Korban Tewas Geng Motor Setiabudi Kibuli Orang Tua Biar Ikut SOTR

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 20 Mei 2019 | 15:27 WIB
Korban Tewas Geng Motor Setiabudi Kibuli Orang Tua Biar Ikut SOTR
Bendara kuning bertuliskan nama korban penusukan geng motor. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Danu Tirta, remaja berusia 16 tahun tewas ditusuk geng motor saat sedang melakukan Sahur On The Road (SOTR) di Jalan Satrio, Setiabudi, Jakarta Selatan. Namun, Danu disebut oleh Ibundanya, Ema Sari (42) sempat meminta izin palsu yakni dengan mencatut nama sekolahnya.

Ema mengatakan awalnya sekitar 10 hari yang lalu, Danu sudah sempat meminta izin padanya untuk mengikuti acara buka puasa bersama dan sahur bersama. Namun, Danu saat itu mengaku acara tersebut diadakan oleh sekolahnya, MTS 42 Jakarta Timur. Padahal, SOTR itu diadakan kelompok pengajian korban yang bernama Masa Kurung (MK).

"Dia enggak bilang kalau sama pengajiannya, MK itu, kalau tahu kita larang, dia bilangnya di sekolah," ujar Ema di rumahnya, Jalan Madu, Kalimalang Curug, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (20/5/2019).

Karangan bunga di rumah duka Danu Tirta, korban penusukan geng motor saat SOTR. (Suara.com/Fakhri)
Karangan bunga di rumah duka Danu Tirta, korban penusukan geng motor saat SOTR. (Suara.com/Fakhri)

Danu juga disebut Ema terlihat meyakinkan karena Danu memberikan tangkapan layar atau screenshot percakapannya di WhatsApp dengan wali kelasnya. Di percakapannya itu, wali kelasnya mengaku memberikan izin kepada muridnya untuk mengikuti acara SOTR itu.

"Dia kirim ke grup keluarga itu obrolan dia sama wali kelasnya katanya wali kelasnya baru bisa bagiin proposal setelah sholat jumat gitu," jelas Ema.

Belakangan, Ema mengetahui screen shot layar percakapan antara anaknya dengan wali kelasnya itu palsu. Pasalnya ternyata percakapan tersebut bukan dilakukan dengan wali kelasnya, namun dengan nomor HP Danu yang berbeda tapi diganti namanya menjadi nama wali kelasnya.

"Itu saya makanya nyesel banget kok kecolongan, kita enggak tahu tadinya itu ternyata nomor lainnya dia," pungkas Ema.

Diketahui, Danu tewas usai dikeroyok dan ditusuk oleh komplotan geng motor di Jalan Satrio, Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (18/5/2019) pukul 01.05 dini hari. Saat itu, korban sedang melaksanakan SOTR.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Setiabudi, Komisiaris Polisi Tri Suryawan mengatakan, kejadian bermula saat korban dan adiknya tengah melakukan SOTR.

Di saat itu, rombongan sepeda motor melintas dengan membawa bendera hitam. Mereka pun berhenti dan terlibat cekcok dengan korban. Namun, cekcok tersebut berujung penganiayaan terhadap korban. Remaja tersebut sempat diseret oleh salah satu anggota geng motor dan ditusuk hingga tewas.

"Korban diseret kemudian ditusuk dengan benda tajam dari punggung belakang sebelah kanan tembus ke paru-paru," ujar Tri saat dikonfirmasi, Sabtu (18/5/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danu Peserta SOTR Ditikam Geng Motor Usai Terjatuh dan Tertindih Motor

Danu Peserta SOTR Ditikam Geng Motor Usai Terjatuh dan Tertindih Motor

News | Senin, 20 Mei 2019 | 14:46 WIB

Otak Penusukan Peserta SOTR di Setiabudi Dibekuk Pasca 14 Jam Buron

Otak Penusukan Peserta SOTR di Setiabudi Dibekuk Pasca 14 Jam Buron

News | Senin, 20 Mei 2019 | 14:04 WIB

Bunuh Remaja yang Sahur di Setiabudi, 4 Anggota Geng Motor Ditangkap

Bunuh Remaja yang Sahur di Setiabudi, 4 Anggota Geng Motor Ditangkap

News | Sabtu, 18 Mei 2019 | 18:32 WIB

Geng Motor Berbendera Hitam Seret Danu Hingga Tewas Disaksikan Adiknya

Geng Motor Berbendera Hitam Seret Danu Hingga Tewas Disaksikan Adiknya

News | Sabtu, 18 Mei 2019 | 09:04 WIB

Anies Baswedan Larang Warga Saur On The Road di Jalan Jakarta

Anies Baswedan Larang Warga Saur On The Road di Jalan Jakarta

News | Jum'at, 10 Mei 2019 | 11:49 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB