Sukses di Pileg dan Pilpres, PDIP Banggakan Sekolah Calon Kepala Daerah

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Senin, 05 Agustus 2019 | 20:42 WIB
Sukses di Pileg dan Pilpres, PDIP Banggakan Sekolah Calon Kepala Daerah
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan kunci kesukseskan partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri di Pemilu 2014 dan 2019 adalah hasil dari upaya yang dilakukan sejak tahun 2005. Saat itu beberapa kepala daerah berprestasi dikumpulkan di satu sekolah khusus politik.

Hasto mengatakan pada tahun 2004 PDIP berada di luar pemerintahan, mereka mulai memperkuat kekuatan dari daerah-daerah dengan menggelar sekolah partai politik untuk para calon kepala daerah. Para kepala daerah yang dinilai berhasil dalam kerjanya, diundang untuk mengajar di sekolah itu.

Bukan hanya bersumber dari internal, para kepala daerah berhasil dari eksternal seperti Ridwan Kamil, juga diminta membagi pengalamannya.

"Termasuk Pak Jokowi. Hasilnya Hasta Prasetya yang pada 2010 menjadi Dasa Prasetya partai. Inilah upaya kami menampilkan wajah politik yang membangun peradaban lewat mencetak kader partai yang baik," kata Hasto dalam diskusi 'Kesiapan PDIP menuju Pilkada 2020 dan Testimoni Para Kepala Daerah' di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019).

Ketua DPP PDIP Bambang Dwi Hartono menambahkan, pihaknya memang terus memperbaiki pola-pola rekrutmen calon kepala daerah sekaligus pola kaderisasi dengan melakukan psikotest, fit and proper test, hingga pelatihan kader.

"Kita cek semuanya. Dari ideologinya, pemahaman atas wilayah yang dipimpin, dan komitmen terhadap Konstitusi negara kita," jelas Bambang.

Hasilnya kata dia, PDIP memenangkan 50,37 persen pilkada serentak, dan hasilnya menjadi modal memenangkan pertarungan Pilpres lalu.

Bambang menerangkan, pada kongres V yang akan berlangsung di Bali pada 8-10 Agustus mendatang, partainya akan membahas kembali cara mengoreksi sehingga sistem yang ada semakin sempurna.

Terkait itu, Direktur Poltracking Hanta Yudha mengakui bahwa di Pemilu 2019, PDI Perjuangan adalah partai yang paling solid mendukung pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin sekaligus berhasil mencatat rekor sebagai partai politik (Parpol) pemenang pemilu dua kali berturut-turut.

baca juga

"Data survei kami, pemilih paling solid dari Pak Jokowi, yang angkatnya di atas 95 persen adalah PDI Perjuangan. Begitupun di pasangan 02, paling solid adalah Gerindra. Nah kalau Nasdem, dan Golkar relatif terbelah, tak terlalu kuat soliditasnya," kata Hanta Yudha.

Dalam diskusi ini juga hadir empat kepala daerah dari PDIP yakni Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Bupati Puncak Willem Wandik, dan Bupati Boven Digul Benediktus Tambonop.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala Daerah dari PDIP Klaim Tak Pernah Dimintai Mahar Politik

Kepala Daerah dari PDIP Klaim Tak Pernah Dimintai Mahar Politik

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 19:41 WIB

PDIP Akan Bahas Wacana Ketua Harian di Kongres

PDIP Akan Bahas Wacana Ketua Harian di Kongres

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 18:08 WIB

PDIP Siap Undang Prabowo ke Kongres Bali, SBY?

PDIP Siap Undang Prabowo ke Kongres Bali, SBY?

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 18:02 WIB

PDIP Takkan Rekrut Calon dari Partai Lain di Pilkada 2020

PDIP Takkan Rekrut Calon dari Partai Lain di Pilkada 2020

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 15:22 WIB

Menangkan Pemilu 2024, Ini Strategi PDIP Raup Suara Pemilih Muda

Menangkan Pemilu 2024, Ini Strategi PDIP Raup Suara Pemilih Muda

News | Sabtu, 03 Agustus 2019 | 17:30 WIB

Terkini

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:01 WIB

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

Kuntadi Selangkah Lagi Jadi Jampidsus, Keppres Ditargetkan Terbit Pekan Depan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

Jangan Asal Atur, Pengusaha Dapur MBG Minta BGN Libatkan Mitra Soal Kebijakan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:57 WIB

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:37 WIB

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:09 WIB

×