facebook

Operator Pengatur Gelombang Diduga Mabuk, Kolam Tsunami Telan Korban

Dany Garjito | Arendya Nariswari
Operator Pengatur Gelombang Diduga Mabuk, Kolam Tsunami Telan Korban
Ilustrasi orang tenggelam. (Pixabay/moerschy)

Beberapa korban mengalami patah tulang rusuk .

Suara.com - Belum lama ini, publik dihebohkan dengan video singkat yang memperlihatkan kerusakan pada wahana kolam tsunami di sebuah taman wisata air.

Momen menegangkan itu terekam kamera ponsel pemilik akun Twitter @1984to1776.

Peristiwa tersebut kabarnya terjadi di wilayah Yanbian, Manchuria, Timur Laut China.

"Operator kolam renang (diduga) mabuk dan mengatur tinggi gelombang sampai level maksimal," tulis akun tersebut dikutip Suara.com, Kamis (1/8/19).

Baca Juga: Taman Wisata Air Aqualand Kebakaran, Turis Berhamburan Selamatkan Diri

Tampak jelas dalam rekaman, ratusan orang yang tengah bersantai tiba-tiba tersapu gelombang besar di kolam renang tersebut.

Banyak pengunjung yang hanyut terbawa gelombang tsunami buatan itu.

Sontak, video ini mendadak viral dan mendapat respon beragam dari warganet.

Ngeri, Pengunjung Terlempar Usai Wahana Kolam Tsunami Alami Kerusakan. (Twitter/1948to1776)
Ngeri, Pengunjung Terlempar Usai Wahana Kolam Tsunami Alami Kerusakan. (Twitter/1948to1776)

Dilansir Suara.com dari laman Asia One, 44 wisatawan terluka akibat kejadian tersebut.

Beberapa di antaranya mengalami patah tulang rusuk sehingga harus dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan segera.

Baca Juga: Hari Anak Nasional, Ini 4 Destinasi Wisata Air untuk Manjakan Buah Hati

Diduga kuat ada seorang karyawan pengatur tinggi gelombang yang berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar