Banjir Terjang Sigi, Jalan Aspal Ratusan Meter Terbawa Arus

Chandra Iswinarno

Rabu, 14 Agustus 2019 | 16:57 WIB
Banjir Terjang Sigi, Jalan Aspal Ratusan Meter Terbawa Arus
Suasana wilayah terdampak pasca banjir di Kabupaten Sigi. [Antara]

Suara.com - Sebanyak empat kecamatan yang berada di Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah diterjang banjir akibat hujan deras yang turun di wilayah tersebut pada Selasa (13/8/2019).

Akibat banjir tersebut, tiga wilayah permukiman warga di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah terrendam banjir pada Selasa (13/8/2019) sekitar pukul 18.00 WITA dan sempat menghambat arus lalulintas kendaraan yang melintas bari dari arah Kota Palu menuju Kulawi dan sebaliknya.

Dari data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi mengemukakan wilayah yang terdampak banjir ada tiga yakni, Dusun Sadaunta, Desa Namo dan Desa Sapo, Kecamatan Kulawi.

Banjir akibat hujan deras mengguyur wilayah Kulawi Raya yang terdiri atas empat kecamatan yakni Kulawi, Kulawi Selatan, Pipikoro dan Lindu. Pemkab Sigi, katanya, telah menyalurkan berbagai logistik bahan makanan kepada para korban di tiga wilayah terdampak banjir.

"Tapi dalam bencana alam itu tidak ada korban jiwa," kata seorang pejabat di Kantor BPBD Kabupaten Sigi Gayus Sampe kepada Antara di Palu, Rabu (14/8/2019).

Meski begitu, ia mengatakan belum diketahui secara detail dampak yang ditimbulkan akibat bencana banjir tersebut karena masih sedang diinventarisasi oleh petugas yang ada di lapangan.

Sementara, Kepala BPBD Provinsi Sulteng Bartholomeus Tandigala mengatakan Kabupaten Sigi merupakan daerah yang paling tinggi terjadinya bencana alam banjir dan longsor.

Diakuinya, Sigi memang termasuk daerah yang cukup rawan bencana alam. Selama beberapa bulan terakhir ini, Kabupaten Sigi dilanda bencana banjir. Banjir bandang terbesar terjadi di Kecamatan Dolo Selatan dan Gumbasa yang mengakibatkan ratusan rumah warga rusak berat dan tertimbun material pasir dan limbah kayu serta sempat memutuskan akses jalan provinsi antara Desa Saluki dan Desa Tuva.

Jalan aspal sepanjang ratusan meter di Desa Saluki-Tuva Kecamatan Gumbasa saat banjir bandang tersebut di bawah arus, sehingga harus membuat jalan baru dengan mengikis tebing/gunung dan kebun masyarakat guna menormalkan kembali jalur satu-satunya yang selama ini menghubungkan Kulawi Raya dengan Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng.

baca juga

Sementara di Palu sendiri, lanjut dia, sudah sebulan terakhir dilanda musim kemarau. Kondisi cuaca di wilayah Sulteng memang berbeda-beda. Contoh di Palu cuaca panas, tetapi di kabupaten-kabupaten justru hujan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lapan: Alih Fungsi Lahan Jadi Tambang Picu Banjir Konawe Utara

Lapan: Alih Fungsi Lahan Jadi Tambang Picu Banjir Konawe Utara

Tekno | Jum'at, 28 Juni 2019 | 22:46 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir Konawe Diperpanjang

Status Tanggap Darurat Banjir Konawe Diperpanjang

News | Jum'at, 21 Juni 2019 | 13:49 WIB

Banjir Konawe, Dua Kecamatan Masih Terisolasi

Banjir Konawe, Dua Kecamatan Masih Terisolasi

News | Kamis, 20 Juni 2019 | 05:21 WIB

Sempat Putus Diterjang Banjir, Jalur Sultra-Sulteng Kembali Normal

Sempat Putus Diterjang Banjir, Jalur Sultra-Sulteng Kembali Normal

News | Selasa, 18 Juni 2019 | 08:55 WIB

Terkini

Menuju Honda Bikers Day 2026, Menikmati Alam Jateng di atas Honda ADV160

Menuju Honda Bikers Day 2026, Menikmati Alam Jateng di atas Honda ADV160

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Investor Pasar Modal NTT Tembus 292 Ribu, Anak Muda Mendominasi

Investor Pasar Modal NTT Tembus 292 Ribu, Anak Muda Mendominasi

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Bebas Iritasi! 4 Brightening Toner Lokal Tanpa Alkohol untuk Kulit Cerah

Bebas Iritasi! 4 Brightening Toner Lokal Tanpa Alkohol untuk Kulit Cerah

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Aksi Greenpeace di Bundaran HI: Alarm Darurat Krisis Iklim yang Kian Mengimpit Rakyat

Aksi Greenpeace di Bundaran HI: Alarm Darurat Krisis Iklim yang Kian Mengimpit Rakyat

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:12 WIB

Urutan Skincare Malam Wondermis Milik Nagita Slavina untuk Atasi Noda Hitam Wajah

Urutan Skincare Malam Wondermis Milik Nagita Slavina untuk Atasi Noda Hitam Wajah

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Massa Demo di Patung Kuda Tuntut Prabowo Stop MBG, Dananya Kasih ke Korban Karhutla!

Massa Demo di Patung Kuda Tuntut Prabowo Stop MBG, Dananya Kasih ke Korban Karhutla!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Sirkus Istana: Saat Pemimpin Negara Kehilangan Esensi Gaya Kepresidenan

Sirkus Istana: Saat Pemimpin Negara Kehilangan Esensi Gaya Kepresidenan

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Ketika Kendaraan Listrik Melesat Lebih Cepat daripada Ekosistemnya

Ketika Kendaraan Listrik Melesat Lebih Cepat daripada Ekosistemnya

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:43 WIB

10 Arti Mimpi Menangkap Burung dengan Tangan Kosong Menurut Primbon dan Psikologi

10 Arti Mimpi Menangkap Burung dengan Tangan Kosong Menurut Primbon dan Psikologi

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Mulai dari Rumah, Ini Kebiasaan Sederhana untuk Mendukung Gaya Hidup Sehat

Mulai dari Rumah, Ini Kebiasaan Sederhana untuk Mendukung Gaya Hidup Sehat

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 16:38 WIB

×