Anjing Penggigit ART Hingga Tewas Diamankan Dinas KPKP ke Ragunan

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 03 September 2019 | 21:32 WIB
Anjing Penggigit ART Hingga Tewas Diamankan Dinas KPKP ke Ragunan
Ilustrasi anjing rabies [shutterstock]

Suara.com - Anjing jenis malinois yang menggigit seorang asisten rumah tangga (ART) di Cipayung, Jakarta Timur telah diamankan Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Darjamuni mengemukakan hewan itu sudah dibawa ke Ragunan, Jakarta Selatan. Darjamuni mengatakan hewan tersebut diamankan untuk diperiksa mengenai kemungkinan adanya indikasi penyakit rabies.

"Kebetulan hewan itu tadi pagi sudah kita bawa ke rumah observasi di Ragunan. Observasi ingin kita deteksi, apakah memang ada rabies atau tidak? atau punya penyakit lain atau enggak," ujar Darjamuni saat hubungi pada Selasa (3/9/2019).

Meskipun sudah dibawa sejak Selasa pagi, pemeriksaan tersebut disebutnya butuh waktu sampai keluar hasilnya. Ia memperkirakan 13 September mendatang hasilnya sudah bisa diketahui.

"Observasi itu dilakukan 14 hari setelah pendidikan, kalau sekarang tinggal 10 hari lagi. Mungkin tanggal 13 September 2019 baru keluar hasilnya," kata Darjamuni.

Ia menduga kuat anjing tersebut sudah terpapar rabies. Karena jika tidak terkena penyakit tersebut, maka ART yang digigit itu tidak akan tewas.

"Jadi gini. Kalau dia tidak rabies berarti hanya luka-luka, aman. Tapi kalau rabies itu bahaya. Karena rabies itu virus," jelasnya.

Menurutnya anjing tersebut tidak hanya kali ini menyerang manusia. Karena itu, meskipun nantinya hasil pemeriksaan menunjukan tidak ada bukti, anjing itu tidak akan dikembalikan ke pemiliknya dan akan ditempatkan di Ragunan.

"Kita sudah keluarkan pernyataan bahwa hewannya enggak akan dikembalikan. Kita taroh di Ragunan aja. Kalau rabies harus dimusnahkan. Kalau enggak rabies ya kita akan tetap tahan," pungkasnya.

Sebelumnya, seorang perempuan bernama Yayan (35) ditemukan tewas di kediaman majikannya di Jalan Langgar RT 04/RW 04 Nomor 41 Cipayung, Jakarta Timur pada Jumat (30/8/3019). Pekerja rumah tangga tersebut tewas digigit anjing.

"Diduga, korban meninggal karena serangan anjing majikannya," ungkap Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Ady Wibowo dalam keterangan persnya, Senin (2/9/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anjing Pembunuh PRT Yayan Pernah Lepas ke Lingkungan Masjid Cipayung

Anjing Pembunuh PRT Yayan Pernah Lepas ke Lingkungan Masjid Cipayung

News | Selasa, 03 September 2019 | 14:56 WIB

PRT Digigit Anjing Majikan Luka di Leher, Punggung dan Dada

PRT Digigit Anjing Majikan Luka di Leher, Punggung dan Dada

News | Senin, 02 September 2019 | 12:54 WIB

PRT Digigit Anjing Majikan Sampai Tewas di Cipayung

PRT Digigit Anjing Majikan Sampai Tewas di Cipayung

News | Senin, 02 September 2019 | 12:36 WIB

Terkini

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB