Rusuh di Lapas Sorong, 258 Tahanan Kabur Kini Jadi Buronan

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 20 Agustus 2019 | 08:57 WIB
Rusuh di Lapas Sorong, 258 Tahanan Kabur Kini Jadi Buronan
Ilustrasi kerusuhan di Bandara DEO Sorong. [KabarPapua.co/Veydaody]

Suara.com - Kerusuhan hingga pembakaran yang terjadi di dalam Lembaga Permasyarakatan atau Lapas Sorong, Papua Barat membuat sebagian tahanan di penjara itu kabur alias melarikan diri. Kini aparat gabungan tengah mencari keberadaan ratusan tahanan yang kabur tersebut.

Jumlah warga binaan di dalam lapas Klas II B Sorong di Jalan F Kaisepo KM 10, Klawuyuk, Sawagumu, Kec Sorong, Kota Sorong tercatat berjumlah 547 orang.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto mengatakan, dari jumlah itu setengahnya diketahui kabur saat kerusuhan terjadi pada Senin (19/8/2019) sekitar pukul 15.00 WIT.

"Isi lapas 547, yang tinggal 289 orang. Warga binaan yang berada di luar lapas 258," kata Ade kepada Suara.com, Selasa (20/8/2019).

Dengan adanya insiden tersebut, pengamanan saat ini lebih ditingkatkan dengan tambahan penjagaan dari pihak keamanan seperti TNI dan Polri. Mereka ikut membantu untuk menjaga lapas serta mencari warga binaan yang kabur.

"Sudah (ada langkah-langkah yang diambil) dengan bantuan polri dan TNI, mengamankan lapas dan mengejar pelarian," katanya.

Sebelumnya Lapas Sorong, Papua Barat dilaporkan terbakar pada Senin (19/8/2019). Kabarnya, pembakaran itu terjadi akibat adanya provokasi dari demonstran di luar lapas. Ade Kusmanto membenarkan kejadian tersebut.

"Mereka (pendemo) melempari gedung lapas sehingga memprovokasi penghuni lapas," kata Ade saat dihubungi Suara.com, Senin (19/8/2019).

Akibat provokasi yang dilakukan para pendemo itu, terjadilah kerusuhan di dalam lingkungan lapas. Pasalnya, para penghuni lapas melakukan perlawanan kepada petugas yang sedang berjaga bahkan berusaha untuk melarikan diri.

baca juga

Kerusuhan bermula terjadi di Manokwari, Papua Barat, Senin (19/8/2019) pagi. Aksi yang bermula direncanakan akan berlangsung secara damai nyatanya malah berakhir dengan kerusuhan.

Kerusuhan semakin menjadi ketika Gedung DPRD Papua Barat dibakar massa. Kerusuhan tersebut pun kian melebar. Selain Lapas Sorong, terminal keberangkatan dan kedatangan di Bandara DEO Sorong, Provinsi Papua Barat juga dirusak pendemo.

Unjuk rasa itu dipicu oleh insiden pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur dan kejadian di Malang baru-baru ini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Halau Napi Kabur saat Kerusuhan, Petugas Lapas Sorong Luka-luka

Halau Napi Kabur saat Kerusuhan, Petugas Lapas Sorong Luka-luka

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 19:44 WIB

Dilempari Batu Pendemo, Napi Mengamuk dan Bakar Lapas Sorong

Dilempari Batu Pendemo, Napi Mengamuk dan Bakar Lapas Sorong

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 19:34 WIB

Terkini

Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus

Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:55 WIB

Era Pencarian Berubah: Tak Cukup Muncul di Google, Kini Harus Dikutip AI

Era Pencarian Berubah: Tak Cukup Muncul di Google, Kini Harus Dikutip AI

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:54 WIB

Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa

Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa

Kaltim | Senin, 02 November 2026 | 18:51 WIB

Cara Ganti Nama di Google Meet yang Cepat dan Mudah

Cara Ganti Nama di Google Meet yang Cepat dan Mudah

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:50 WIB

Belajar dari Kritik Shin Tae-yong, Pramono Anung Bakal Batasi Konser Musik di JIS

Belajar dari Kritik Shin Tae-yong, Pramono Anung Bakal Batasi Konser Musik di JIS

News | Senin, 02 November 2026 | 18:49 WIB

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 18:46 WIB

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:45 WIB

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

×