KPK Telisik Petinggi PT Humpuss Terkait Suap Pupuk Bowo Sidik

Chandra Iswinarno, Welly Hidayat

Kamis, 16 Mei 2019 | 22:33 WIB
KPK Telisik Petinggi PT Humpuss Terkait Suap Pupuk Bowo Sidik
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik dugaan keterlibatan petinggi PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dalam kasus suap distribusi pupuk menggunakan kapal.

Juru Bicara KPK Febri Febriansyah mengatakan Manajer Pemasaran PT HTK Asty Winasti, yang telah ditetapkan tersangka, diduga tak bermain sendiri dalam kasus suap pupuk tersebut.

Hal itu didalami saat pemeriksaan Komisaris PT HTK Theo Lykatompesy dan Manajer Keuangan PT HTK Mashud Masdjono Kamis (16/5/2019). Mereka berdua diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Asty.

"Untuk identifikasi yang kami temukan, tidak mungkin dia (Asty Winasti) berbuat sendiri. Nah, itu yang sedang kami telusuri, bagaimana sebenarnya mekanisme di PT HTK tersebut, sehingga kami perlu juga memeriksa beberapa pihak, dan juga MOU atau kerjasama itu kan kerjasama korporasi," kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2019).

Meski begitu, Febri enggan menyampaikan terkait sejumlah pertemuan maupun rapat-rapat yang dilakukan direksi PT HTK bersama Asty Winasti dengan kemungkinan keterkaitan dengan penyuapan kasus pupuk kepada Anggota DPR RI Bowo Sidik Pangarso yang telah ditetapkan menjadi tersangka.

"Jadi, kalau substansinya kami tidak b‎isa sampaikan. Kalau materi yang lebih teknis tidak bisa kami sampaikan. Tapi, itu tentu jadi poin yang kami telusuri ya, apakah misalnya tersangka Asty ini dia berbuat sendiri. Tapi apa mungkin dia berbuat sendiri ?," tutup Febri.

Untuk diketahui, mantan Anggota DPR RI Bowo Sidik Pangarso bersama Manajer HTK, Asty Winasty dan Staf PT Inersia, Indung sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Uang sebesar Rp 8 miliar yang disimpan dalam 82 kardus yang merupakan hasil suap itu disimpan di kantor PT Inersia di Jalan Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Uang yang dikumpulkan Bowo Sidik Pangarso bukan hanya diterima dari HTK, tapi dari sejumlah pihak. Rencananya, uang miliaran rupiah itu akan dibagikan kepada masyarakat Jawa Tengah agar dirinya bisa kembali terpilih.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Periksa Sekjen DPR, KPK Sita 18 Dokumen Hasil Rapat Bowo Sidik

Periksa Sekjen DPR, KPK Sita 18 Dokumen Hasil Rapat Bowo Sidik

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 15:56 WIB

KPK Periksa 2 Petinggi PT HTK di Kasus Suap Bowo Sidik

KPK Periksa 2 Petinggi PT HTK di Kasus Suap Bowo Sidik

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 12:41 WIB

KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus Bowo Sidik

KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus Bowo Sidik

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 09:17 WIB

KPK Periksa Dirut PT Pilog Terkait Kasus Suap Bowo Sidik

KPK Periksa Dirut PT Pilog Terkait Kasus Suap Bowo Sidik

News | Rabu, 15 Mei 2019 | 11:07 WIB

Paparkan Kecurangan Pemilu, Sandiaga Ungkit Kasus Amplop Bowo Sidik

Paparkan Kecurangan Pemilu, Sandiaga Ungkit Kasus Amplop Bowo Sidik

News | Selasa, 14 Mei 2019 | 21:57 WIB

Terkini

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:40 WIB

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:30 WIB

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:28 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Surakarta | Rabu, 30 September 2026 | 18:24 WIB

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:23 WIB

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:22 WIB

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 18:20 WIB

×