PSI Serang Nasdem, Sindir Berkoalisi dengan Tokoh yang Politisasi Agama

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 24 Juli 2019 | 18:40 WIB
PSI Serang Nasdem, Sindir Berkoalisi dengan Tokoh yang Politisasi Agama
Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia, Tsamara Amany (Suara.com/ Adit Rianto)

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengungkap isi hatinya pasca Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh mendukung Anies Baswedan maju sebagai calon presiden di Pemilihan Presiden 2024. Dengan berat hati, PSI menolak untuk berkoalisi dengan partai Nasdem karena sosok Anies yang dinilainya melakukan politik identitas di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Ketua DPP PSI, Tsamara Amany menjelaskan bahwa PSI sangat bertolak belakang dengan Nasdem. Akar permasalahannya itu ialah karena Nasdem baru saja mengumumkan dukungannya kepada Anies.

"Kami di PSI berbeda dengan Nasdem. Maaf, meski kami sama-sama mendukung Pak Jokowi, kami tidak akan pernah bisa berkoalisi dengan mereka yang menggunakan politisasi agama untuk meraih kekuasaan," kata Tsamara melalui keterangan tertulisnya, Rabu (24/7/2019).

Keteguhan PSI itu dibuktikan dengan kritik-kritik yang kerap dilontarkan partai tersebut kepada kaum nasionalis yang terlalu pragmatis dan akrab dengan tokoh-tokoh yang dinilainya menggunakan politisasi agama. Menurut Tsamara, cara tersebut kini digunakan oleh Partai Nasdem dengan menggaet Anies.

"Dulu kami pernah mengkritik kaum nasionalis yang terlalu pragmatis dan berkoalisi dengan tokoh-tokoh yang membiarkan dan menggunakan politisasi agama, hari ini kita jadi saksi bahwa pragmatisme semacam itu nyata," ujarnya.

"Semoga ini jadi pelajaran bersama untuk kita," tandasnya.

Untuk diketahui, Surya Paloh menegaskan partainya berniat mendukung Anies Baswedan jika mencalonkan diri sebagai presiden di Pilpres 2024 mendatang. Menurut Surya Paloh, pencalonan Anies sebagai presiden di Pilpres 2024 harus ditanggapi dengan baik juga.

Hal itu dikatakan Surya Paloh saat disinggung mengenai dukungannya kepada Gubernur DKI Jakarta itu untuk menjadi Capres 2024. Anies mengunjungi kantor DPP Nasdem, Cikini, Jakarta Pusat. Menurutnya untuk pencalonan tersebut, nantinya ia menyerahkan keputusannya kepada Anies.

"2024 kan tergantung Anies. Niatnya sudah pasti ada di situ (mendukung sebagai Capres), semua niat baik harus terjaga asal baik," kata Surya Paloh usai pertemuan, Kamis (24/7/2019).

Dukungannya tersebut nantinya akan dinilai tergantung kondisi ke depannya sampai menjelang pencalonan. Namun jika prosesnya lancar, Surya Paloh menyebut akan mendukung Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasdem Sebut Pertemuan Anies - Surya Paloh Digagas Anies Sejak Lama

Nasdem Sebut Pertemuan Anies - Surya Paloh Digagas Anies Sejak Lama

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 18:26 WIB

Nasdem Dukung Anies Jadi Capres, PDIP: Kami Belum Berpikir Pilpres 2024

Nasdem Dukung Anies Jadi Capres, PDIP: Kami Belum Berpikir Pilpres 2024

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 16:56 WIB

PSI Tolak Anies Capres 2024: Menangkan Kekuasaan dengan Politisasi Agama

PSI Tolak Anies Capres 2024: Menangkan Kekuasaan dengan Politisasi Agama

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 16:22 WIB

PSI Tolak Dukung Anies Baswedan Jadi Calon Presiden 2024: Big No!

PSI Tolak Dukung Anies Baswedan Jadi Calon Presiden 2024: Big No!

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 16:08 WIB

Nasdem Siap Antar Anies Jadi Capres 2024, Surya Paloh: Ada Prosesnya

Nasdem Siap Antar Anies Jadi Capres 2024, Surya Paloh: Ada Prosesnya

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 15:38 WIB

Didukung Jadi Capres, Anies ke Surya Paloh: Saya Lagi Urus Jakarta

Didukung Jadi Capres, Anies ke Surya Paloh: Saya Lagi Urus Jakarta

News | Rabu, 24 Juli 2019 | 15:29 WIB

Terkini

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:05 WIB

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:01 WIB

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:52 WIB

Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg

Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:45 WIB

Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan

Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:42 WIB

Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal

Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:35 WIB

'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis

'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:29 WIB

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:11 WIB

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:09 WIB

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:07 WIB