8 Kepala Daerah Kumpul di Istana Bogor, Kenapa Anies Baswedan Tak Datang?

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 15 Mei 2019 | 22:44 WIB
8 Kepala Daerah Kumpul di Istana Bogor, Kenapa Anies Baswedan Tak Datang?
Pertemuan beberapa kepala daerah bertajuk 'Silaturahmi Bogor Untuk Indonesia' di Museum Balai Kirti, Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (15/5/2019) sore. [Suara.com/Rambiga]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak hadir dalam rapat membahas perdamaian jelang pengumuman hasil Pemilu dan Pilpres 2019, di Museum Kepresidenan Kompleks Istana Bogor, Rabu (15/5/2019).

Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya Sugiarto menjelaskan, ketidakhadiran Anies Baswedan karena menghadiri syukuran di Jakarta.

"Mas Anies sempat oke. Pertama Mas Anies sangat responsif, tadi pagi juga oke. Tapi mendadak tadi menjelang sore dikabari ternyata ada syukuran," ujar pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Penjelasan yang ia dapat, Anies menghadiri syukuran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang baru saja menerima predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

Bima Arya menginisiasi pertemuan 'Silaturahmi Bogor untuk Indonesia' ini. Pertemuan dihadiri oleh politisi Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Direktur Wahid Foundation Yanny Wahid, dan delapan kepala daerah.

Delapan kepala daerah itu adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo; Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah; dan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

Selanjutnya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Bima berharap, pertemuan ini bisa menginspirasi masyarakat Indonesia untuk membangun kebersamaan, sehingga tensi politik menjelang hasil pengumuman Pilpres 2019 tidak kian memanas.

"Kita ingin Indonesia yang damai, seluruh pembicaraan tadi energi positif dan optimistis membangun indonesia dengan cara yang damai," kata Bima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yenny Wahid: Retorika People Power Tidak Perlu Dikemukakan

Yenny Wahid: Retorika People Power Tidak Perlu Dikemukakan

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 22:08 WIB

Ini Hasil Pertemuan Tertutup 10 Kepala Daerah dan Tokoh Nasional di Bogor

Ini Hasil Pertemuan Tertutup 10 Kepala Daerah dan Tokoh Nasional di Bogor

Jabar | Rabu, 15 Mei 2019 | 21:04 WIB

Kepala Daerah dan Tokoh Nasional Gelar Pertemuan Tertutup di Bogor

Kepala Daerah dan Tokoh Nasional Gelar Pertemuan Tertutup di Bogor

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 17:41 WIB

Sengketa Lahan Stadion BMW, PT BPH Bingung dengan Pernyataan Anies

Sengketa Lahan Stadion BMW, PT BPH Bingung dengan Pernyataan Anies

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 16:58 WIB

Kalah di PTUN, Anies Klaim Tanah Stadion BMW Masih Milik Pemprov DKI

Kalah di PTUN, Anies Klaim Tanah Stadion BMW Masih Milik Pemprov DKI

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 16:24 WIB

Terkini

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:36 WIB

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:14 WIB

Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional

Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:02 WIB

Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong

Pakar Militer Minta Kemenhan RI Tak Asal Beli Kapal Tanpa Rudal, Sindir Tren Alutsista Ompong

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:02 WIB

Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba

Fix Tutup! Disparekraf DKI Cabut Izin B-Fashion dan The Seven Terkait Narkoba

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:47 WIB

Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!

Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:37 WIB

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:25 WIB

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:22 WIB