmad M Ali memperoleh suara 152.270, Rusdi Mastura memperoleh 50,571 suara, Habsa Yanti Ponulele memperoleh 8.114, Fatimah Ahmad memperoleh 3.938 suara, I Gusti Putu Artha memperoleh 22.892 suara, Tirta Lamadjido memperoleh 3.187 dan Moh Amin memperoleh 6.443 suara, suara partai 24.098.

Urutan kedua, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) memperoleh 207.117. Supratman Andi Agtas atau Maman politisi partai politik tersebut meraih suara sebanyak 71.234 suara.

Ketiga, Partai Golongan Karya (Golkar) memperoleh 194.217 suara. Muhidin M Said politisi partai berlambang pohon beringin itu memperoleh 94.779 suara.

Keempat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memperoleh 165.504 suara. Matindas J Rumambi memperoleh suara 61.120.

Kelima, Partai Demokrat memperoleh suara 127.562. Anwar Hafid politisi partai tersebut memperoleh suara sebanyak 57.437 suara.

Keenam, Partai Amanat Nasional (PAN) memperoleh 97.608 suara. Sarifudin Sudding politisi partai tersebut memperoleh suara 36.670.

Ketujuh, Partai Keadilan Sejahtera memperoleh 96.004 suara. Sakinah Aljufri salah satu calon yang diusung partai tersebut ke DPR-RI dengan perolehan suara sebanyak 50.305.

Jumlah seluruh suara sah dalam DC1-DPR sebanyak 1.550.324, jumlah suara tidak sah sebanyak 87.087 dan jumlah suara sah dan suara tidak sah sebanyak 1.637,411.

Walaupun memperoleh suara terbanyak untuk pemilihan legislatif DPR-RI, Partai Nasdem menolak hasil perolehan suara tersebut. Dalam sertifikat rekapitulasi model DC1-DPR, NasDem tidak menandatangani sertifikat tersebut. Partai Solidaritas Indonesia, Partai Bulan Bintang dan Partai Kebangkitan Bangsa juga tidak menandatangani sertifikat tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKS "Gusur" PDI Perjuangan dari Kursi Ketua DPRD Kota Bekasi

PKS "Gusur" PDI Perjuangan dari Kursi Ketua DPRD Kota Bekasi

Jabar | Minggu, 12 Mei 2019 | 16:23 WIB

Real Count Pileg 2019: Golkar Salip Gerindra, PKS Peringkat ke -7

Real Count Pileg 2019: Golkar Salip Gerindra, PKS Peringkat ke -7

News | Minggu, 12 Mei 2019 | 07:42 WIB

Caleg Terpilih Partai Nasdem Ini Harus Mendekam di Tahanan Kejari Gresik

Caleg Terpilih Partai Nasdem Ini Harus Mendekam di Tahanan Kejari Gresik

Jatim | Kamis, 09 Mei 2019 | 16:12 WIB

PDIP Dapat Kursi Terbanyak di DPR, Hasto Ucapkan Terima Kasih ke Rakyat

PDIP Dapat Kursi Terbanyak di DPR, Hasto Ucapkan Terima Kasih ke Rakyat

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 16:46 WIB

Puasa Hari Kedua, Jokowi Unggul 13,38 Juta Suara dari Prabowo

Puasa Hari Kedua, Jokowi Unggul 13,38 Juta Suara dari Prabowo

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 07:28 WIB

Terkini

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:37 WIB

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:33 WIB

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:32 WIB

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:24 WIB

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:22 WIB

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:14 WIB

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:11 WIB

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:05 WIB

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:59 WIB